Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 83


__ADS_3

" Non, bangun Non! Kita sudah sampai di rumah." ucap Pak Tohar pelan.


Gita yang sedang terlelap sama sekali tidak mendengar suara Pak Tohar yang membangunkan nya.entah sudah berapa kali Pak Tohar memanggil nama nya,namun Gita tetap saja nyaman dalam alam mimpi nya.


Pak Tohar juga tidak berani untuk mengangkat Nona muda nya,berulang kali Pak Tohar menghela nafas nya mencari jalan keluar nya.


Sudah dua puluh menit mereka diam di dalam mobil.tetapi ibu hamil ini tetap tidak bergeming,entah karena rasa lelah nya setelah seharian beraktivitas atau karena bawaan hamil nya.


Adzan Maghrib sudah terdengar berkumandang merdu dari masjid di komplek perumahan.Pak Tohar yang sudah lelah menunggu dan ingin segera menunaikan ibadah nya memilih menemui Nyonya rumah untuk meminta bantuan.


" Buk!" ucap Pak Tohar yang melihat Mama Sonia yang baru turun dari lantai atas.


" Pak Tohar, Gita nya mana Pak?" tanya Mama Sonia sambil celingukan mencari sosok putri nya.


" An-u itu Buk, Non Gita nya.."ucap Pak Tohar terbata-bata menggaruk sedikit tengkuk nya.


" Anu apaan Pak Tohar? Yang jelas ngomong nya." ucap Mama Sonia yang mulai cemas melihat raut wajah Pak Tohar yang tidak bersahabat.


" Non Gita nya...Ketiduran di mobil Buk, sudah setengah jam lebih saya menunggu.tapi Non Gita nya ngga bangun juga Buk."


" Ya tuhan...Anak itu benar- benar deh." ucap Mama Sonia terkekeh geli dengan menepuk jidat nya.


Tanpa menunggu lama Mama Sonia beserta Pak Tohar bergegas menghampiri Gita di dalam mobil.


Benar saja saat mereka sampai di depan pintu mobil.Gita masih saja tertidur lelap tanpa merasa terganggu dengan suara bising semua penghuni rumah.


Mbok Darmi dan Bi Imas yang merasa penasaran juga ikut melihat ke dalam mobil itu.semua nya tertawa pelan melihat tingkah lucu Nona muda mereka.


"Sayang! Bangun!" seru Mama Sonia pelan di samping telinga Gita.


Gita sebenar nya samar-samar mendengar suara orang memanggilnya,namun karena mata nya yang masih terasa lengket dia kembali menutup rapat kedua kelopak mata nya tanpa mempedulikan semua orang yang sedang menertawai nya.


Sudah berulang kali mereka mencoba membangunkan Gita namun hasil nya tetap sama juga.saat Mama Sonia Kembali mencoba membangunkan Gita.tiba- tiba dari arah luar gerbang masuk lah mobil warna putih milik Papa Herman.


" Ada apa Ma?" tanya Papa Herman yang baru turun dari mobil nya.


" Itu Pa, Gita dari tadi Mama bangunin ngga bangun- bangun juga,mana udah Maghrib begini,ngga baik ibu hamil masih berada di luar.pamali."


" Ya sudah sini biar Papa gendong saja dia ke atas." ucap Papa Herman memberi solusi.


" Memang nya Papa masih sanggup gendong dia ke lantai atas?"ledek Mama Sonia kepada suami nya yang sudah tidak muda lagi.

__ADS_1


" Mama terlalu meremehkan Papa, walaupun sudah berumur begini tapi Papa masih sanggup kalau hanya sekedar menggendong dia ke lantai dua,jangan kan lantai dua ,lantai lima juga Papa sanggup." ucap Papa Herman yang langsung membawa ibu hamil itu masuk menuju lantai atas.


Mama Sonia beserta orang rumah yang berada di sana menjadi geleng- geleng melihat tidur Gita yang seperti kebo.


Setelah sampai di kamar nya, Pak Herman dengan hati- hati meletakkan putri nya yang sedang hamil itu di atas kasurnya dibantu oleh Mama Sonia yang memakai kan selimut untuk menutupi tubuh nya dari dingin nya suhu udara.


"Mah,Gita mana?" tanya Rega yang baru pulang dari kantor dan langsung ikut bergabung saat melihat tidak ada sang ibu hamil yang selalu membenci kehadiran nya.


" Lagi tidur. tadi sudah Mama bangunin,tapi dia masih ngga bangun- bangun juga,heran deh Mama sama dia." ucap Mama Sonia yang tidak percaya melihat kelakuan aneh putri nya.


" Bagus dong,Rega bisa makan dengan tenang." ucap Rega tanpa basa-basi.


" Kamu!" seru Mama Sonia yang ingin memulai ceramah nya namun langsung di sambut oleh Rega.


" Udah Ma,makan dulu! Nanti lagi ngomel nya.keburu ibu hamil rese' itu turun.yang ada Rega ngga jadi menikmati makan enak ini." ucap Rega memotong ceramah Mama nya.


Mama Sonia yang mengerti pun memilih diam tidak melanjutkan lagi amarah nya.mereka bertiga makan dengan cukup tenang.tanpa ada obrolan,yang terdengar hanya dentingan suara sendok dan piring yang beradu.


" Assalamualaikum." ucap Reza yang juga baru pulang dari kantor nya.


"Wa alaikum salam.." jawab mereka bersamaan.


" Gita belum pulang ya Ma?" tanya Reza dengan mencium kedua punggung tangan mertua nya.


Reza yang khawatir dengan kondisi istri nya langsung bergegas naik ke lantai atas tanpa ikut makan malam bersama kedua mertua nya.


Dengan gerakan pelan dia memutar gagang pintu,takut membuat istri nya merasa kaget karena bunyi pintu yang di buka.


Ceklek..


Reza yang baru masuk ke kamar pun di buat tidak percaya dengan apa yang dia lihat,dia seolah membenarkan apa yang di ucapkan oleh Mama mertua nya.


Cup..


"Sayang!" ucap Reza pelan di telinga istri nya bahkan dengan sengaja dia mendusel wajah nya di leher gita yang sedang terlelap itu.


" Sayang! Bangun! Ini sudah malam.kamu belum makan malam dan minum vitamin,nanti lagi di sambung tidur nya." ucap Reza pelan di telinga istri nya.


Gita yang mencium aroma parfum dan bau tubuh yang sangat dia kenali perlahan membuka kedua kelopak mata indah nya.


" Mas." ucap Gita dengan suara khas orang baru bangun tidur.

__ADS_1


" Iya sayang, bangun yok,ini sudah malam.kamu pasti belum mandi kan.tadi kata Mama kamu sampai ketiduran di dalam mobil.kamu habis ngapain aja di mall sampai kecapean seperti ini! bahkan harus di gendong Papa masuk ke kamar karena kamu tidak kunjung membuka mata saat di bangunin sama Mama." ucap Reza panjang lebar memulai introgasi nya.


Dia sangat merasa cemas mendengar apa yang di ceritakan Mama mertua nya saat di


lantai bawah tadi,dia merasa bersalah telah memberi izin Gita untuk keluar bersama teman-teman nya jika hasil akhirnya seperti sekarang ini.


" Jadi Papa yang gendong aku ke kamar kita?" tanya Gita yang juga tidak percaya dengan sikap nya,bisa- bisa nya dia tidak mendengar saat Mama nya mencoba membangunkan diri nya.


" Iya,kalau kamu ngga percaya kamu tanya langsung saja sama Papa atau Mama.


Sekarang jawab pertanyaan Mas,kamu ngapain aja di mall tadi sampai kelelahan seperti ini bahkan sampai melewatkan jam makan malam." ucap Reza dengan wajah datar nya.


Gita yang mengerti raut wajah dari suami nya tertunduk takut dengan meremas ujung selimut yang dia pakai.mata nya bahkan sudah berkaca- kaca siap untuk memuntahkan butiran bening nya.


"Sayang! Jawab!" ucap Reza kembali dengan suara tegas nya.


" A-aku cuman belanja sama makan aja di sana Mas,terus langsung pulang." ucap Gita dengan suara serak nya karena menahan tangis.


" Kalau hanya belanja kamu tidak mungkin kecapean seperti ini, berapa toko yang kalian kelilingi sampai membuat kamu lelah dan tidak sadar waktu lagi."


" Cuman dua aja kok Mas,benaran! Aku ngga bohong!" ucap Gita dengan mengangkat kedua jari nya keatas.


" Sekarang kamu jujur saja,sebelum ke mall tadi kamu pergi kemana aja." ucap Reza dingin.


Reza sebenar nya sudah mengetahui kemana saja istri nya bepergian seharian ini,bahkan dia juga tau jika tadi Gita sedang berbohong kepada dirinya,karena tidak ingin marah-marah melalui sambungan telepon Reza lebih menyimpan dulu amarah nya sampai mereka bertemu di rumah.tanpa sepengetahuan Gita. Reza sudah memasang alat pelacak di ponsel dan juga di tas sekolah milik istri nya.


Dia yang notabene nya seorang pengusaha tidak ingin kecolongan untuk menjaga istri nya dari serangan musuh bisnis nya.


Deg...


"Mati gue, kenapa Mas Reza bisa tau kalau gue lagi bohongi dia." ucap Gita dalam hati nya.


"Sayang! Jawab! " ujar Reza dengan raut wajah yang tidak bisa di ajak kompromi lagi.


Gita yang gelisah dan juga takut melihat raut wajah dari suami nya langsung sesenggukan berderai air mata.


"A-aku tadi sebenar nya.."ucap Gita terbata-bata mencari kalimat yang tepat untuk menjelaskan semua nya.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys...


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar..

__ADS_1


Dan Jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya..😊😁😊😁😍😍


__ADS_2