Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 45


__ADS_3

" Alan jangan ada yang masuk ke ruangan gue, paham loe." titah Reza kepada Alan, karena dia tidak ingin ada yang mengganggu waktu nya bersama istri tercinta nya.


" Siap Bos, ini pesanan Bos tadi." jawab Alan patuh.sambil menyerah kan 2 bungkus makanan kepada Reza.


Dia sudah paham jika di dalam ruangan sang Bos ada istri nya, makanya Bos nya tidak ingin di ganggu oleh siapa pun itu.


" Terimakasih." ujar Reza seraya mengambil bungkusan makanan dari tangan Alan.


"Terimakasih!"


"Mimpi apa gue semalam bisa dengar si Bos bilang terimakasih. sungguh kehadiran Nona Gita benar- benar membawa perubahan yang drastis pada diri si Bos."gumam Alan dalam hati nya.


Alan tidak bergeming sedikit pun, masih saja terus berdiri di tempat nya, dengan mulut yang menganga sangking kaget nya, meski pintu ruangan Reza sudah di tutup rapat.selama ini dia tidak pernah mendengar Reza mengucapkan kata terimakasih jika sudah di bantu oleh Alan, ini adalah kali pertama nya dia mendengar ucapan terimakasih langsung dari mulut Bos muda nya, Bos yang terkenal arogan, galak dan sangat disiplin .


" Benar- benar keajaiban." ucap alan dengan pelan dan rasa tidak percaya nya,dia lalu berjalan kembali ke ruangan nya.


Sementara Reza juga sudah kembali masuk kedalam ruangan nya dengan menenteng beberapa makanan di kedua tangan nya.


Ceklek


" Sayang, ini makanan nya sudah datang." ujar Reza yang kembali duduk di samping Gita yang tengah asyik bermain handphone. melihat kedatangan Suami nya,Gita lalu mematikan ponsel nya dan membantu menyiapkan makanan yang sudah di bawa oleh Suaminya.mereka berdua menikmati makan siang di ruang kerja Reza, walau sederhana jika di lalui makan berdua akan terasa romantis juga.


Setelah menghabis kan makanan nya,Reza tidak kunjung juga beranjak menuju kursi kebesaran nya, sementara Gita masih sibuk membereskan sisa makanan mereka di atas meja.


" Sudah siap sayang?" tanya Reza yang melihat Gita yang sudah mencuci bersih tangan nya,namun dia masih juga betah menyandar kan tubuh nya di sandaran sofa.


" Sudah Mas." jawab Gita dengan senyum yang menghiasi wajah nya, lalu kembali duduk di samping suami nya.


Reza pun membalas senyuman Gita dan mulai mendekat kan diri nya kearah Gita.


Gita yang tau maksud dari Reza pun menahan dada Reza dengan tangan nya, meskipun hanya sia- sia saja, tenaga dia jelas sangat kalah dari Reza.

__ADS_1


" Mas kamu ngga kerja apa?"tanya Gita sembari mencoba melepas kan diri nya dari dekapan tangan Reza.


" Iya sayang, kerja nya nanti saja, ada kerjaan yang lebih penting yang harus di tuntas kan sekarang juga." ujar Reza dengan menyeringai dan siap melahap habis bibir Gita yang semakin menggoda itu, Gita tersenyum melihat tingkah Suami nya,mata nya terpejam saat sentuhan itu mulai terasa,Gita perlahan membuka mulut nya setelah di gigit pelan oleh Reza, saling menyesap kedua insan tersebut begitu menikmati ciuman mereka, tangan Reza terus memegang tengkuk Gita, Reza dengan leluasa memporak porandakan semua isinya,ciuman itu perlahan menjalar ke leher jenjang Gita.


" Mas.." ujar Gita dengan suara tertahan sambil menggigit bibir bawah nya,ada kenikmatan yang dia rasakan, Reza yang mendengar suara merdu sang istri pun menjadi semakin terbakar,Gita yang paham bahwa saat ini suami nya menginginkan dia memilih pasrah menikmati permainan suami nya.


" Sayang, apa Mas boleh meminta nya sekarang?" tanya Reza dengan wajah yang sudah berkabut gairah.


" Iya Mas." Gita mengangguk kan kepala nya , dengan tersenyum hangat pertanda bahwa dia menyetujui nya, dia tau cepat atau lambat dia pasti harus mengalami nya, ini adalah tugas dia sebagai seorang istri yang harus melayani suami nya dengan baik, dari pada nanti suami nya mencari kebahagiaan di luar, lebih baik dia sendiri yang membahagiakan suami nya di rumah.


Tanpa pikir panjang lagi, Reza lalu menggendong Gita menuju ke ruangan rahasia nya, kamar pribadi di dalam kantor nya, hanya dia dan sang asisten yang tau akan tempat ini.


" Mas kita mau kemana?" tanya Gita yang merasa heran awal nya dia pikir mereka akan melakukan nya di sofa ruang kerja suami nya,namun dugaan nya ternyata salah.


Reza tidak menjawab pertanyaan dari Gita ,dia terus saja mengecup mesra bibir Gita bahkan sampai ******* nya.


" Mas,apa ngga ada yang melihat kita kalau melakukan nya di sini! sebaik nya kita pulang saja." ujar Gita yang merasa cemas ,takut ketahuan sama para karyawan .


Gita perlahan membuka mata nya setelah pergulatan nya bersama Reza berakhir, mereka terlelap sejenak dengan tubuh kedua nya yang tanpa sehelai benang pun.


" Awwww..sss "desis Gita merasakan perih dan sakit yang tidak tertahan lagi di ujung pangkal paha nya, saat dia mencoba menggerakkan badan nya,ini adalah kali kedua nya dia melakukan setelah kejadian paksa kemarin, kali ini Reza melakukan nya dengan lebih lembut, dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang.


" Kenapa badan- badan gue sakit semua nya, pinggang gue serasa mau patah saja,ini semua gara- gara Mas Reza yang menggempur habis gue tadi siang."


" Mas,lepasin aku dong, aku nya sesak kalau kamu giniin terus." pinta Gita yang sudah merasa gerah di dekap erat oleh Reza ,meskipun suhu AC di ruangan itu sudah sangat dingin.


" Kamu mau kemana sih sayang." ujar Reza dengan suara serak nya, dengan mata yang masih terpejam sempurna.


" Aku mau ke kamar mandi Mas, udah ngga tahan lagi." ucap Gita dengan suara manja nya.


Tanpa aba- aba Reza langsung saja menggendong Gita ke kamar mandi dan langsung menduduk kan Gita di dalam bath up, awal nya Gita melakukan penolakan , namun karena rasa sakit yang dia rasakan membuat dia pasrah saja menerima gendongan gratis dari suaminya.

__ADS_1


" Mas keluar sebentar, aku malu kalau kamu liatin terus." ucap Gita yang berusaha berdiri sendiri.


" Kamu mau ngapain sih sayang? Kenapa harus malu."


" Mau ke sana." tunjuk Gita menggunakan dagu nya , karena sudah tidak tahan lagi, Gita mengabaikan saja keberadaan Reza yang tanpa memakai baju,dari pada mengeluarkan di sembarangan tempat,toh suami nya halal bagi dia.


Reza justru terkekeh melihat tingkah lucu istri nya, Gita begitu menggemaskan, sudah beberapa hari mereka bersama, dan sudah beberapa kali mereka melakukan nya ,tapi Gita masih saja malu- malu untuk melihat nya. dengan terus menunduk kan kepala nya Gita kembali masuk ke dalam bath up,Reza pun mengikuti sang istri berendam bersama - sama,bukan nya malam pertama tetapi yang ada siang pertama bagi mereka setelah sah menjadi suami istri, tempat yang menjadi bukti cinta mereka pun di luar dugaan mereka berdua.


" Sayang ,maaf ya kalau siang pertama nya harus di kantor Mas."


" Siang pertama?" tanya Gita ulang yang masih belum paham maksud dari kata- kata Reza.


" Iya! kan kita melakukan nya siang hari."ucap Reza tanpa filter.


" Hahahaha...."


" Mas lucu juga ya, masa siang pertama sih, siang kedua." seloroh Gita yang mengundang gelak tawa Reza.


Hahahaha...


" Mas janji besok akan mengajak kamu bulan madu ke tempat yang paling romantis, maaf untuk siang ini di sini dulu ya sayang." ujar Reza yang terus menempel kan dagu nya di bahu polos Gita.


" Iya Mas, aku ngga masalah kok." ujar Gita dengan tersenyum menahan geli karena Reza terus saja mengecup pipi nya, entah sudah berapa kali yang jelas apapun yang ada di tubuh Gita sudah menjadi candu bagi Reza.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di kolom Komentar ya..


Dan jangan lupa pencet tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya..

__ADS_1


Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰🥰


__ADS_2