Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 53


__ADS_3

"Han! Hana!" seru Bima yang melihat Hana hanya bengong saja.


" Eh iya Bim. kita langsung pulang saja yok Bim, gue baru ingat, tadi nyokap gue minta gue buat pulang cepat." ujar Hana yang langsung berdiri dari tempat duduk nya,dan menyimpan ponsel nya ke dalam saku.


" Buru- buru amat si Han, ice cream nya aja belum habis, apa ini ada hubungan nya sama pertanyaan gue tadi?"


" Mm ng- ngga kok Bim, tapi gue benaran harus pulang cepat, ya udah gue naik taksi aja, kalau Loe masih belum mau pulang ."


" Tunggu dong Han, kan loe pergi nya sama gue, jadi pulang nya ya sama gue juga dong." ucap Bima yang sudah menahan pergelangan tangan Hana yang hendak pergi keluar.


Hana menghentak kan kaki nya ke lantai dan berdecak kesal dengan ulah Bima.


" Han, plis jawab gue, jangan kalian tutup- tutupi lagi, gue dengar semua nya."ucap Bima dengan lantang.


" Apa yang loe ketahui dan apa yang sudah loe denger Bim."tanya Hana dengan deg...degan.


Tidak ada orang yang bisa membantu dia saat ini, salah bicara sedikit saja, semua nya bisa terbongkar,persahabatan mereka taruhan nya,Hana terus saja meremas ujung baju nya, menggigit bibir bawah nya berusaha menghilangkan rasa cemas nya, rasa nya dia ingin cepat- cepat pergi dari hadapan Bima, namun apalah daya,tangan nya sudah di genggam erat oleh Bima.


" Gue ngelihat sendiri dengan mata kepala gue, orang yang menelpon Gita kemarin tertulis id my husband, terus beberapa kali juga gue memergoki kalian yang sedang berbicara tentang suami Gita,gue juga melihat Gita yang di antar oleh suami nya pagi kemaren."


" Loe salah dengar kali Bim, mungkin yang ngantar Gita itu Abang nya."


" Gue ngga mungkin salah dengar, gue ngga mungkin salah lihat, gue tau persis wajah Abang nya Gita, dan yang kemarin itu bukan lah Abang nya Gita, gue seperti pernah melihat wajah cocok itu, tapi gue lupa di mana nya, wajah nya seperti tidak asing di mata gue."


" Bagaimana loe ngga kenal! Orang suami nya Gita sering muncul di tv, orang dia pengusaha terkenal . mommy bantu Hana, Hana bingung mau ngomong apa! Kenapa juga si Bima bisa tau segala nya sih!"


"Udah ayok Bim,pulang! Gue udah di tungguin sama nyokap gue."


" Tunggu Han, sebentar lagi, kenapa loe kayak orang takut gitu sih, gue cuman nanya doang, biar gue ngga nebak- nebak lagi."


" Ngga ada yang harus gue jawab Bim, loe tanya sendiri aja sama Gita."

__ADS_1


" Berarti dugaan gue benar kan Han."


" Bim, loe jalan sama gue kenapa mesti bahas tentang Gita sih, besok- besok gue ngga bakal mau lagi kalau Loe ajak jalan." ancam Hana kepada Bima yang terus saja memaksa dia untuk berbicara,bukan karena rasa cemburu nya,tetapi hanya untuk menghindari pembicaraan Bima saja.


" Yah jangan ngambek dong Hana cantik, gue cuman pengen tau fakta yang sebenarnya aja. gue ngga ada perasaan apapun sama Gita, gue cuman kasihan aja sama Selo."


" Sorry Bim, gue ngga bisa kasih tau loe,gue ngga punya hak untuk ngomong ini semua, gue udah terlanjur janji sama Gita, sekeras apa pun loe berusaha mengorek informasi dari gue, gue akan tetap bertahan dengan pendirian gue."


" Ya udah yok gue antar pulang, jangan cemberut gitu dong." ujar Bima yang pasrah tidak bisa mendapat kan informasi apapun dari Hana ,mungkin hari ini bukan lah waktu yang tepat, dia akan mencoba nya besok lagi.


" Ya maka nya buruan. keburu nyokap gue mengeluarkan tanduk nya." ujar Hana yang berusaha mencari alasan supaya Bima benar- benar yakin jika dia sedang tidak berbohong.


Sementara Gita memilih untuk langsung pulang menuju ke rumah nya, hari ini sungguh melelah kan bagi dia, begitu banyak drama yang mengejutkan jantung nya, dan menguras emosi dan juga tenaga nya.


" Assalamualaikum Ma." sapa Gita yang melihat sang Mama sedang asyik menyiram tanaman.


" Wa alaikumsalam , kamu udah pulang." jawab Mama Sonia seraya mematikan selang air nya.


" Kamu kenapa sayang? Kenapa wajah kamu pucat seperti itu!" tanya Mama Sonia yang merasa khawatir melihat putri nya yang pulang sekolah dengan wajah nya yang sedikit pucat.


" Mungkin karena kecapean Ma, Gita mau istirahat sebentar ya Ma." jawab Gita pelan. sungguh saat ini dia sangat merindukan ranjang empuk nya.


Gita langsung bergegas menuju lantai atas, karena rasa capek dan kantuk nya sudah tidak tertahan lagi, sementara Mama Sonia kembali melanjut kan menyiram tanaman nya.


Ceklek


Bruk..


Gita menjatuh kan bobot tubuh nya di atas ranjang, entah karena rasa kantuk nya akibat bergadang semalam, Gita langsung saja tertidur tanpa membuka sepatu dan seragam sekolah nya,bahkan dia juga melewati makan siang nya,saking nyenyak nya tidur nya bahkan dia mengabaikan ponsel nya yang terus berdering sejak tadi.


Ceklek

__ADS_1


Pintu kamar terbuka, nampak lah Reza yang memasuki kamar dengan sangat pelan,sebenar nya dia sedikit khawatir dan mencemaskan istri nya, sudah puluhan kali dia menelpon istri kecil nya, tapi sama sekali tidak ada jawaban.


" Ternyata kamu lagi tidur, dasar nakal." ucap Reza pelan seraya membantu membuka sepatu istrinya, lalu mengecup mesra kening,pipi dan bibir istri nya, Gita yang merasakan ada benda hangat yang menyentuh wajah nya pun membuka perlahan mata nya.


" Mas." panggil Gita dengan suara serak nya,tapi tubuh nya masih betah berbaring di atas ranjang.


" Iya sayang, kamu kenapa? sakit! " tanya Reza yang menjatuh kan kepala nya di atas kening Gita, bermanja- manjaan dengan setelan kantor nya yang juga belum di ganti.


" Mandi dulu sayang, sudah sore." ucap Reza yang mengelus mesra kedua pipi istri nya .


" Nanti Mas, kayak gini aja dulu, aku masih capek." jawab Gita sambil menyembunyikan wajah nya di dada suami nya, menghirup dalam- dalam aroma tubuh suaminya yang sudah beberapa hari ini menjadi candu bagi nya.Reza yang mendengar kata capek dari mulut istri nya pun membiarkan saja istri nya untuk beristirahat sebentar.


" Apa sebegitu lelah nya kamu sayang? Sampai- sampai seragam sekolah kamu saja belum kamu ganti."


" Iya Mas, jangan berisik, aku ngga bisa tidur kalau Mas ngomong terus." jawab Gita yang kesal karena suami nya mengganggu


waktu tidur nya, jika sang suami sudah berada di rumah, tidur Gita tidak akan bisa nyenyak lagi,ada saja ulah nakal dari suami mesum nya itu.


" Tapi ini sudah magrib sayang, ngga bagus kalau di bawa tidur." ujar Reza seraya membelai rambut istri nya, mau tidak mau Reza juga harus ikut berbaring karena tubuh nya yang di peluk erat oleh istri nya dengan sangat manja nya.


" Ini semua gara- gara Mas, dari semalaman aku ngga di biarin buat istirahat, Mas ngga kasihan apa sama aku! Terus ini juga.. untung saja ngga ada yang ngeliat tanda ini." ucap Gita dengan menggebu-gebu,menunjuk ke arah leher nya yang memiliki banyak tanda cinta dari suami nya.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di kolom Komentar ya guys..


Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya..


Salam sayang untuk kita semua nya...🥰😍🥰😍🥰😍

__ADS_1


__ADS_2