
Dua tahun kemudian
Danil sekarang sudah menjabat sebagai pimpinan perusahaan.
Perusahaan tempat Danil bekerja adalah perusahaan yang didirikan ayah danil dengan temannya yang berada di luar negri.
Teman ayah danil mempunyai perusahaan di beberapa negara. Dan dia tinggal di negara tetangga. dia ingin ayah danil mendirikan perusahaan ekspor impor dan akan bekerja sama.
Dan ayah danil pun mendirikannya. Perusahaan ini sudah berdiri semenjak danil mulai kuliah di kota ini. Dan magangpun dulunya danil di perusahaan ini.
Awal berdirinya perusahaan ini di pimpin oleh om danil, adik ayah danil. karena ayah danil banyak mengurus usahanya di kota tempat tinggalnya.
Sementara om danil sudah ada mengelola perusahaan kontraktor di kota ini. yang juga bekerjasama dengan ayah danil perihal kontraktor.
Om Danil yang adik kandung ayah Danil bernama Tarmizi Zulkarnain, sedangkan ayah Danil bernama Zulkifli Zulkarnain. Sedangkan Danil bernama Afdaniel Zulkarnain Putra.
Dan nama perusahaan yang Danil pimpin bernama AZ Putra Utama.
Perusahaan ini akan diberikan kepada danil saat danil sudah bisa mengurusnya.
Dan setahun yang lalu baru danil mau menjalankan perusahaaan ini. yang sebelumnya dia hanya karyawan biasa di bagian administrasi setelah lulus kuliah.
Tidak banyak yang tahu kalau perusahaan ini punya orang tua danil. Teman danil hanya tahu perusahaan ekspor impor tempat danil bekerja ini punya om danil. Om Tarmizi.
Bahkan Marnipun cuma tahu perusahaan tempat danil bekerja adalah perusahaan Omnya danil.
Dan ayah danil yang dia tahu juga punya perusahaan di kota ini, tapi marni tidak tahu usahanya apa. Yang dia tahu hanya kerja sama tentang kontraktor pembangunan gedung.
Danil bukannya tidak memberi tahu. Dia tidak ingin teman sama bekerjanya merasa sungkan. Tahu keponakan pimpinan saja banyak temannya sungkan untuk berbicara atau bercanda.
Lagipula dia belum siap untuk memimpin perusahaan yang didirikan ayahnya saat itu.
Danil masih belum punya pengalaman, dan juga baru lulus kuliah saat itu. Maka dia bekerja jadi karyawan dulu. Belajar dari bawah.
Dan setelah beberapa tahun mencari pengalaman sebagai karyawan. dan juga sering di ajak omnya untuk ikut serta dalam menjalankan perusahaan.
Maka tahun kemaren dia di tugaskan memimpin perusahaan ini setelah menjalani masa training selama enam bulan.
Setelah Danil memimpin perusahaan yang dikelola omnya selama ini. Om tarmizi akan fokus ke perusahaanya lagi.
Bahkan Danil menjadikan Mario menjadi asistennya. karena mario lebih dulu bekerja di perusahaan. Dan tahu banyak mengenai perusahaan ini.
"Pak Danil, hari ini akan ada pertemuan dengan perusahaan Cahaya. dan pertemuan akan diadakan di restoran ****** pukul sebelas. dan dilanjutkan makan siang". ucap sekretaris Danil yang cantik dengan pakaian muslim yang sopan.
__ADS_1
Karena Sedari perusahaan ini berdiri, ayah Danil menerapkan pakaian sopan untuk karyawan wanitanya.
Tidak diwajibkan memakai jelbab. tapi tidak dibolehkan memakai rok pendek dan baju terbuka.
Makanya diperusahaan yang danil pimpin kebanyakan karyawan wanitanya memakai celana dan kulot, walau tidak semua memakai jelbab.
"Baik Gita, siapkan saja semua yang di perlukan. Nanti aku akan di temani Mario saja". jawab danil kepada sekretarisnya.
"Baik pak. saya kembali ke meja saya. Nanti semua berkas akan saya berikan kepada pak mario.
Permisi pak". ucap Gita sekretaris Danil.
Hmm..
Danil menganggukkan kepalanya.
Dia kembali disibukan dengan pekerjaannya. Sebagai pimpinan Danil sangat sibuk.
Apalagi dia juga baru dua tahun kurang memimpin perusahaan ini. jadi harus banyak belajar.
Tok... tok... tok...
Kesibukan danil di kejutkan oleh ketokan pintu ruangannya.
"Bos, sudah waktunya kita ke tempat pertemuan". ucap Mario masuk ruangan Danil.
"Baik. Apa semua sudah di siapkan". ucap danil mengemasi berkas yang dia kerjakan tadi. dan menaronya dilemari.
"Sudah, semua sudah di berikan Gita. dan juga sudah aku periksa sudah lengkap". jawab mario.
"Ayo!". ajak Danil memakai jasnya yang tadi di letakkan di sandaran kursinya.
Mario mengiringi danil, menuju loby perusahaan. karena mobil sudah disiapkan supir perusahaan. Mereka pergi diantar supir kantor.
"Niel. bagaimana kabarnya Fauziah. Apa sudah mau makan?!". tanya mario.
"Alhamdulillah.. walau masih sering di muntahkan lagi". ucap Danil.
"Sudah biasa itu, hamil muda memang harus dinikmati. karena setiap kehamilan pasti beda kondisi dan keadaanya". jawab mario.
Ya.. Daniel sudah menikah sekitar delapan bulan yang lalu. Beberapa bulan setelah dia diangkat menjadi pimpinan perusahaan AZ Putra utama.
Flashback
__ADS_1
Danil menyibukan diri untuk bekerja setelah putus dari marni. Dia tidak mengistirahatkan tubuh dan fikirannya. Agar cepat melupakan marni.
Bahkan dia sering lembur walau hanya untuk menyelesaikan pekerjaan temannya. yang penting dia pulang kerumah saat akan tidur saja.
Om Tarmizi melihat Danil yang pendiam dan menyibukan diri dalam bekerja bertanya-tanya, kenapa danil sering murung dan sering berdiam diri.
Beliau juga pernah mendapat laporan dari divisi danil. kalau danil sering lembur membantu tugasnya. hingga semua tugas lebih cepat selesai.
"Mario. Aku lihat Danil agak lain dari biasanya. Akhir-akhir ini dia lebih banyak diam dan menyibukan diri dalam bekerja.
Apa Danil disuruh divisinya untuk menyelesaikan pembukuan dan sering lembur?!". Tanya Om tarmizi sekaligus bos perusahaan pada mario waktu itu memanggil mario keruangannya.
"Begini pak bos, danil itu sedang patah hati. karena....... ...... ...... ..... ". Mario menceritakan tentang Danil yang sedang patah hati.
Tidak direstui orang tua pacar dan ditinggal pacar menikah. Juga menceritakan ucapan orang tua pacar danil yang membuat danil sakit hati.
"Oo begitu". ucap Pak tarmizi menganggukan kepalanya paham.
"Iya pak. makanya aku kasihan melihat Danil. Aku ingin dia segera move on, dan juga ingin punya pacar atau istri sekalian. biar tidak galau lagi". ucap mario sungguh- sungguh.
"Hmm. aku ingin kamu membantu ku, agar danil secepatnya menjadi pimpinan perusahaan ini. agar mereka menyesal dengan ucapan mereka yang telah menghina danil". ucap pak tarmizi geram.
"Jadi pimpinan?!. memang bapak mau kemana?! kenapa danil yang akan menjadi pimpinan disini. bukan anak bapak?! Danil kan anak dari saudara bapak". Mario bertanya-tanya.
"Perusahaan ini punya ayah Danil. dan perusahaan ini atas nama Danil.
Kamu tahu arti nama perusahaan ini??. AZ Putra Utama?!" tanya pak tarmizi pada mario.
"Tidak pak". jawab mario.
"Afdaniel Zulkarnain Putra Utama. Kamu tahu siapa Afdaniel Zulkarnain putra?!". tanya pak tarmizi.
"Danil???". jawab mario kaget.
"Ya betul. jadi perusahaan ini punya danil. yang diwariskan ayahnya. Tapi Danil masih belum mau memimpin perusahaan ini.
Katanya belum siap dan belum punya pengalaman untuk memimpin". jelas pak tarmizi.
Mario kaget mendengarnya, ternyata perusahaan tempat Danil bekerja adalah perusahaannya sendiri.
Tapi Danil tidak pernah bilang kalau ini perusahaan dia. bahkan danil bekerja hanya karyawan biasa.
"Kamu harus siap membantu Danil untuk bekerja lebih giat. agar segera memimpin perusahaan ini".
__ADS_1