Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 22


__ADS_3

Gita saat ini sudah sampai di depan sekolah nya.Gita yang sudah tidak sabar mengikuti proses belajar ,bergegas turun dari mobil dan tidak lupa menutup kembali pintu mobil nya.


" Makasih ya Pak Tohar." ucap Gita kepada sang sopir.


" Iya Non, inikan sudah menjadi tugas Bapak, si Non tidak perlu berterima kasih, nanti pulang nya Bapak jemput ya Non."ujar Pak Tohar mengingat kan kembali si Nona tunggal di Keluarga Husein. pasal nya si Nona sering berkilah dengan seribu alasan jika sudah di jemput oleh sang sopir,sering kali Pak Tohar harus putar balik karena mendapat telepon dadakan dari Gita,yang mengatakan jika dia sudah pulang naik ojol atau bareng sama Lusi. bukan karena dia tidak suka atau merasa tidak senang kepada Pak Tohar hanya saja dia ingin hidup apa ada nya. bosan jika harus di antar jemput terus,dia juga ingin menikmati suasana yang berbeda.


" Oke Pak Tohar." gita menjawab seraya mengacung kan jempol nya kepada Pak Tohar.


kali ini dia harus patuh ,tidak ingin membuat sang Mama semakin memperketat peraturan yang ada.


" Waduh, si Non pulang nya jam berapa ya." ucap Pak Tohar pelan.


" Non.. Non gita."


Gita yang merasa nama nya di panggil pun menoleh kan kepala nya ke belakang.


" Iya Pak." jawab gita dengan volume suara yang meninggi, di karena kan jarak dia dan Pak Tohar sudah lumayan jauh.


" Nanti si Non pulang nya seperti jam biasa kan Non." tanya Pak Tohar lagi dengan sedikit berteriak.


Gita yang di tanya Pak Tohar memilih menjawab dengan isyarat jempol yang di acung kan nya, Pak Tohar yang menerima kode itu pun mengerti dan bergegas kembali ke mobil,sementara Gita kembali melangkah kan kaki nya memasuki ke halaman sekolah.


" Gita.. Git."


Gita yang kembali mendengar nama nya di panggil pun menoleh kan kepala nya kebelakang.mencari sumber suara yang sudah pasti sangat di kenali nya.


" Selo, Ada apa?" ucap Gita dingin.dia sudah cukup sadar dengan kondisi nya saat ini.


" Kemaren kenapa loe ngga masuk? Nomor loe juga ngga aktif pas gue hubungi!"


" Kemaren gue izin Sel, terus handphone gue kehabisan daya ,lupa di charger." jawab Gita dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


" Gue tanya Lusi sama yang lain nya, mereka pada jawab ngga tau! Gue khawatir aja, takut terjadi apa- apa sama loe."


"Andai saja loe tau! Apa yang sudah terjadi sama gue, apa loe masih se khawatir itu sama gue sel? Gue bukan wanita yang sempurna lagi, gue udah kotor, dan gue yakin. suatu saat jika loe tau bagaimana kotor nya gue, pasti loe bakal menjauh dari gue." Gita bergumam dalam hati nya, mata nya yang sejak tadi sudah berkaca- kaca ,kini mengeluarkan air yang begitu deras. tanpa bisa dia bendung lagi, Gita yang menyadari nya pun , langsung memalingkan wajah nya kesamping. berharap jika Selo tidak mengetahui bahwa dia sedang menangis.


" Pulang sekolah nanti, jalan bentar yok Git?" tawar Selo.


" Loe bisa ngga? GITA.. Git..Bisa ngga? tanya Selo lagi, seraya menyenggol tangan Gita dengan siku nya.

__ADS_1


Gita yang sebenar nya tidak mendengar apa pun yang di ucap kan sama Selo, menjadi salah tingkah.


" Hah! Ap- apa Sel?" Gita bertanya dengan terbata- bata.


" Loe lagi mikirin apa sih Git, gue perhatiin dari tadi loe melamun terus deh."


" Mmmm .. Gu- gue lagi ngga mikirin apa- apa kok Sel. memang nya loe ngomong apa tadi?" Gita bertanya sambil melihat sekilas kepada Selo.


" Loe abis nangis ya ." Selo bertanya karena dia menyadari di ujung mata serta pipi Gita masih basah oleh air mata.


" Nangis? Ngga lah, ngapain juga gue nangis. ngaco deh loe." ucap Gita yang berusaha mengelak dari ucapan Selo.


" Loe lagi bohong kan? Tuh mata loe aja masih basah, pipi loe juga masih basah." ucap Selo to the point.


" Gue ngga nangis Sel. tadi mata gue kelilipan debu , ya debu."


Gita terus berusaha mencari alasan yang paling tepat,yang bisa meyakin kan Selo,berharap dia tidak semakin curiga kepada nya.


" Masa sih! Kok gue ngga kena debu? 'Kan kita jalan nya bareng?"


" Ya mana gue tau! ya udah yok, buruan, gue harus ke kelas sekarang juga! Gue duluan aja ya Sel."


" Eh Git! Tungguin gue, bareng aja." ucap Selo kepada Gita dengan sedikit berteriak, namun Gita yang sudah jauh di depan, mengabaikan saja teriakan dari Selo , berpura- pura tidak mendengar nya.itu lebih baik.


" Gue lebih baik jaga jarak dari loe Sel, sebelum semua nya terlambat, sebelum perasaan gue benar- benar dalam terhadap loe, gue sadar diri, gue ngga pantas buat loe, loe berhak dapatin pasangan yang baik dan juga lebih sempurna dari gue." ucap Gita dalam hati nya.


" Nah itu si Gita sudah datang." ujar lusi.


" Gita! Git.. Sini buruan masuk! Ngapain loe berdiri di depan pintu terus." ucap kiki dengan volume suara yang meninggi.


Namun gita yang masih asyik dengan lamunan nya pun mengabaikan teriakan dari teman- teman nya.pikiran nya masih menerawang jauh kisah tragis di dalam hidup nya.


"Gita sayang.. Gita.. woi loe ke sambet apa sih, pagi- pagi udah bengong aja?" teriak Kiki lagi dengan volume suara yang lebih tinggi, Lusi yang kesal melihat tingkah Gita pun memilih berjalan mendekat.


" Woy ..loe kenapa sih?" Lusi bertanya kepada Gita seraya menjentikkan jari nya di depan wajah Gita.


" Hah?" Gita yang merasa kaget karena ulah Lusi, hanya diam dengan wajah bingung nya.


Lusi,Hana dan juga Kiki yang melihat gelagat aneh dari Gita saling berpandangan dan mengangkat bahu mereka,sebagai pertanda jika mereka semua juga belum paham ,apa yang sudah terjadi kepada sahabat nya.

__ADS_1


" Iya loe kenapa sih?"


" Gue nggak kenapa- kenapa kok, loe ngapain ngagetin gue aja."


" Gimana ngga gue kagetin, loe aja udah sepuluh kali kita teriakin,masihhhh saja bengong di pintu. bukan nya langsung duduk! Gue takut aja loe ke sambet,maka nya gue kagetin aja." jawab Lusi cuek.


" Halah alasan loe saja, bilang aja mau ngerjain gue."ucap Gita yang berusaha mengalihkan perhatian ketiga sahabat nya.


" Ngga Gita sayang, beneran... Loe tanya aja sama Kiki. loe ngapain bengong di depan pintu tadi."


" Gue lagi menikmati suasana kelas, kangen aja." jawab Gita asal - asalan.


" Lebay amat sih loe, baru juga 1 hari ngga masuk sekolah, apa kabar nya jika 1 bulan loe ngga masuk, bisa- bisa pas kembali ke sekolah loe milih nginap lagi! sangking kangen nya loe sama sekolah."


" Hahahaahahaaha.hahaaha apaan sih Lus. lucu banget tau." ujar Kiki cekikan.


" Tuh si Gita yang lucu, tumben dia rada- rada eror pagi ini."


" Hahahaha lagi- lagi tawa Kiki pecah mendengar celetukan dari mulut nyinyir Lusi si drama queen.


" Puas banget sih loe ngetawain gue, awas mau duduk gue." ucap Gita seraya menoyor kepala Kiki.


" Ya lagian loe nya juga sih anehh." seru Kiki yang langsung pindah menuju kursi nya.


" Hai Gita sayang, kangen deh ." ucap Hana yang baru kembali dari toilet.


kedua sahabat itu berpelukan dan tidak lupa cipika-cipiki,lebih tepat nya sih Hana yang melakukan semua itu.Gita hanya mengikuti saja.dia hanya mengangguk kan kepala dan tersenyum dengan pandangan kosong menatap kedepan.batin nya kembali menjerit .


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin.


Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar ya guys...


dan Jangan lupa pencet tombol Favorit nya ya.


Terimakasih semua nya...


Salam sayang untuk kita semua nya...


🥰🥰😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2