
" Sial..."
Wanita yang berbibir tebal dengan dandanan seperti wanita malam itu,mengumpat kesal.karena rencana nya tidak berjalan mulus.
" Si buruk rupa itu! Berani-berani nya dia menggagalkan rencana gue."umpat nya kesal.
Tangan nya meremas kuat rok pendek yang dia pakai.sepatu hak tinggi nya bahkan sampai patah karena hentakan kaki nya yang terlalu kuat.
Dengan rasa kesal dan amarah yang begitu besar,wanita itu pergi meninggalkan acara yang masih berlangsung,tanpa dia sadari ada 6 pasang mata elang yang terus mengawasi nya dari jarak yang lumayan dekat,entah karena lagi emosi atau karena pergerakan yang begitu apik dari ketiga manusia bertubuh besar itu,sampai-sampai dia tidak menyadari ada orang yang sedang mengawasi setiap pergerakan nya.
Gelas minuman yang di tawarkan oleh seorang pelayan pria terjatuh sebelum sampai ke tangan Reza.
" Kau.."
Belum siap Reza memarahi pelayan pria itu.ketua bodyguard yang berlari dari arah belakang dengan sigap membisikkan sesuatu di telinga Tuan muda nya.
Wajah Reza langsung menegang, urat-urat leher nya begitu jelas terlihat, otot-otot kaku nya bahkan melunak seketika.
"Ini Bos." ucap ketua bodyguard itu sambil menyodorkan ponsel yang sedang hidup kepada Reza.
Lagi-lagi amarah Reza membuncah bagaikan gunung Merapi yang akan meletus.ketika melihat bukti nyata yang ada di depan mata nya.
" Berani-berani nya wanita ular itu berbuat seperti ini kepada saya."ucap Reza tegas dengan wajah datar nya.
" Cari wanita gila itu! Dan bawa serta pria ini." titah nya sambil melenggang pergi meninggalkan tempat acara ini.
" Siap Bos."jawab bodyguard itu.
Dia bahkan sudah tidak memperdulikan para tamu nya yang masih berada di sana.
Aldo yang mengerti suasana hati sang Tuan muda nya, bergegas menelpon kepala manager untuk mengambil alih semua tanggung jawab Tuan muda nya.
" Siap Asisten Aldo." begitu lah jawaban yang di terima oleh Aldo setelah memerintah kan tugas kepada kepala manager.
Dengan tergesa-gesa Reza melangkah menuju mobil nya,di ikuti oleh Aldo dari belakang.
" "Kurang ajar." bentak Aldo sambil mengeraskan rahangnya.
Nafas nya bahkan terasa sesak kala menemui fakta yang begitu kotor yang dia lihat.
Inilah alasan nya kenapa dia menempati bodyguard bayangan nya di beberapa titik yang tidak di ketahui oleh para musuh nya.
Jika saja minuman yang ada di gelas itu sempat terminum oleh dia.tidak akan ada yang bisa membantu nya untuk menyembuhkan kan sakit yang dia rasakan.apalagi dalam kondisi dia yang terpisah jauh dari istri nya.
Entah apa yang akan terjadi jika saja, bodyguard nya tidak datang tepat pada waktu nya.
Di rekaman video yang di perlihatkan oleh anak. buah nya,Reza dengan jelas melihat wajah pelaku wanita yang berjenis perempuan itu.wajah yang sejak tadi siang selalu mengikuti kemana pun dia pergi.
" Dasar...Wanita ******." umpat nya lagi.
__ADS_1
Sementara di kediaman Keluarga Husein.gita sama sekali tidak bisa memejamkan mata nya sedikit pun.mesti hari sudah begitu larut dan sudah memasuki waktu tidur nya.
Namun mata indah nya tetap saja menolak untuk di pejam kan.gelisah dan rasa rindu nya bercampur menjadi satu sebagai penyebab dari tidak bisa nya dia menikmati tidur nyenyak nya.
" Sayang..Kita bobok yuk." ucap Gita sambil mengelus perut besar nya.
" Ini sudah malam,kita tidak boleh bergadang.nanti Papa bisa marah loh." cicit nya lagi.
Tangan Gita terus mengelus perut besar yang tidak berhenti bergoyang akibat tendangan kuat dari baby twins nya.
Baju kantor yang di pakai Reza kemaren sebelum berangkat keluar kota, bahkan sengaja tidak dia masuk kan ke keranjang kotor sebagai penawar rindu nya kala merindukan sosok pemilik baju itu.
Bau parfum dan aroma khas tubuh milik suami nya,masih begitu jelas menempel di kemeja berwarna biru terang itu.
Sudah beberapa kali dia mengubah posisi tidur nya,namun nyata nya itu sama sekali tidak membuah kan hasil.
Akhirnya karena sudah capek berbaring,Gita memilih untuk melaksanakan sholat tahajud.
Berharap hati nya bisa lebih tenang dan damai.
Sedang kan di gang-gang sempit yang ada di kota m,sejumlah anak buah Reza bergerak cepat menjemput wanita yang menjadi biang masalah tadi.
" Lepasin... Kalian siapa?" ucap wanita itu yang masih memakai baju yang sama seperti yang dia pakai saat di acara tadi.
" Ikut saja." ucap bodyguard yang memegang lengan nya begitu kuat.
" Kalian bukan tipe saya." imbuh nya begitu percaya diri sambil meludahi tanah.
Para bodyguard yang melihat wanita yang mereka bawa sangat sok kecantikan langsung tertawa terbahak -bahak.
" Hahahaha...."
" Bahkan jika di kasih gratis saja,kami tidak akan sudi menyentuh tubuh penuh dosa mu ini." sindir salah satu bodyguard yang sukses membungkam mulut wanita yang sejak tadi memberontak itu.
Tubuh yang minim busana itu,di dorong paksa oleh anak buah Reza hingga masuk sempurna ke dalam mobil.
Tidak ada perlawanan lagi,yang ada wanita ular ini sedang berpikir keras kenapa diri nya di bawa menggunakan mobil mewah ini.
Berbagai khayalan muncul kembali di kepala wanita haus kasih sayang ini,bahkan tangan nya yang masih di ikat pun tidak terlalu menjadi masalah bagi nya.
" Apa mungkin! Ada Bos kaya raya yang menyukai gue ya?" gumam nya dalam hati, senyuman liar nya kembali muncul menghiasi bibir tebal nya.
" Sebentar lagi gue bakal menjadi orang kaya."gumam nya lagi. mata nya sibuk memandangi mobil yang membawa nya, meskipun minum cahaya,tetapi dari bentuk dan kondisi mobil yang dia ditumpangi sudah membuat dia yakin jika ini mobil milik orang yang berduit.
" Yes...!" seru nya dalam hati.
Mobil yang membawa wanita itu mulai memasuki gudang tua yang terletak jauh dari pusat kota.mata wanita itu sedang tertutup rapat akibat kelelahan menempuh perjalanan yang cukup jauh.
Tidak ada satu pun bodyguard yang sudi menggendong tubuh nya.dengan terpaksa mereka membangun kan dia dengan menggunakan air comberan yang berada di depan pintu masuk.
__ADS_1
Byurrrr...
Byurrrr...
Dua kali siraman air bau busuk itu,sukses membangun kan wanita yang sedang tertidur pulas itu,baju dan seluruh badan nya sudah basah oleh air yang memiliki bau menyengat itu.
Mobil mereka pun juga ikut basah terkena siraman tadi.
" Iuhhh....Bau nya." ucap wanita itu setelah bangun dari tidur nya.
" Air apa yang kalian siram kan sama gue? Awas saja nanti kalau gue sudah menjadi Nyonya kalian.bakal gue tendang kalian satu persatu." ucap nya kembali penuh percaya diri.
" Jangan terlalu tinggi mengkhayal nya Buk,takut nya anda bisa stres." jawab anak buah Reza sambil menarik tangan wanita itu di bagian yang tidak kotor.
"Lepasi! Sakit." rintihan wanita itu mulai terdengar kala merasakan tangan nya terasa perih ketika di tarik begitu kuat oleh pria yang memiliki tubuh seperti sumo itu.
" Turun." bentak bodyguard itu.
Sedang kan di kamar hotel nya,Reza,Aldo dan ketua bodyguard nya tengah menyelidiki siapa sebenarnya wanita licik itu.
" Panggil kepala manager ke sini sekarang juga." perintah Reza kepada Aldo.
" Baik Bos." jawab Aldo yang langsung mendial nomor kepala manager.
Reza belum ingin menemui wanita serta pelayan bayaran itu, sebelum mengetahui detail asal usul wanita liar itu.
" Apa kamu kenal wanita ini Yuda." bentak Reza sambil melempar foto wanita itu ke wajah kepala manager yang bernama Yuda itu.
Yuda yang masih ngos-ngosan serta dengan wajah bingung nya ,mengambil satu persatu foto yang berada di pangkuan nya.
Niat hati ingin menyampaikan kabar baik jika pesta nya sudah berakhir dan berjalan lancar.malah dia sendiri yang mendapat kan kejutan dari Tuan muda nya.
Srettt...
Tangan Yuda bergetar saat melihat wajah dari wanita yang ada di foto itu.
" Ini kan Ayu." ucap nya dalam hati.
Deg.....
Jantung Yuda seolah ingin melompat menyamai katak hijau.
" Jelas kan.." Bentak Reza cukup keras.
Jangan lupa Like.Vote dan Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.
Terimakasih semua nya 🥰😍🥰😍
__ADS_1