Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 108


__ADS_3

"Aaa...." pekik Gita saat merasakan tubuh nya terdorong kuat ke belakang.


Reza yang sedang fokus menelpon Alan langsung menghentikan tangan nya dan melihat kearah istri nya yang hampir menyentuh lantai.


Tidak sempat berbuat sesuatu tubuh Gita sudah jatuh mencium lantai restoran itu.


Sedang kan orang yang bertabrakan dengan Gita juga ikut jatuh dengan jarak yang cukup jauh ,niat hati nya ingin menolong wanita yang dia tabrak, apalagi saat melihat ternyata orang yang dia tabrak tengah hamil besar membuat dia semakin merasa bersalah dan berusaha keras untuk menolong ibu hamil itu supaya tidak terjatuh langsung ke atas lantai yang dia yakini cukup keras itu.namun gerakan nya sedikit terlambat Gita sudah terlebih dahulu jatuh.dengan segala akal nya dia memutuskan untuk tiduran saja supaya Gita tidak langsung jatuh ke lantai melain kan jatuh di tubuh nya agar tidak terlalu berbahaya.


" Sayang!" ucap Reza tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


" Mas...Sakit." lirih Gita saat merasakan sakit yang teramat di bagian perut nya,Gita meremas kuat baju yang dia pakai.


Air mata dan keringat dingin nya bercucuran deras seolah mewakili apa yang dia rasakan saat ini.


Reza dengan sekuat tenaga nya berlari cepat ke arah istri nya.


"Darah..."ucap Reza dan Gita bersamaan saat melihat darah mengalir di kaki Gita dan juga membasahi baju yang di kenakan Gita.


Pandangan Gita seketika gelap dan tak sadar kan diri.


" Lepas kan istri gue." sergah Reza cepat saat melihat tangan pria yang menabrak Gita tadi ingin mengangkat istri nya.bahkan Reza berbicara tanpa melihat ke arah pria itu,mata nya selalu tertuju dengan wajah pucat istri nya.


Tidak ingin menambah keributan pria itu pun mengalah dan membiarkan Reza berkuasa penuh atas wanita yang dia akui sebagai istri nya.


Karena sama- sama syok kedua nya bahkan tidak saling menatap.pandangan mereka hanya fokus untuk Gita saja.


" Sayang.." ucap Reza panik .


Dengan hati-hati dan penuh rasa bersalah Reza dengan langkah lebar nya menggendong istri nya turun ke lantai dasar menuju ke mobil nya.


Hati dan pikiran nya sangat kacau saat melihat darah yang begitu deras mengalir di paha istri nya.tangis nya pun seketika pecah tak terkendali,dia tidak mempedulikan lagi tatapan semua orang yang menyoroti nya.


Semua orang berkerumun melihat kejadian tragis itu,siapa yang tidak mengenal seorang Reza Wijaya kusuma.bahkan ada juga yang sengaja merekam kejadian memilukan itu.

__ADS_1


Darah segar yang membekas di lantai itu masih menjadi tontonan semua pengunjung mall. Meskipun orang yang memiliki nya sudah di bawah pergi dari sana.


Sementara sang model yang berdiri tidak jauh dari sana tersenyum puas saat melihat musibah yang baru saja menimpa Gita.


"Rasain tuh! Maka nya jadi orang jangan terlalu sombong.loe pikir loe siapa." ucap lirih Clarissa sambil tersenyum mengejek.


Niat hati nya ingin menunggu jemputan nya datang,malah dia harus melihat calon madu nya jatuh bersimbah kan darah.Clarissa memang seorang model,dia adalah teman semasa SMA Reza,sudah cukup lama dia memendam rasa kepada Reza,apalagi melihat Reza yang sudah sesukses sekarang ini membuat dia semakin gencar menyimpan rasa nya .


Wajah ganteng ,kaya dan rupawan membuat dia semakin bertekad untuk meraih cinta Reza.


Hati nya sungguh senang saat mendapat kan tawaran kerja sama dari perusahaan Reza,dia pikir ini adalah kesempatan bagus buat dia untuk lebih mendekatkan diri nya kepada Reza,namun harapan nya hampir putus saat melihat tiba-tiba datang seorang wanita hamil memanggil Reza dengan sebutan sayang dan langsung duduk begitu saja di pangkuan Reza.hati nya sempat murka dan kaget. Ternyata Reza sudah menikah dari pembicaraan yang dia tangkap secara tidak sengaja antara Gita dan juga Reza.kini senyuman licik itu kembali terbit di ujung bibir nya dan dia berharap jika Gita tidak bisa diselamatkan bersama anak-anak nya.


" Sebentar lagi gue yang akan menggantikan posisi loe.selamat berjuang melawan maut yang sudah mengintai loe di depan sana." gumam Clarissa kecil.


Setelah menerima telepon jika jemputan nya sudah datang, Clarissa pergi meninggalkan kerumunan itu.


Alan yang baru saja datang dari mengambil kunci mobil nya di buat kaget saat melihat banyak nya kerumunan orang berada di pintu masuk ke restoran itu.


Pandangan mata nya tidak bisa menjangkau ke arah dalam sana karena sudah tertutup oleh kepala orang yang sedang berkerumun.


" Itu tadi ada orang hamil jatuh sampai mengeluarkan darah dan di gendong oleh pengusaha sukses yang bernama Reza Wijaya." jawab ibu - ibu yang berada di samping Alan.


" Orang hamil? Berdarah? Dibawa sama Bos?"gumam Alan lirih berusaha menyatukan setiap kejadian.


" Nona Gita." pekik Alan cukup keras setelah sadar dari lamunan nya.


Dengan secepat kilat Alan berlari turun menuju mobil nya.bahkan antrian orang yang sedang menuruni eskalator pun dia terobos begitu saja.


Dengan keahlian berlari yang di miliki Alan,dia bisa mengejar Reza yang terlihat berjalan terburu-buru ke arah parkir mobil mereka.


Reza yang sejak tadi gelisah mencari keberadaan Alan akhir nya bisa bernafas lega saat melihat orang yang dia cari sudah berdiri di depan nya sambil membuka kan pintu untuk dia dan istri nya.


" Bos." ucap Alan tanpa banyak bertanya lagi.

__ADS_1


" Cepat Alan,langsung menuju ke rumah sakit sekarang." titah Reza dengan suara keras nya.


Mata nya tidak henti melihat ke arah istri nya,jas dan baju serta celana yang dia pakai sudah basah oleh darah segar milik istri nya.


Hati nya terasa hancur melihat tubuh istri nya yang sudah pucat bagaikan tidak di aliri oleh darah lagi.air mata nya terus berhamburan menyaksikan sendiri tubuh istri nya yang terbujur tak berdaya.


Alan mengemudikan mobil nya secepat kilat.bahkan mengabaikan saja suara klakson dari pengguna jalan lain nya.yang ada di kepala nya saat ini adalah mereka harus sampai secepat mungkin ke rumah sakit demi menyelamatkan Nona muda nya.


Tanpa sepengetahuan mereka,ada satu mobil yang mengikuti mereka dari belakang.mobil itu adalah milik pria yang bertabrakan dengan Gita di restoran tadi.


Pria itu juga sangat cemas dan khawatir melihat kondisi Gita.


Dia merasa tidak tenang dan selalu gelisah saat menyetir mobil nya.


" Kenapa gue seperti kenal dengan suara suami wanita hamil itu tadi." gumam nya lirih dalam mobil.mata nya tetap fokus ke jalan mengikuti kemana arah mobil yang membawa Gita.


" Siapa sosok suami wanita tadi? Kenapa tidak asing lagi di telinga gue." gumam nya lagi.


Hanya butuh waktu 5 menit mobil yang di kemudikan oleh Alan sampai di parkiran rumah sakit milik keluarga Reza.


Tanpa menunggu perawat membawa kan brankar rumah sakit, Reza sudah terlebih dahulu berlari secepat mungkin membawa istri nya masuk keruang perawatan.


" Cepat selamat kan istri saya! Di mana Dokter yang berjaga." teriakan Reza menggema hingga sampai terdengar ke luar ruang perawatan.


Dokter yang kebetulan sedang makan siang pun langsung menghentikan acara makan nya,lalu dengan cepat mencuci tangan nya dan berlari secepat mungkin menuju ruang perawatan istri pemilik rumah sakit itu.


Semua petugas rumah sakit yang berjaga siang itu berhamburan menuju ruang perawatan VVIP untuk melakukan pertolongan pertama.


Jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata..


Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya..

__ADS_1


Terimakasih semua nya 🥰😍😍😍🥰


__ADS_2