Kutukan Cinta Sang Casanova

Kutukan Cinta Sang Casanova
Rindu Dilan.(revisi)


__ADS_3

Happy reading.,.


Malam semakin larut, Dewa semakin gusar. mondar-mandir di depan kamar mereka seperti setrikaan. Cintya benar-benar mengunci kamarnya dari dalam.


Tak di hiraukannya ketukan pintu yang berulang kali. panggilan dan segala rayuan pun tak mempan. Cintya benar-benar menulikan pendengarannya.


"Cinta,,, buka dong pintunya, kakak ngantuk pengen tidur." rengek Dewa di depan pintu.


Di dalam kamar Cintya pun tak kalah gusar. tubuhnya berguling ke kanan dan ke kiri mencari kenyamanan yang tak ia temukan.


"Cinta,,, buka pintunya, kakak kangen. rindu Dilan ke Milea tak sebesar rindu kakak sama kamu sayang, mereka hanya seperempatnya saja."


Cintya hampir tergelak mendengar gombalan Dewa di depan pintu kamar mereka.


"Sayang.. O sayang." ngomong gaya Upin Ipin, "kakak pengen."


Di dalam kamar, sang istri cekikikan mendengar suaminya merajuk seperti anak kecil. sangat tak cocok dengan usianya yang menginjak kepala tiga.


Masih di biarkannya saja Dewa yang merayu dengan jurus menggombal. bahkan kini gadis itu menempelkan telinganya di pintu.


Semua rengekan bahkan ******* frustasi dari mulut Dewa tertangkap dengan jelas oleh indra pendengaran nya.


Untuk beberapa saat masih seperti itu. Dewa dengan rengekannya dan Cintya dengan isengnya.


Lalu terdengar suara langkah mendekat di belakang Dewa. tapi pria itu tak bergeming. tetap melakukan aksi merayu di depan pintu.

__ADS_1


"Cinta, gak tahan ini, udah kaku." Cintya hampir terbahak mendengar ungkapan Dewa. terdengar sekali jika pria itu sedang frustasi. suaranya yang berat sudah membuktikan seberapa On pria itu.


Udara malam yang dingin dan desingan angin laut turut berkontribusi dalam penderitaan sang Casanova.


Malang sekali nasib sang pria jika ia harus mendatangi Tante Lux malam-malam begini. bukannya kehangatan yang di dapat malah dingin yang mengigit yang akan di terima.


Sungguh penyiksaan yang tak bisa di laporkan kepada pihak berwajib. KDRT ala Cintya. kekerasan dengan cara cantik.


Sungguh kejam dirimu duhai kekasih. batin Dewa berteriak.


Cintya tak tega. ia beringsut mengambil kunci yang ia letakkan di atas nakas.


Jari-jarinya lincah memutar kunci apalagi telinganya mendengar ada suara lain di depan pintu. gadis itu tak meneruskan memutar handel, di dekatkan nya kembali telinganya. mendengarkan dengan awas. siaga satu.


"Kalau istrimu tak mau membuka pintu kau bisa tidur di kamar lain." suara yang terdengar jelas di pendengaran Cintya.


"Ayolah, aku bisa membantumu." Suara yang begitu memuakkan dan menjijikkan itu menyulut emosi gadis manis yang bisa berubah jadi kucing liar.


Brak!!!


***


Suara decapan dan dan ******* terdengar bersahutan. saling memberi dan menerima segala ken*kmatan yang tersaji.


Dewa tak memberi jeda pada wanita yang terkungkung di bawahnya. dan tanpa menunggu lama, pejantan itu menghunuskan senjatanya tanpa memberi aba-aba. dengan sekali hentakan senjatanya sempurna berada dalam tempatnya. memenuhi dan sesak. membuat pemiliknya terpekik.

__ADS_1


"Ah!" satu des**an lolos sebagai sambutan betapa wanita menikmati permainan mereka.


Dewa menggerakkan pinggulnya dengan pelan dan berirama. tak ingin tergesa-gesa dan tanpa takut gangguan.


Mereka begitu menikmati permainan mereka sebagai raja dan ratu, saling membelai dan membelit. menguatkan rasa cinta yang berkobar membakar na*su keduanya.


Mereka bermain begitu indah dan intim. sangat santai. tak terburu oleh waktu hingga sang wanita merasakan sesak di bagian dalam. benda keras itu semakin mengeras dan memenuhi ruangnya. membuat sang wanita frustasi.


Kedua tangan mereka yang saling bertautan di sisi kepala wanita semakin menguat.


Gerakan ke kanan dan ke kiri sang wanita seiring dengan dorongan dan hentakan yang semakin keras dan intens. beriringan dengan nafas mereka yang saling bersautan beradu dengan ken***atan untuk saling mengejar hingga akhirnya mereka berdua terpekik bersama.


Kedua pasangan terkulai tak berdaya dengan mata terpejam dan mulut sang wanita sedikit terbuka karena nafas yang memburu. serta senyum kepuasan terukir di wajah tampan Dewa yang berpeluh.


***


Selamat pagi...


Good Morning...


Gooten Morgan...


Happy weekend..


Mood booster untuk kalian, sekalian spot jantung biar makin sehat...

__ADS_1


sambung siang...


Lots of luv, Chanda. 💕💕💕


__ADS_2