Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 101


__ADS_3

Setelah mandi dan menunaikan ibadah sholat maghrib.Reza dan Gita bergegas turun ke lantai bawah untuk ikut bergabung makan malam bersama anggota keluarga lain nya.


Betapa terkejut nya mereka ketika pertama kali kaki mereka menginjak di lantai di bawah.


Suara pukulan besi menggema saling bersahut-sahutan di belakang tangga tepat nya di dalam lift.


"Ma,itu bunyi apa?" tanya Gita saat baru turun dari gendongan suami nya.


" Itu mekanik lift sedang mengecek kondisi lift kita supaya bisa kamu gunakan." jawab Mama Sonia. saat mereka berada di kamar tadi Mama Sonia langsung menceritakan semua keluh kesah anak dan menantu nya,tanpa pikir panjang Pak Herman langsung menelpon mekanik lift di kantor nya untuk datang malam ini juga ke rumah meraka. Pak Herman tidak ingin menunda lagi jika menyangkut tentang putri dan calon cucu nya.


Sementara Reza yang sama sekali belum mengetahui jika di rumah mertua nya ada lift terperanjat kaget.menatap tidak percaya ke arah bunyi yang terdengar keras dari balik pintu besi itu.


" Sayang! Benaran ada lift?" tanya Reza tidak percaya.


" Iya Mas,aku lupa cerita sama kamu." jawab Gita sambil nyegir.


" Alhamdulillah...Jadi kamu ngga perlu capek turun tangga ini lagi." ucap syukur Reza setelah mengetahui ternyata di rumah megah milik mertua nya ternyata memang benar ada lift.


Dengan rasa penasaran Reza berjalan mendekat ke belakang tangga itu.


" Loe ngapain?" tanya Reza saat melihat Rega ternyata sudah berdiri mengawasi 3 mekanik yang sedang bekerja.


" Bego! Yah ngecek ini lah,emang nya mau ngapain lagi,demi anak loe gue rela berdiri berjam-jam di sini." ungkap Rega kesal.


Benar saja,tadi saat dia baru mau memulai menyantap makan malam nya,Pak Herman langsung memberi nya amanah untuk turun langsung mengawasi proses perbaikan lift mereka,supaya pekerjaan nya lebih cepat dan tidak memakan banyak waktu.Rega dengan pasrah mengiyakan perintah dari sang Papa tanpa bisa membantah lagi jika ingin nama nya tetap selamat dari daftar ahli waris.


" Bagus deh, terimakasih kasih yah.gue mau makan malam dulu." ucap Reza menepuk keras bahu Abang ipar nya sambil memutar kan badan nya.


Belum juga sampai di meja makan Reza Kembali lagi berjalan cepat ke arah Rega berdiri tadi.

__ADS_1


"Abang nya udah loe kasih makan 'kan?" tanya Reza memastikan jika pekerja yang memperbaiki lift itu bekerja dalam keadaan perut sudah terisi dan kenyang.


" Udah di kasih sama Mama tadi.udah loe ke sana aja ,ganggu aja." usir Rega kepada adik ipar nya.


Kedua pria ini sebenarnya tidak memiliki masalah apapun hanya saja begitu lah gaya mereka mengekpresikan kedekatan yang terjalin di antara mereka.


Hingga malam semakin larut para mekanik itu masih berada di kotak besi itu,mereka benar-benar bekerja keras menyelesaikan tugas mereka malam ini juga,tentu saja dengan imbalan besar yang sudah di janjikan oleh Pak Herman.


Saat menelpon mereka tadi,Pak Herman langsung mentransfer upah mereka 5 kali lipat dari gaji mereka bekerja di Wijaya corp.


Tepat pada pukul 1 dini hari,mereka baru menyelesaikan semua pekerjaan mereka setelah memastikan jika lift itu berfungsi dengan baik dan lancar.


Semua penghuni rumah sudah terlelap hanya menyisakan Reza dan Rega yang terus mengawasi pekerjaan mekanik itu.


Reza ingin turut serta memastikan jika lift itu aman di gunakan untuk istri nya yang sedang hamil bayi kembar mereka.


Gita dengan sedikit berhati-hati turun dari ranjang supaya tidak mengganggu suami nya yang sedang terlelap.setelah berhasil turun Gita lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya.


Setelah Gita selesai mandi dan keluar hanya dengan memakai sehelai handuk.Reza terbangun dari tidur nya karena mencium wangi sabun dari tubuh Gita pun langsung berdiri dan menatap sambil tersenyum ke arah istri nya yang kelihatan tambah seksi sekali semenjak hamil ini.


" Mas,kamu sudah bangun?" tanya Gita saat mendapati suami nya menatap nakal ke arah dia.


" Iya sayang.kok kamu ngga bangunin Mas?" ucap Reza berjalan mendekat dan langsung mencium kening istri nya yang masih terasa dingin karena baru keluar dari kamar mandi.


"Tadi kelihatan nya Mas tidur nya nyenyak sekali,jadi aku ngga tega buat bangunin Mas,handuk nya udah aku gantung di kamar mandi,Mas langsung masuk aja." ujar Gita sambil mendorong sempurna tubuh suami nya masuk ke dalam kamar mandi.


Reza yang baru keluar dari kamar mandi mendapati istri nya yang tengah berdandan dengan memakai dress mini kuning yang bermotif kan bunga putih membuat Reza menatap kagum ke arah permaisuri hati nya.


Reza lalu berjalan mendekati Gita dengan memakai handuk sepinggang lalu memeluk nya dari belakang.

__ADS_1


" Sayang, kenapa kamu setiap hari semakin tambah cantik dan tambah seksi aja.Mas jadi ngga betah lama-lama berada jauh dari kamu." bisik Reza dari belakang dengan tangan yang sudah memeluk sempurna tubuh Gita.


Gita hanya tersenyum sambil menatap pantulan mereka dari kaca meja rias nya,Gita lalu membalikkan badan nya dengan manja nya dia mengalungkan kedua tangan nya ke leher kokoh suami nya.


Sepasang kekasih halal ini kembali berciuman mesra di pagi yang cerah ini,Reza memberikan banyak sekali tanda kepemilikan di leher jenjang Gita.


Reza dengan gerakan cepat nya melepaskan dress Gita dan juga handuk yang dia pakai kan sehingga membuat kedua nya polos tanpa sehelai benang pun.


Reza terus mencium seolah tidak pernah merasa bosan dan puas,dia mengecup dan memberikan banyak sekali tanda kepemilikan nya di setiap inci tubuh istri nya.membuat Gita semakin bergairah.


Dengan mesra Reza menuntun tubuh istri nya untuk berbaring di atas ranjang.tanpa melepas kan pagutan mesra nya.


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas di depan mata nya,akhir nya terjadi lah ritual olahraga suami istri di pagi hari yang sangat menguras tenaga dan bermandi kan keringat.


mereka bahkan tidak menyadari jika kehadiran mereka sudah di tunggu sejak 20 menit yang lalu.


Sementara di lantai bawah,tepat nya di meja makan.karena sudah tidak bisa menunggu lagi anggota keluarga lain nya memilih menyantap terlebih dahulu sarapan mereka, tanpa kehadiran sepasang kekasih halal itu.


Rega dan juga Pak Herman yang memang ada meeting penting pagi ini memilih langsung berangkat ke kantor setelah menyelesaikan sarapan mereka.sedang kan Mama Sonia langsung kembali ke kamar nya untuk bersiap- siap mengikuti pengajian rutin nya.


Udara segar di pagi ini terasa panas bagi kedua insan yang baru siap bertempur.peluh keringat terus saja bercucuran sebagai pertanda jika olah raga mereka tadi memang menguras banyak sekali tenaga.nafas kedua nya terdengar memburu tak beraturan.


Setelah ritual suami istri itu selesai, kedua nya masih betah tiduran sambil berpelukan dalam keadaan polos hanya di tutupi oleh sehelai kain selimut.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata..


Terimakasih semua nya 🥰😍🥰😍

__ADS_1


__ADS_2