Kutukan Cinta Sang Casanova

Kutukan Cinta Sang Casanova
Kasih yang sempurna.


__ADS_3

Happy Reading..


Hingga gambar bergerak itu menampilkan segala aktifitasnya bersama Dewa. mulai dari saat ia bekerja di kantor, villa, pernikahan, lahiran di kembar bahkan saat pertengakaran-pertengkaran kecil yang membuatnya mendapatkan hukuman dari sang istri.


"Happy Aniversary, my love." Dewa muncul dari kegelapan lalu berdiri tepat di depannya. sedang berdiri di depan nya dengan setangkai mawar merah di tangannya


Bukannya terdiam, tangisan Cintya makin menjadi. antara sedih dan bahagia tak dapat di bedakannya lagi.


Hingga tampilan gambar bergerak itu berhenti dan berganti dengan tampilan dirinya saat ini bersama Dewa yang memeluk dan menciumnya sensual.


"Happy Aniversary gadis kecilnya Om." Senyum Cintya terbit, hingga layar terhenti lampu kembali terang.


Semua orang bertepuk tangan meriah


seluruh keluarganya berada di sana, teman kantor teman kuliah bahkan tak sedikit teman-temannya di sirkuit yang juga berada di sana. sedang tertawa bahagia. hanya dirinya yang tampak menangis.


"Om, bohongi aku?" Mata Cintya sampai melotot.


"Mana ada gue bohongi elu? elu aja yang sibuk mewek."


Mereka benar-benar mematahkan suasana romantis yang tercipta. membuat semua orang yang berada di pesta itu tertawa.


"Makasih Fir, pekerjaan kamu bagus." Ucap Dewa kepada Baby sister yang sedang berdiri tak jauh mereka.


Fira mengangguk hormat.


"Fira?" tanya Cintya bingung.


"Kakak yang menyuruhnya untuk memperhatikan dan melaporkan semua kegiatan kamu."


"Dih, iseng banget deh."


"Tapi kamu seneng kan?"


"Enggak!"


"Loh kenapa?"

__ADS_1


"Kakak udah bikin aku sedih."


"Sedih kenapa sayang?"


"Kakak beli sepasang cincin itu buat siapa?"


"Oh itu?"


"itu buat Fira."


Mata Cintya melotot.


"Kenapa buat Fira?"


"Buat pertunangannya."


Mata Cintya semakin membola.


"Jo," Panggil Dewa pada Jojo. supir yang tadi mengantar Cintya ke hotel.


"Ini buat kalian."


Dewa memberikan satu kotak bludru berwarna merah. yang di terima dengan senyum penuh terima kasih.


"Mereka sudah berpacaran sejak lama dan itu tidak baik."


"Kakak kenal mereka?"


"Apa kamu lupa dengan jojo dan Fira, mereka karyawan perusahaan."


"Aku gak ingat."


"Jojo itu supir perusahaan, tapi mungkin kamu jarang melihatnya dan Fira bekerja di bagian pantry, tapi dia memiliki skill untuk menjadi baby sister. dan itu atas rekomendasi Jojo dan kakak tidak akan menyerahkan Twins ke tangan orang sembarangan, sayang."


"Bagaimana kakak bisa seyakin itu?"


"Dia bersertifikat sayang, ya sudah ayo kakak mau menunjukkan sesuatu buat kamu.

__ADS_1


Dewa mengajak Cintya masuk untuk menemui tamu-tamu mereka.


Di sana Leo sedang berdiri bersama Lilian dan Delon.


Ibu dan kakek Mahendra serta Papa Rendra dan Mama Graciella juga berada di sana. dan tak ketinggalan pasangan fenomemal juga berada di sana. Andika-Isabel serta Alex dan Sherryl.


"Mana ada pesta ulang tahun pernikahan, jelek begini?" Leo memeluk dan mencium pucuk kepala Cintya. "selamat ya dek, gue seneng lo udah setahun. bentar lagi giliran gue."


Leo terkekeh lalu mengaduh karena Lilian mencubit pinggangnya.


"Apa sih Lian?" Leo mengusap-usap bekas cubitan di pinggangnya.


"Ngaco aja kamu ini," sahut Lilian sedikit sewot


"Laki lo gak sabar Lian," sambar Dewa cepat.


"Udah deh, kasihan kan abang aku." bela Cintya.


"Sudah, sudah, kalian ini selalu ribut." Ibu Diana menengahi. "Selamat ya sayang, kamu sudah berhasil menapaki tangga pertama dari perjalanan rumah tangga kalian, dan nantinya perjalanan kalian belum tentu semulus tahun pertama. semakin naik akan semakin banyak rintangan. dan kamu harus siap untuk menghadapai rintangan itu. kamu harus kuat dan hebat." wejangan dari ibu mertuanya yang Dewa dengar langsung menyentil perasaannya. seketika itu senyumnya memudar. wajahnya kembali datar seperti sebelumnya.


Rasa bersalah kembali menyeruak dalam hatinya. melihat Cintya menangis sangat menghancurkan hatinya. bukan cuma hatinya tapi juga jiwanya. Dewa lebih memilih mati dari pada harus menyakiti keluarga kecilnya, tapi yang pasti keluarga besarnya akan lebih menghancurkannya.


Dewa tahu posisinya saat ini. prioritas kakek Herlambang dan papa Rendra masih Cintya. apalagi ada Twins di antara mereka pelengkap kebahagiaan yang sempat tercecer.


Entah masalah apa yang Dewa hadapi sebenarnya. tak ada yang tahu. karena cerita ini akan di lanjut kan di buku kedua (Buntutnya Promosi). yang pasti kehancuran telah menunggunya. dan Dewa harus bersiap untuk itu.


Perkawinan bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan hidup yang mungkin saja akan berkelok, penuh tikungan dan aral terjal yang menghadang.


Ribuan onak akan mewarnai kisah perjalanan anak manusia, namun kita tergantung bagaimana cara kita menghindari dan menyingkirkan duri-duri itu agar perjalanan kita tetap berlanjut.


Tapi percayalah ikatan hati tak akan mudah di putuskan jika keduanya masih erat mempertahankan sebuah pertalian.


Next. Season 2


Kasih yang Sempurna.


Terima kasih pada kalian yang telah menemani hingga berada di titik ini.

__ADS_1


__ADS_2