Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 59


__ADS_3

Gita tersenyum melihat suami nya yang begitu bahagia, dia bisa merasakan hangat nya cinta tulus dan kasih sayang dari suami nya.


" Sekarang kamu tes dulu ya sayang." ujar Reza memberikan alat testpack yang di berikan oleh mertua nya tadi malam.


" Iya Mas." Gita mengangguk patuh.


" Mas...." pekik Gita yang merasa dirinya sudah melayang di udara.


" Biar Mas anterin kamu ke kamar mandi, tubuh kamu masih lemas, atau mau sekalian Mas temenin kamu tes nya di sana." Reza menggoda istri nya dengan menggoyang kan alis nya.


" Ngga perlu Mas,kamu tunggu di luar aja sana, malu .."ucap Gita sambil mendorong tubuh kekar suami nya.


" Kenapa harus malu lagi sih sayang, udah sering di liat juga, malah udah mau punya anak lagi." Reza geleng- gelang percaya dengan tingkah polos istrinya, seraya mencubit gemas kedua pipi istri nya.


" Udah Mas, sana keluar dulu! Aku juga udah kebelet nih, nanti kita lihat hasil nya sama - sama."seru Gita yang kembali mendorong pelan tubuh Reza meskipun itu percuma,karena tubuh Reza sedikit pun tidak berpindah dari tempat nya.


Reza akhirnya mengalah,membiar kan istri nya sendiri berada di dalam sana,sementara dia dengan gelisah menunggu di luar kamar mandi,berulang kali dia menggedor pintu yang masih tertutup rapat,namun Gita belum juga keluar dari sana.hampir saja dia kembali menggedor pintu,namun langkah nya terhenti saat melihat ke arah pintu kamar mandi yang perlahan terbuka, Gita berjalan dengan pelan menghampiri suami nya yang sejak tadi sudah tidak sabar menunggu hasil nya.


" Sayang, tadi kan sudah Mas bilang panggil Mas aja, kenapa kamu malah jalan sendiri begini!"ujar Reza yang cemas ,dengan langkah cepat menghampiri istri nya lalu mendekap dengan lembut menuju ke ranjang empuk.


" Ngga papa Mas, Gita masih kuat untuk jalan kok."


" Bagaimana hasil nya sayang!"


" Gita juga belum lihat Mas, kita lihat sama -sama ya."ucap Gita sambil tersenyum.


" Udah siap belum." goda Gita kepada Reza yang sudah terlihat tegang menunggu istri nya membuka kotak yang ada di tangan nya,


Reza pun mengangguk kan kepalanya,


perlahan Gita membuka kotak itu,lalu mengangkat nya hingga terlihat jelas dua garis merah yang nampak di alat panjang itu.


" Hamil!"


" Kamu benaran hamil sayang!"seru Reza yang berhambur memeluk erat tubuh mungil istri nya, tanpa terasa air mata nya berlinang membasahi pipi nya.


" Sebentar lagi Mas akan menjadi Papa, akan ada suara mungil yang memanggil Mas dengan gelar Papa." bisik Reza lembut di telinga Gita.

__ADS_1


" Terimakasih sayang. " ucap Reza yang kembali mengecup mesra seluruh wajah istri nya, Gita yang menyadari jika pipi nya sudah basah langsung melihat ke arah Reza.


" Mas kamu nangis?" tanya Gita penasaran, kenapa suami nya tiba- tiba nangis padahal dia bilang nya sangat bahagia, apa mungkin dia sedang berbohong, Gita sungguh bimbang di buat nya.


" Ini tangis bahagia Mas sayang, Mas ngga nyangka bakal secepat ini menjadi seorang Papa...Terimakasih sayang." kecupan hangat kembali mendarat di wajah Gita.


Gita yang tadi nya sempat takut kembali tersenyum lega mendengar penuturan suami nya yang menghangat kan hati nya.


Gita perlahan meletakkan tangan Reza di atas perut nya, Reza begitu terkejut saat tangan nya menyentuh perut istrinya,Reza perlahan mengelus lembut perut Gita yang sudah dia taburi benih kecil di dalam sana.


" Sebentar lagi gue bakal jadi orang tua, gue harus bisa menjaga istri dan anak gue kelak, gue ngga boleh bertingkah semau gue lagi, gue harus jadi contoh yang baik buat anak gue kelak."


" Terimakasih sayang." ujar Reza.


Entah sudah berapa kali kata itu keluar dari mulut nya, bahkan pipi Gita sudah habis basah di kecup oleh dia.senyum dari wajah nya tidak pernah pudar,seolah menggambarkan perasaan nya saat ini.


" Iya Mas, tapi jangan kayak gini juga dong, basah nih pipi aku." ujar Gita sambil tertawa kecil.


Hahahaha...


Kedua insan yang tengah berbahagia itu tertawa lepas,menikmati kebahagian mereka yang sebentar lagi akan menjadi seorang Papa dan Mama.


Lima belas menit mereka telah menunggu.namun sepasang suami istri itu tidak kunjung turun juga.


" Mbok tolong panggil kan Gita di kamar nya ya Mbok." seru Mama Sonia kepada Mbok Darmi yang sedang berjalan menuju dapur.


" Iya Buk." Mbok Darmi berjalan menaiki tangga menuju kamar Gita.


Tok..Tok...


" Permisi Non, Aden.." seru si Mbok dari balik pintu.


" Iya Mbok." jawab Reza yang sudah membuka pintu.


" Sudah di tungguin Bapak sama Ibuk di meja makan Den."


" Baik Mbok, terimakasih."

__ADS_1


Reza menutup kembali pintu kamar nya, lalu menghampiri Gita yang masih selonjoran santai di atas ranjang.


" Sayang kita sudah di tungguin Mama sama Papa di bawah." seru Reza yang sudah memeluk mesra pinggang istri nya.


" Baik lah, ayok kita turun Mas, sekalian kasih surprise sama Mama dan juga Papa." ucap Gita dengan senyuman manis yang menghiasi wajah cantik nya.


" Mandi dulu sayang." titah reza mengingat kan istri nya yang belum mandi sejak bangun tidur.


" Nanti saja Mas, cuci muka aja, aku laper banget ini." Gita berbicara sambil mengelus perut nya yang sudah sangat lapar, sudah 2 kali dia muntah di pagi ini, semua isi perut nya sudah tidak bersisa lagi.


Reza yang merasa kasihan mendengar kata lapar akhirnya menuruti kemauan istrinya,mereka turun ke lantai bawah dengan masih memakai lengkap piyama tidur.


" Tunggu dulu sayang, Mas cuci muka sebentar." Reza berlari kekamar mandi, hanya gosok gigi dan membasuh wajah bantal nya.


Mereka langsung turun ke bawah dengan Gita yang berada di gendongan suami nya, Reza memaksa istri nya untuk di gendong jika masih ingin menikmati sarapan di lantai bawah.Gita akhir nya mengangguk pasrah tanpa ingin membantah lagi.


" Ma! " seru Gita yang sudah sampai di meja makan dia langsung menyodorkan kotak yang berisi testpack kehadapan Mama Sonia.


Kedua orang tua nya merasa kaget tiba- tiba di kasih kotak di hadapan mereka,padahal mereka sedang tidak merayakan apapun di pagi ini.


" Sayang! Kenapa kamu di gendong sama suami mu,kasihan suami mu harus menggendong kamu terus, lagian ini kotak apa?"


tanya Mama Sonia yang masih menatap curiga kepada Gita.


" Buka aja Ma." seru Gita yang sudah duduk manis di kursi.


Tanpa basa-basi lagi,Mama Sonia membuka paksa kotak yang awal nya dia pikir jika itu adalah sebuah jam tangan, namun saat tutup kotak itu terbuka ternyata isi nya adalah benda pipih yang kemaren malam dia kasih sama putri nya,dengan tangan yang gemetaran pelan- pelan Mama Sonia mengangkat benda itu keluar,nampak lah dua garis merah yang terukir jelas di benda pipih itu.Mama Sonia membekap mulut nya ,tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.


" Terimakasih sayang, Mama senang sekali, akhirnya Mama akan menjadi seorang Oma, sebentar lagi Mama akan menggendong cucu Mama sendiri, terimakasih sudah mewujudkan impian Mama sayang." ucap Mama Sonia panjang lebar yang langsung memeluk putri kesayangan nya,air mata membasahi kedua orang tua Gita,rasa bahagia mereka sungguh tiada dua nya, melihat pernikahan putri nya berjalan dengan baik saja mereka sudah berucap syukur di tambah lagi sekarang putri nya sedang mengandung calon cucu mereka, Reza juga ikut terharu melihat kebahagian keluarga istrinya, berulang kali dia menyeka air mata yang datang tanpa di undang itu, semakin dia berusaha,air mata itu semakin deras meluncur di pipi nya.


Jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya...


Dan jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya..

__ADS_1


Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰😍😍


__ADS_2