Kutukan Cinta Sang Casanova

Kutukan Cinta Sang Casanova
Selamat Datang Cinta.


__ADS_3

Happy reading...


Selamat Datang CINTA


Selamat Datang KUTUKAN.


Aku terperosok dalam jurang tak berdasar,


Terjebak dalam rasa tak bertepi. Berjuang menggapai asa dalam angan hanya untuk mengatakan bahwa aku masih menunggumu.


Mencintaimu dan memujamu adalah Kutukan terindah yang ingin aku jalani seumur hidup.


Dewa


***


Dewa tak mampu mengalihkan pandangannya pada sosok gadis yang sedang di apit oleh Leo dan ibunya.


"Om, Cintya cantik kan? awas makin cinta." Cintya menarik kembali Dewa ke dalam dunia nyata.


"Diem lu, cerewet." Dewa membuang pandangan setelah mengucapkannya. menyembunyikan wajah kagumnya atas kecantikan gadisnya.


Dewa tak mampu lagi menahan gejolak hatinya, inginnya ia segera mengucapkan ijab qobul dan menculik gadis ceriwis yang sudah menjungkir balikkan dunianya dan mengaduk perasaannya, untuk mereguk habis, menghilangkan dahaga yang selama ini menyiksanya.


"Tau lu, gak bisa apa bentar saja jaim." cerca Leo, mengambil langkah menyingkir dan memberikan tempat untuk Dewa.


Cintya hanya nyengir, dan di saat itulah Dewa yakin jika gadis yang ada di balik make up tebal itu adalah benar-benar Cintya. si bocil ceriwis yang di tunggunya.


Gending-gending di mainkan mengiringi langkah sepasang pengantin menuju meja akad.


Dengan langkah pelan karena jarik yang menyulitkan, Dewa dengan sabar menggandeng tangan Cintya.


"Lama banget lo, gue gendong juga lo."


Cintya terkikik geli, "Kenceng nih Om kainnya."


"Habis ini gue longgarin." Dewa mengerling.


Keduanya cengengesan.


Bukankah itu sudah cukup menunjukkan pada Dunia, sesableng apa pasangan pengantin yang akan menjadi bahan perbincangan seluruh negeri, yang secara khusus di liput oleh akun gosip selama sebulan.


Dan yang terjadi selanjutnya adalah hadiah tonyoran dari sang mama yang sedang menggamit lengan Dewa.


Setelah sampai di depan meja akad, keduanya duduk berhadapan dengan seorang pria berpeci hitam yang berprofesi sebagai seorang penghulu. dan di sampingnya Leo duduk sebagai wali nikah. Kedua orang kakek bertindak sebagai saksi.


Sholawat di kumandangkan sebagai tanda bahwa prosesi akad akan segera di mulai.

__ADS_1


Operator menghentikan sound dan berganti suara penghulu yang memulai sesi do'a dan membaca kalimat ijab.


"Hallan!"


Suara lantang dan keras dari akhir kalimat ijab yang di baca penghulu bersamaan dengan jabat tangan yang mengerat dan segikit bergoyang mengisyaratkan Dewa untuk segera melanjutkan.


"Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq.” Dewa mengucapkan lantang dalam satu tarikan nafas.


Suasana hening, hampir semua tak percaya dengan pendengaran mereka sendiri.


Tak di sangka jika Dewa, si pria brengsek mengucapkan kalimat ijab Qobul dalam bahasa arab dengan sangat fasih tanpa kesalahan.


Bahkan Duo sableng yang ada di belakangnya saling pandang, heran.


Semua masih terdiam, sunyi sebelum satu suara menyadarkan mereka.


"Sah?"


"Saaaah!"


Seruan dari para saksi dan yang hadir dalam acara sakral tersebut.


Dan Do'a-do'a di lantunkan sebagai akhir dari prosesi nikah. selanjutnya kedua mempelai saling bertukar cincin dengan seulas senyum di bibir masing-masing.


Cintya mencium punggung tangan Dewa takzim, dan kejadian tak terduga kembali terjadi. Dewa melantunkan Do'a di atas ubun-ubun sejurus kemudian mencium kening gadis yang beralih status menjadi istrinya itu hangat dan dalam.


"Om," Suara Cintya tercekat di tenggorokan apalagi melihat mata Dewa berkaca-kaca.


"Gue sudah rampungkan janji di hati gue." Ucapnya meninggalkan pertanyaan di hati Cintya.


Selama ini ia tidak di biarkan bertanya lebih jauh karena Dewa berjanji akan menceritakan semuanya di saat yang tepat.


Hal terakhir adalah berfoto dengan memperlihatkan Surat Nikah dan memamerkan cincin kawin berlian.


Selesai dengan keharuan, saatnya berpesta, sanak keluarga bergantian memberi selamat.


Dewa sama sekali tak melepaskan senyum di kedua sudut bibirnya. terlihat sekali wajah nya yang berseri menampilkan kebahagiaan.


"Dari mana lu belajar kalimat begituan?" tanya Alex heran karena dirinya pun sama sekali tak pernah melihat bosnya belajar melafalkan kalimat akad dalam bahasa Arab.


"Sebelum gue terjerumus ke lembah dosa karena tarikan kalian, gue lebih dulu jadi santri." Jawab Dewa pongah.


"Songong lu?" umpat Alex di ikuti Decihan dari mulut Zack.


"Gue kira lu lupa ajaran pesantren kilat Lo," ejek Leo yang berdiri di sampingnya.


"Ilmu gue manpaat, gak tanggung-tanggung gue ngumpet dua tahun di pesantren karena hukuman eyang." Dewa terkekeh mengingatnya.

__ADS_1


Dua orang gadis menghampiri pasangan pengantin untuk mengucapkan selamat.


"Selamat ya Tya, akhirnya elu laku duluan" ucapnya di sertai senyum manis karena ada tiga orang pria disana.


"Sialan, emang gue barang apa?" Ujar Cintya ketus.


"Ya gue beli dia dengan sangat mahal" Celetuk Dewa dari samping.


"Diem deh Om,"


"Eh, dia bukannya om-om yang sering jalan sama elo di Bali itu?" tambah gadis yang satunya.


"Dan sayangnya kalian bener." jawab Cintya lirih. Dewa tersenyum narsis.


Pfftt!!


Senyum tertahan dari keduanya.


"Sepertinya ada yang kena tula." ungkap salah satunya.


"Maksudnya?" tanya Dewa.


"Cintya udah wanti-wanti bahkan amit-amit jangan sampai dapat suami kayak Om, tapi lihatlah justru Om yang jadi suaminya." keduanya tergelak bersama.


"Beneran Cinta?"


Tawa mereka semakin kencang saat melihat Cintya dengan wajah memerah menahan malu.


"Jangan terlalu jujur napa."


Dan di saat keseruan dalam percakapan mereka masih berlangsung, datanglah seorang wanita dengan menggandeng tangan seorang anak laki-laki bereusia sekitar lima tahun.


"Dewa..."


"Daddy."


Sapa mereka bersama, menerbitkan senyum di wajah Dewa dan jangan lupakan dua orang yang seketika itu membeku dengan wajah memucat.


***


LIKE coment and Vote jika kalian suka dengan part ini.


Part selanjutnya, Malam pertama penuh Drama.


Kawal keseruan mereka, apakah akan ada adegan ehem-ehem yang menguras keringat atau pertengkaran berdarah atau mungkin keharuan yang membiru.


Kuy ah lanjooot....

__ADS_1


__ADS_2