Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 102


__ADS_3

Gita yang melihat suami nya masih betah berpelukan di dalam selimut,langsung menengadah kan kepala nya menatap ke arah suami tercinta nya.


" Mas, kamu ngga ke kantor?" tanya Gita dengan tangan yang semakin mengeratkan pelukan nya.


" Iya sebentar lagi sayang." jawab Reza yang juga masih betah memeluk tubuh polos istri nya.


Kedua nya kembali tertidur lelap sambil berpelukan hingga suara deringan ponsel milik Reza mengagetkan mereka yang sedang terlelap karena kecapean.


Reza meraih ponsel yang berdering tanpa henti itu dengan kesal.


" Hallo." jawab Reza setelah melihat id penelepon yang tertulis di layar ponsel nya.


" Bos satu jam lagi kita ada pertemuan penting dengan client dari Meksiko." ucap Alan dari ujung sana.


" Baik lah....Urus semua nya ,saya sebentar lagi akan berangkat." jawab Reza langsung mematikan sambungan telponnya.


"Kenapa Mas?" tanya Gita yang ikut terbangun karena deringan ponsel suami nya yang memekakkan telinga.


" Alan nelpon buat mengingatkan Mas,kalau satu jam lagi kami ada meeting." jawab Reza yang sudah bersiap bangun dari tidur nya lalu menyibakkan selimut yang menutupi tubuh mereka.


" Mandi bareng ya sayang." ajak Reza yang sudah terlebih dahulu menggendong istri nya menuju kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari mulut Gita.


Gita yang sudah terbiasa dengan diperlakukan manja oleh suami nya hanya mengangguk kan kepala dan mengerat kan pelukan nya di leher suami nya supaya tidak terjatuh.


Sesampai nya di kamar mandi, seperti biasa mereka saling membantu membersihkan dan menggosok badan mereka secara bergantian.mandi bareng pagi ini benar-benar mandi tanpa ada gangguan,meskipun tubuh Reza sempat Kembali terbakar karena melihat tubuh seksi istri nya,namun dia dengan cepat mengusir kasar pikiran kotor nya karena sedang di situasi darurat.


Mereka berjalan beriringan keluar dari kamar mandi dengan sama- sama memakai jubah mandi,hari masih pukul 9 pagi tapi kedua pasangan halal ini sudah dua kali melakukan ritual mandi nya.


Gita yang tau jika suami nya sedang terburu-buru bergegas menuju lemari pakaian mereka dan menyiapkan pakaian yang akan di pakai oleh semua nya.


Celana panjang,baju kemeja serta jas dengan warna yang senada dia siap kan di atas ranjang supaya mempermudah kan suami nya.saat ingin mengambil kaos kaki yang berada di laci paling bawah Gita mengalami kesusahan untuk berjongkok,karena kondisi perut nya yang semakin membesar dan menghalangi pergerakan nya.


" Sayang,biar Mas aja yang mengambilkan kaos kaki nya." seru Reza saat melihat istri nya masih mencoba untuk berjongkok.

__ADS_1


Gita yang mendengar apa yang di bilang suami nya hanya mengangguk kan kepala nya lalu menghampiri suami nya.


" Susah ya jongkok nya?" tanya Reza sambil memakaikan kemeja nya.


" Iya." jawab Gita sambil tersenyum dan langsung membantu suami nya memakai kan dasi serta jas nya.


Sementara dia sendiri masih berbalut jubah mandi karena belum sempat berganti pakaian.


"Mas!Mau sarapan dulu atau langsung ke kantor?" tanya Gita memastikan.


" Kayak nya langsung berangkat saja sayang,udah ngga keburu buat sarapan,nanti Mas sarapan nya di kantor saja. kamu habis ini jangan sampai lupa sarapan ya sayang,ingat turun nya lewat lift, jangan coba- coba turun dengan melewati tangga ini." ucap Reza sambil mencium kening dan perut istri nya.


" Iya Mas, kamu hati-hati ya, jangan lupa sarapan dan makan siang nya." jawab Gita dengan tangan yang masih bergelayut manja di lengan suami nya.


" Iya, ingat ya sayang,kamu ngga boleh kecapean.kalau kamu merasa bosan kamu bisa meminta teman kamu untuk datang kesini menemani kamu." ucap Reza kembali mengingat kan istri nya.


" Iya Mas." jawab Gita sambil tersenyum.padahal niat hati nya ingin meminta izin,tanpa di sangka suami nya sudah terlebih dahulu menyarankan.benar- benar tipe suami yang selalu perhatian dan pengertian.


" Mas berangkat ya,kamu masuk ke kamar aja lagi,tapi ingat turun nya harus lewat lift." titah Reza untuk yang kesekian kali nya.


" Iya suami ku." jawab Gita menggoda suami nya.


Reza menatap gemes ke arah istri nakal nya,jika tidak sedang di kejar waktu saat ini dia pasti akan kembali mengulang olahraga pagi untuk yang kedua kali nya,namun sayang kedatangan nya sudah sangat di tunggu di kantor nya saat ini membuat dia terpaksa menunda dulu acara olahraga pagi nya.


Dengan sedikit berlari Reza menuruni anak tangga melewati begitu saja asisten rumah tangga yang menyapa diri nya.


Beruntung nya lokasi pertemuan mereka pagi ini hanya butuh waktu 10 menit dari kediaman mertua nya.sehingga dia bisa sampai tepat waktu di lokasi yang sudah mereka tentukan.


Sementara Gita yang mendengar suara deru mobil yang keluar dari pekarangan rumah nya kembali masuk ke dalam kamar nya untuk bersiap- siap.


Gita kembali memakai mini dress kuning nya tadi yang masih terlihat rapi tanpa noda.lalu duduk di meja rias nya untuk menutupi wajah lelah nya dengan sedikit sentuhan make up serta goresan lip balm di bibir merah nya.tidak lupa juga dia menyamar kan semua sisa-sisa percintaan mereka tadi.


Gita hanya bisa menghela nafas sambil tersenyum melihat banyak sekali tanda merah yang di tinggalkan oleh suami nya.

__ADS_1


Suami nya memang sangat rakus dan ganas jika berada di atas ranjang.membuat Gita tertawa mengingat bagaimana indah nya mereka setiap kali memadu kasih.


Gita yang sudah berdandan rapi meraih ponsel nya yang tergeletak di atas nakas untuk mengabari ketiga sahabat nya jika dia sudah menunggu kedatangan mereka di rumah nya.


Setelah mengirim pesan di grup mereka berempat,Gita langsung keluar kamar untuk menuju ke lantai bawah.


Baru saja kaki nya ingin menuruni anak tangga yang kedua,dia kembali teringat dengan siraman rohani dari suami nya tadi pagi.


" Tidak boleh kecapean,kalau mau turun harus lewat lift jangan sampai menggunakan tangga." ucap Gita menirukan ucapan suami nya.


Tidak ingin menambah masalah Gita langsung berbelok menuju pintu lift,dia takut jika suami nya diam- diam memasangkan cctv untuk memantau segala aktivitas nya.bisa dalam masalah besar jika dia mengingkari semua nasehat suami nya.


Karena merasa takut menggunakan lift yang baru di perbaiki untuk pertama kali nya.Gita memutuskan untuk memanggil sang Mama untuk menemani nya mencoba lift itu.


" Ma!" teriak Gita dari lantai atas.


"Iya Non,Ibuk nya lagi keluar." jawab Mbok Darmi yang kebetulan sedang bersih-bersih di dekat ruang keluarga.


" Mm ya sudah Mbok saja yang kesini." pinta Gita sambil menggoyangkan tangan nya.


" Cepat Mbok!" seru Gita lagi yang sudah sangat merasakan kelaparan.


Mbok Darmi yang sebenar nya masih merasa bingung tetapi tetap saja menuruti permintaan Nona muda nya.dengan setengah berlari Mbok Darmi menaiki anak tangga panjang itu.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata..


Dan jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya..😍🥰😍🥰


"

__ADS_1


__ADS_2