Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 126


__ADS_3

" Sayang,pakai baju ini ya." ucap Reza sambil menyerah kan satu paper bag kepada istrinya.


" Baju aku kan di koper itu Mas,ini apa?" tanya Gita dengan wajah bingung.


Setelah menyelesaikan acara mandi nya yang sangat lama, beberapa hari tidak bermain dengan air membuat Gita begitu betah duduk berlama-lama di dalam bathtub.Reza dengan setia mendampingi serta membantu istri nya.mulai dari menyabuni dan menggosok punggung nya.kali ini Gita benar-benar mandi tanpa di kerjain oleh suami mesum nya.


" Pakai yang Mas kasih aja." jawab Reza sambil tersenyum.


Gita dengan raut wajah bingung dan sedikit takut, perlahan mulai meng unboxing isi paper bag yang ada di tangan nya.


" Kebaya? " gumam Gita pelan.


" Apa maksud semua ini?" Gita bertanya- tanya dalam hati nya.


Alis nya masih menyatu,berusaha memecah kan teka-teki yang ada di depan mata nya.seajuh apa pun otak nya berputar dia mendadak amnesia seketika.


" Di pakai sayang? Kenapa cuman di liatin!" ujar Reza sambil menyimpan kembali ponsel nya lalu berjalan menghampiri istri nya.


" Sini biar Mas bantuin." tawar nya langsung melepas kan handuk yang di pakai oleh istri nya.


" Mas,tunggu dulu! Ini maksud nya gimana sih? Kenapa aku harus pakai kebaya di ruangan ini,panas Mas,gerah! Aku ngga mau." ujar Gita sambil memasukkan kembali kebaya modern yang di rancang khusus untuk diri nya ke dalam paper bag lagi.


Tanpa sepengetahuan siapapun,Reza sengaja meminta fashion designer ternama untuk merancang kebaya khusus untuk istri nya yang sedang hamil.tidak tanggung- tanggung Reza bahkan rela merogoh kocek nya cukup fantastis demi sebuah kebaya yang cantik,modis,dan tentu nya nyaman bagi istri nya.


Hanya kurun waktu dua hari kebaya modern dan elegan yang berwarna baby blue siap untuk di pakai oleh istri pengusaha tajir ini.


" Pakai aja dulu sayang,nanti Mas kasih tau alasan nya." jawab Reza sambil membantu istri nya memasang kebaya cantik dan modis itu di tubuh montok nya.


" Mas,ini bukan untuk menghadiri acara pernikahan kan? Apa kamu mau menikah lagi dan aku di paksa untuk datang ,begitu?" tanya Gita yang sudah mulai parno.


Reza hanya tertawa menyaksikan tingkah konyol istri nya, meskipun sedang hamil wajah Gita selalu saja imut dan gemesin.


" Hahaha...."

__ADS_1


" Kamu akan tau jawaban nya sebentar lagi sayang." ucap Reza datar.mata nya terus melirik jam tangan mewah yang terpatri di pergelangan tangan nya.


" 30 menit lagi." gumam Reza pelan.namun masih bisa di dengar oleh Gita.


" Apa nya yang 30 menit lagi Mas,ih... Kamu jangan bikin aku mati penasaran dong Mas,awas aja kamu Mas,kalau sampai ini..."


Cup...


"Udah jangan kebanyakan ngomel,nanti cantik nya hilang." ucap Reza yang langsung menyambar bibir istri nya yang tidak berhenti berkicau.


"Sebentar ya sayang." ucap Reza berlari keluar.


Gita yang sudah siap dengan baju kebaya nya memilih berdiri di depan cermin besar seraya memperhatikan setiap inci lekuk tubuh nya.


" Kebaya nya bagus sekali, siapa yang sudah merancang kebaya sebagus ini,mana pas lagi di badan aku." gumam Gita pelan.


Saat Gita tengah asyik berputar-putar di depan cermin,Reza masuk ke dalam ruangan bersama dengan seorang wanita yang menenteng tas yang Gita sudah paham dan sangat tau kegunaan tas mini itu.


" Jangan seperti itu lagi sayang,ingat kamu baru sembuh,ayok sini duduk." pinta Reza sambil mengait tangan istrinya nya untuk duduk di depan meja rias yang sudah tersedia di ruangan VVIP itu.


Gita dengan perasaan campur aduk nya,hanya menurut patuh bagaikan kerbau yang di cucuk hidung nya.


Tanpa mengulur waktu lagi.sang MUA yang sudah di beri instruksi saat di luar tadi oleh Reza,kini mulai memainkan kuas bedak di wajah Gita,wajah Gita yang mulus bagaikan jalan tol sangat mempermudah pekerjaan nya.Dalam waktu 20 menit wajah Gita sudah berubah lebih cantik lagi dan sangat memukau dengan hiasan wajah natural yang semakin membuat ibu hamil itu tampak lebih glowing dan show.


Mata Reza tidak berhenti berkedip menyaksikan sang permaisuri hati tampak anggun berdiri di hadapannya.


" Kamu cantik sekali sayang. Mas jadi ngga rela kalau orang lain harus melihat kecantikan kamu ini.pengen cepat-cepat pulang." bisik Reza sambil menangkup kedua wajah istri nya.


Gita hanya diam sambil tersenyum,rasa penasaran nya belum terjawab kan namun apa yang ada di depan mata nya membuat dia tidak bisa mengelak begitu takjub melihat bayangan diri nya di dalam cermin.


" Cantik kan!" ucap Reza sambil memeluk istri nya dari belakang.


Gita hanya mengangguk kepala nya.

__ADS_1


" Terimakasih ya Mbak,nanti pulang nya di antar sama asisten saya lagi." ucap Reza saat melihat sang MUA sudah selesai membereskan semua perlengkapan nya berantakan di atas meja tadi.


" Iya Mas,saya pamit pulang." jawab sang MUA melangkah keluar.


" Terimakasih ya Mbak." sahut Gita.


" Iya Nona." jawab sang MUA sambil mengacungkan jempol nya.


Dengan hati senang sang MUA itu keluar dari ruangan menuju ke arah mobil yang menjemput nya tadi.di dalam kendaraan roda empat itu sudah ada Alan yang stand by menunggu sambil meneliti setiap email yang masuk di ponsel nya.


Di saat Bos nya tidak masuk bekerja,Alan bersama Aldo di tuntut untuk bisa menghandle semua pekerjaan yang ada, meskipun Reza sepenuhnya tidak lepas tangan tetapi cukup membuat dua orang ini kerepotan.terlebih lagi dia harus selalu siaga jika sang Bos meminta bantuan lain kepada nya.seperti yang terjadi pagi ini, Alan di buat harus bangun subuh- subuh demi mencari Mua terbaik untuk mereka pakai jasa nya.waluapun mata nya mengantuk dengan terpaksa harus dia kerjakan demi sesuap nasi.


Di dalam ruangan rawat itu,Gita dan Reza tengah duduk di sofa dengan laptop yang menyala di depan mereka.


" Mas,kamu ngga mau kasih bocoran atau petunjuk sedikit pun sama aku?" ujar Gita memelas.


" No.." jawab Reza sambil menggoyang kan jari telunjuk nya di depan wajah imut istri nya.


Gita yang masih bingung terlihat uring-uringan tak karuan, sedang kan sang suami siaga malah sibuk memotret wajah istri nya. Walaupun sedang manyun tetapi terlihat sangat cantik.setelah puas memotret istri nya,kini dia beralih ke arah kamera depan untuk berselfi berdua.


Tanpa sepengetahuan Gita,Reza memilih menjadi fotografer untuk istri nya selain untuk mengabadikan moment penting.ini juga merupakan trik Reza untuk mengulur waktu menunggu acara yang dalam hitungan detik akan segera di mulai.


" 10,9,8,7,6,5,4,3,2,...1"Reza menghitung mundur dalam hati nya.lalu bergegas menyalakan layar laptop nya yang sudah terhubung ke layar besar di tempat acara berlangsung.


" Mas.." jerit Gita dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah. sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.


Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya.. Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author..


Terimakasih semua nya..😍🥰😍🥰😍

__ADS_1


__ADS_2