Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 65


__ADS_3

Siang itu Ridho cepat pulang. karena dia sangat kelelahan, hampir tiga malam kurang tidur.


Pukul tiga siang dia langsung pulang, dan tidur saja di apartemen sampai magrib.


Marni membiarkan saja suaminya itu tidur. Dia duduk saja menonton televisi di ruang tamu apartement.


Sholat ashar dan magrib di kamar tamu marni laksanakan. karena tidak ingin menganggu ridho yang sangat pulas tidurnya. dan baru bangun saat marni selesai sholat magrib.


"Marni. kita makan malam keluar yuk!". ajak ridho.


Langsung duduk di kursi sofa samping marni.


"Malas bang!". ucap marni keluar kamar.


Selain malas, marni memang engan untuk keluar. Was-was akan bertemu dengan orang yang memperkosanya waktu itu.


"Kamu harus rajin jalan pagi! biar lancar lahiran nanti". ucap ridho mrngelus perut buncit isyrinya.


"Masih lima bulan lebih bang. lagian lebih enak jalan pagi sekitar sini!. Sudah malam!". jawab marni.


"Sekali-sekali mar!. aku ingin makan malam dan jalan dengan kamu. kan jarang aku bisa menemani kamu jalan". bujuk ridho.


Hhfff.


'Biasa juga tidak peduli'. gumam marni dalam hati.


"Ayok. kita cari makanan ke taman dekat perumahan sana. sekalian cari angin, dari pada berkurung saja.


Aku akan mengajak kamu ke sesuatu tempat. pasti kamu suka. cepat ganti bajunya". ucap ridho sedikit memaksa.


Dengan malas marni menukar bajunya. malas karena akan bertemu orang ramai, juga ingin ikut karena belum pernah diajak suaminya pergi.


'Untung malam, tidak akan begitu jelas wajahku jika bertemu'. ucap marni dalam hati.

__ADS_1


"Disana makanannya enak, selalu ramai oleh pengunjung. kamu pasti suka makanan disana!". ucap ridho sambil mengemudikan mobil.


"Sebenarnya aku tidak suka keramaian bang!". ucap marni jujur.


"Kenapa?!. selama dua tahun kita menikah, kamu sepertinya tidak begitu. kamu bahkan sering kumpul dengan teman kamu. ke cafe, juga beberapa kali kamu liburan akhir pekan ke tempat wisata dalam kota.


kok sekarang jadi tidak suka keramaian?!". heran ridho.


"Mungkin bawaan hamil bang. semenjak resign bekerja aku lebih nyaman di rumah. makanya tidak sering pergi. keluar rumah bila ada perlu saja!". jawab marni.


Marni memang lebih sering berkurung di apartemen. keluar apartemen semenjak resign tiga bulan yang lalu bisa dihitung dengan jari. hanya pergi periksa kehamilan sekali bersama suaminya. dan kerumah orang tuanya dua hari yang lalu.


Apalagi saat kasus vidio saat dia bertemu danil viral beberapa bulan yang lalu. disanalah suaminya tahu kalau dia hamil.


Untuk keperluan makanan marni sering belanja online saja di restoran. atau kalau ingin memasak, dia pesan antar dari supermarket.


"Oh maaf. Aku kurang peka selama ini, aku kurang memperhatikan kamu. hingga aku terlambat mengetahui kamu hamil.


'sibuk main pedang-pedangan saja bangga!". gumam marni dalam hati, sambil melihat suaminya dengan sudut mata.


Ridho mengemudi dengan tenang. tanpa merasa ada yang janggal. padahal istrinya kesal mendengar suaminya itu sibuk. Dalam fikiran marni suaminya sering menginap di rumah teman g..nya.


Benar. ridho memang sering menginap di apartemen roby.


"Food court disana. Makanan disana enak-enak. kamu pasti suka!". ucap ridho.


Sambil menunjuk deretan warung tenda makanan yang berjejer rapi di sepanjang pingiran taman. juga ada warung sejenis cafe kekinian.


Mereka keluar dari mobil, berditi di depan mobil yang berada di parkiran.


Marni melihat banyak deretan stan makanan yang di tunjuk suaminya.


"Aku pernah makan disini bang!". ucap marni.

__ADS_1


"Oh ya?!. kapan?!". tanya ridho.


"Dulu!".


"Hmm .. berarti kamu tahu dimana favorit kamu. yang mana?!". tanya ridho curiga.


"Tidak ada!". ucap marni.


"Kenapa?!. apa teringat mantan saat makan berdua disini?!". ucap ridho kesal.


karena dia menganggab marni ke sini bersama mantan pacarnya.


"Tidak. Aku kesini dengan teman kerjaku dulu. waktu ada acara kantor!". ucap marni melihat kesal karah ridho.


"Ah. bilang saja...".


"Aku tidak pernah kesini dengan mantanku. karena.... untuk apa kamu ingin tahu. kamu pergi dengan teman main pedangmu aku tidak pernah tanya.


Jangan-jangan ini tempat kalian sarapan habis bergadang malam hari". ucap marni menatap suaminya.


"Jangan mengalihkan pembicaraan kita. kamu pasti sering makan dengan pacarmu disini!". ucap ridho menatap marni.


"Aku pernah sekali datang dan makan siang disini saat acara kantor. Saat aku pacaran kami tidak pernah makan disini.


kalau kamu ingin tahu tempat favorit jami intuk makan siang. tempatnya di cafe keluarga, yang berada di dekat kampus kami kuliah, dan juga dekat dengan kantorku!!". jawab marni balik menantang suaminya.


Karena dia kesal du tuduh sembarangan. lebih baik jujur saja.


Mau panas atau cemburu terserah. jika ada rasa itu.....


.


.

__ADS_1


__ADS_2