Kutukan Cinta Sang Casanova

Kutukan Cinta Sang Casanova
First love.


__ADS_3

Happy Reading...


"Hai,,, " sapanya dengan senyum indah merekah.


"Eh, lu disini, ngapain?" Dewa melotot tak percaya.


"Emang elu doang yang boleh ke tempat beginian." Jawab wanita cantik bermata indah itu.


"Siapanya elo Wa?" Alex menggoyang-goyangkan bahu temannya yang kembali duduk dan memberi ruang untuk gadis yang baru saja datang itu.


Tak seperti Alex yang langsung bertanya, Zack hanya menganga melihat wanita dengan baju yang sangat rapi itu datang menghampiri mereka, dan yang ternyata mengenal salah satu dari ketiganya.


"Heran aja gue lu dateng ke tempat beginian, emang di sini ada ya anak di bawah umur yang datang ke tempat beginian terus setep."


Lilian terkekeh bahkan hampir tertawa jika ia tak menutup mulutnya dengan tangannya, mendengar penuturan Dewa.


"Segitunya ya dokter anak gak boleh datang ke tempat beginian." Lilian cemberut membuat wanita anggun itu terlihat sangat imut. bahkan Zack langsung terkesima dan hampir ngeces.


"Biasa aja tuh mulut." ucap Dewa pada Zack yang masih memandang tak berkedip. dan begitu pula dengan Alex yang masih terdiam menikmati pesona Sang dokter


"Lex, jaga mata lu!" Bentak Dewa.


"Elah, pelit amat bang!" Alex mendengus membuang muka. malu dan sungkan menjadi satu karena terpergok sedang mengagumi sebuah kecantikan.


"Liat doang gak bayar ya kan nona?" tak biasanya mulut kaku Zack melontarkan kata-kata rayuan.


"Heh kalian berdua kagak usah berisik. dia calon gue!" Tutur Dewa membuat kedua temannya kompak menoleh.

__ADS_1


"Apa??" Alex dan Zack tanpa di pandu.


Uhuk.. uhuk...


Ucapan Dewa membuat Lilian hampir menyemburkan minuman kaleng non alkohol ke wajah dua orang pria di depannya.


"Gak usah ngadi-ngadi deh Dewa." Lilian mengusap mulutnya yang belepotan minuman karena semburannya yang dahsyat.


Gerakan Lilian yang bagaikan adegan slow motion dalam drama india itu sontak membuat duo cecunguk di depannya semakin menganga lebar hingga membentuk huruf O.


Gerakan sekecil apapun yang di lakukan oleh LIlian tak lepas dari pengamatan Alex dan


Zack. hingga mereka harus menelan saliva nya dengan kasar.


"Sapa juga yang ngadi-ngadi, kan beneran elu calon kakak ipar gue." dengan entengnya Dewa berkata.


Lilian kembali tersedak, kali ini kencang. membuat muka yang seputih susu itu menjadi merah padam. antara kaget malu dan kesal bercampur menjadi satu.


"Dewa!" bentaknya kesal dengan muka yang masih memerah..


Dewa tertawa.


"Sejak kapan lo punya abang?" tanya Alex yang memang belum pernah melihat Lilian. hanya namanya saja yang sering di sebut oleh Dewa.


Jika Dewa dan Leo berkawan sejak mereka masih di bangku sekolah hingga kuliah, berbeda dengan Alex dan Zack. pertemanan mereka di awali dengan pertemuan mereka di sebuah club. hingga mereka berlanjut ke dalam dunia yang jauh dari kata manfaat itu pun bersama.


"Tiga bulan lagi gue punya abang, apa kalian lupa?"

__ADS_1


"Tentu kita gak akan lupa sama gadis yang udah bikin dunia elo terancam bubar, tapi apa hubungannya abangnya si Bocil sama dia." Tunjuk Alex ke arah Lilian yang langsung di tepis oleh wanita cantik itu.


"Dia ini Lilian, yang sering gue ceritain ke kalian berdua."


Memang Dewa sering bercerita masalah Leo dan dirinya sejak ia di paksa bertunangan dengan gadis yang ternyata adalah adik dari musuh bebuyutannya.


"Lilian First Love nya si mulut ketus. dan lebih buruknya lagi mereka sama-sama belum bisa mup on." Dewa menjelaskan. tak mempedulikan jika perut six pack nya menjadi korban pendaratan cubitan maut Lilian.


"Dewa cukup!" bentaknya.


Wanita dengan rambut Curly di ujung itu tak suka jika masa lalunya dengan Leo kembali di ungkit.


Rasa yang sebenarnya tak perlu di buat sakit itu sangat membuatnya tak nyaman. bukan salahnya atau Dewa jika hubungan persahabatan mereka terputus.


Itu karena Leo yang tidak peka terhadap perasaan gadis yang ada di sampingnya. dan yang membuat keadaan semakin kacau saat Leo terlambat menyadari perasaannya sendiri. dan justru mencemburui Dewa dan menuduh Dewa yang menyebabkan Lilian meninggalkannya.


"Tunggu Deh, Bocil itu bukannya Cintya tunangan kamu?" Dewa mengangguk.


"Terus apa maksud mereka dengan abangnya ?"


"Gue udah cerita belum kalau Cintya itu adeknya Leo."


"Jangan bercanda Dewa." Lilian menggeleng tak percaya.


"Serius, seserius bulan dan bintang yang berpijar di malam hari.


"Preeet..!" Zack dan Alex mencebik berjamaah.

__ADS_1


__ADS_2