Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 95


__ADS_3

Selo hanya diam tanpa menjawab atau pun membantah.mata nya terus menatap kosong luas nya hamparan kota yang terlihat indah saat di malam hari.kaki nya terasa kaku untuk sekedar beranjak,walaupun lutut dan bibir nya bergetar menahan dingin nya angin malam yang menerpa tubuh nya namun dia seolah enggan untuk beranjak.


Petir menggelegar begitu kuat.awan terlihat menggumpal berwarna hitam pekat seolah ikut mewakili kesedihan Selo.


" Bun, apa Selo tidak pantas merasakan kebahagiaan?" tanya Selo lirih.hati nya berkecamuk tak menentu,tubuh nya terlihat sangat kurus,penampilan nya sangat kacau tak berbentuk.patah hati benar- benar menghancurkan dunia nya.


Bunda Yeni yang sejak tadi berdiri di dekat pintu perlahan masuk dan menghidupkan lampu kamar,hati nya sedikit tenang saat Selo masih mau mengajak nya berbicara.dengan langkah kaki penuh keyakinan Bunda Yeni mendekati putra nya yang terlihat sangat menyedihkan.dia ikut berdiri di pagar balkon kamar Selo,tangan nya terulur membelai lembut rambut putra nya yang terlihat sudah tidak rapi lagi.satu tangan nya lagi menyeka air mata putra nya yang tidak berhenti berjatuhan dari tempat nya.hati nya ikut terasa perih kala mendengar sendiri tangisan pilu dari putra kesayangannya. dia tarik lembut tubuh putra nya kedalam pelukan nya sebagai bentuk dukungan untuk bangkit.kedua nya sama- sama larut dalam tangisan yang tak bersyarat itu.


Semenjak ujian sekolah berakhir, Selo tidak pernah lagi keluar rumah. hari- hari nya selalu di habiskan untuk merenungi nasib tragis kisah percintaan nya.bahkan dia sama sekali belum memikirkan kemana arah tujuan nya setelah lulus sekolah nanti.pikiran nya selalu terkuras habis untuk luka yang tidak kelihatan ini.


Semangat hidup Selo sudah terbang menjauh semenjak dia mengetahui fakta pernikahan gadis pujaan hati nya.cita- cita dan mimpi nya menguap begitu saja sejak patah hati menghampiri nya.


" Kamu yang sabar sayang,kamu harus kuat dan lawan rasa sakit itu.mungkin kamu dan Gita tidak berjodoh.semua nya sudah di gariskan sama yang maha kuasa.jodoh,maut dan rezeki sudah ada yang menentukan." ucap Bunda Yeni mengingat kan putra nya.


" Kenapa Selo dan Gita tidak berjodoh saja Bun? Padahal Selo sangat mencintai Gita,dan Selo yakin jika Gita juga sudah mencintai Selo. kenapa harus seperti ini Bun?"tangisan Selo semakin pecah dalam dekapan hangat bunda nya,kasih sayang dan perhatian dari sang bunda membuat dia nyaman mencurah kan segala keluh kesah nya.


Bunda Yeni sudah sejak lama mengetahui bagaimana rasa sayang dan cinta Selo terhadap Gita, bagaimana perjuangan Selo mendapatkan kata cinta itu.setiap pulang sekolah Selo selalu menceritakan apa saja yang terjadi,kemana saja mereka jalan berdua. namun sayang nya Gita selalu menolak jika di ajak Selo kerumah nya untuk bertemu kedua orang tua nya.entah karena alasan apa yang jelas hanya Gita sendiri yang tau jawaban nya.


Terlalu dalam nya rasa cinta yang di pupuk untuk Gita membuat dia tidak mampu lagi menghadapi kenyataan pahit yang terjadi di depan mata nya.


" Seperti yang bunda bilang tadi Nak, jodoh itu bukan di tangan kita,semua sudah ada yang mengatur nya.kamu harus bangkit,masa depan kamu masih panjang,jangan larut seperti ini terus, masih ada Bunda, Ayah dan kakak kamu yang akan selalu menyayangi kamu.yakin lah suatu hari nanti kamu akan tau alasan di balik semua cobaan ini."ucap Bunda Yeni kembali menasehati putra nya.

__ADS_1


" Iya Bun, tapi kenapa hati Selo masih terasa sakit sekali.bahkan menyebut nama nya saja mampu membuat air mata Selo jatuh berhamburan."ucap Selo sendu.


" Bunda paham,pasti ini tidak mudah bagi kamu,tetapi belajar lah mengikhlaskan mulai dari sekarang,jangan lagi kamu terus meratapi nya,bangkit dan hadapi tunjukkan pada dunia dan juga dia jika kamu mampu melewati badai ujian ini."Bunda Yeni kembali menyemangati putra nya.


Selo hanya mengangguk kan kepala nya namun mata nya tidak bisa berbohong jika sakit itu masih terukir jelas di jiwa nya.


" Sekarang ayok kita masuk,ini sudah malam, bersih kan tubuh kamu lalu makan lah." ujar Bunda Yeni.


Dengan langkah kaki malas Selo masuk ke dalam kamar nya menutup rapat pintu balkon. dia memilih duduk sejenak di tepi ranjang. mata nya menatap malas makanan yang ada di atas nakas.


" Makan lah,jangan sampai kesehatan kamu ikut menurun hanya karena patah hati." seloroh Bunda Yeni menghibur putra nya.


" Ya sudah kamu jangan sampai lupa makan, Bunda akan marah besar jika kamu mengabaikan begitu saja nasi ini." ucap Bunda Yeni sambil keluar dan menutup kembali pintu kamar Selo.


Selo sama sekali tidak mengindahkan peringatan bunda nya,bahkan sampai jam 11 malam saja dia masih betah dengan tubuh bau nya dan perut kosong nya.entah sampai kapan dia akan seperti ini,yang jelas dia perlu waktu untuk menutup luka yang tak berdarah itu.


Adzan subuh terdengar berkumandang menyadar kan Selo dari lamunan panjang nya,duduk menepi di ujung kamar nya dengan gelap nya malam tanpa ada cahaya yang menyinari.


" Astaga sudah subuh saja!" seru Selo terlonjak kaget,bahkan mata nya membulat saat melihat ke atas nakas jika nasi yang di bawa bunda nya masih utuh tak tersentuh.


Dengan secepat kilat dia memakan makanan itu, walaupun rasa nya sudah tidak enak lagi,demi menghargai bunda nya dia rela menelan makanan yang sudah bermalam itu.

__ADS_1


Setelah menghabiskan isi piring yang ada di atas nakas.Selo masuk ke kamar mandi untuk mengguyur tubuh kotor dan bau nya yang sudah beberapa hari ini tidak tersentuh oleh air.


Dia begitu khusyuk melaksanakan sholat subuh nya.


Tangis nya Kembali pecah tatkala dia bersimpuh dan menengadah kan tangan nya kepada sang pencipta.entah apa yang di pinta dan dia ucap kan,yang jelas hati nya merasa tenang setelah mengadu kepada sang pencipta nya.


Sementara di tempat yang berbeda,tepat nya di dalam kamar Gita, sepasang suami istri itu pun sedang khusyuk menjalan kan ibadah mereka.


Kedua nya nampak bahagia menjalani pernikahan yang sudah berjalan beberapa bulan ini.


Setelah bersiap-siap dengan pakaian kantor nya,Reza dan Gita turun ke lantai bawah untuk sarapan,saat Gita dan Reza melangkah turun.mereka di buat kaget dengan pemandangan yang ada di lantai bawah.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys...


Tinggalkan jejak sayang nya di kolom Komentar walaupun hanya satu kata..


Dan pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua 😍🥰😍🥰


Dukungan kalian sangat berarti bagi author.

__ADS_1


__ADS_2