
" Ya ampun, banyak banget!"seru Gita yang kaget melihat banyak sekali notifikasi pesan dan panggilan masuk yang tidak terjawab.
" Kenapa sayang?"tanya Reza yang baru saja keluar dari kamar mandi menuntas kan hajat nya yang sempat tertunda tadi.
Menjadi suami siaga membuat dia harus mengalah,walaupun dalam keadaan genting,kesehatan dan kenyamanan istri nya yang lebih dia utamakan dari apapun itu.
" Eh Mas. ngga papa kok." ujar Gita nyegir.
Gita dan Reza masih betah duduk di ranjang empuk mereka, dengan gadget yang berada di tangan mereka masing- masing, Reza yang sibuk dengan pekerjaan kantor nya , sementara Gita sibuk berbalas pesan dengan ketiga sahabat nya.
" Bima sudah tau." gumam Gita pelan.
" Tau apa sayang?" tanya Reza yang samar- samar mendengar gumaman istri nya.
" Ngga papa Mas, temen aku di sekolah katanya ada yang sudah tau kalau aku sudah menikah."
" Ya ngga masalah sayang, kan kamu sekolah nya tinggal sebentar lagi, hanya tinggal menunggu ujian kelulusan saja, ngga akan terjadi apa- apa." ujar Reza yang sudah menatap ke arah istri nya,memberikan sedikit pengertian yang bisa menenangkan hati Istri kecil nya yang masih labil.
Gita hanya mengangguk kan kepala nya seraya tersenyum, dia tidak berminat lagi untuk melanjutkan membahas masalah yang dia rasa tidak terlalu penting bagi nya.
Hening
Handphone Gita tiba- tiba terdengar berdering.
Hana calling
Gita dengan cepat menggeser tombol hijau di layar handphone nya, dia sedikit menjauh dari suami nya ,karena takut mengganggu konsentrasi suami nya yang sedang bekerja.
" Sayang! Di sini saja, kamu masih lemah, jangan bergerak dulu." titah reza yang melihat pergerakan dari istrinya, lalu kembali fokus dengan laptop serta gadget nya.
Gita memilih patuh tanpa bersuara lagi,duduk manis di atas ranjang.
" Ya halo Han."
" Loe dari mana aja sih! Dari tahun kemaren gue telepon ngga loe angkat - angkat." lengkingan suara Hana membuat Gita sedikit menjauh kan handphone dari telinga nya.
" Bisa ngga sih loe ngomong nya ngga usah ngengas gitu, kuping gue belum budeg."
" Kesel gue sama loe, lagian loe ngapain aja sih dari kemaren di chat baru hari ini balas nya."
" Kepo! Udah cepetan, loe mau ngomong apa? Gue lagi ngga enak badan nih."ucap Gita tanpa basa-basi.
" Serius loe ngga enak badan? Apa lagi hm hm hm.."Hana berpura batuk untuk menyindir Gita.
" Udah anak kecil di larang kepo sama urusan orang yang sudah menikah, gue benaran lagi ngga enak badan Hana cantik."
" Gini ya Git.. Hana mulai menceritakan semua nya kepada Gita, Gita membulat kan mata nya kaget ,dari mana Bima bisa tau semua nya.
" Ini bukan gara- gara mulut lemes loe kan?" tanya Gita menebak.
" Sumpah! Bukan gue Git, gue ngga pernah ngomong apa- apa sama dia."
__ADS_1
" Terus dia bilang apa lagi?"
" Ya itu aja, gue keburu cepat minta pulang, takut salah ngomong gue nya. loe sakit apaan sih."
" Lagi ngga enak badan aja, besok main ke rumah gue ya! 'Kan masih libur. "
Hana mengiyakan permintaan Gita,dan berinisiatif mengajak kedua sahabat gesrek nya untuk ikut serta,setelah mendengar Gita ingin beristirahat Hana lalu mematikan sambungan telepon nya.
Reza yang sejak tadi melihat tingkah absurd Istri kecil nya hanya tersenyum tipis.
Gita masih terdiam sambil memegang ponsel nya yang sudah mati,pikiran nya menerawang jauh,membayangkan bagaimana jika besok Bima meminta penjelasan dari nya langsung,atau bahkan Selo juga sudah mengetahui rahasia terbesar nya.dia masih belum siap untuk membuka semua rahasia kehidupan nya di depan mereka,terlebih lagi kondisi tubuh nya saat ini sedang tidak fit, jawaban apa yang akan dia berikan kepada mereka berdua.
" Sibuk banget ya Mas. " tanya Gita yang sudah menempelkan badan nya di lengan suami nya, berusaha mencari ketenangan dari hangat nya tubuh pria yang berada di samping nya.
" Ngga sayang, kenapa?" tanya Reza yang sudah menatap ke arah wanita terindah nya.
" Ngga papa,cuman nanya aja, dari tadi aku lihatin Mas serius banget, sampai ngga kedip- kedip itu mata."
" Mas lagi membalas email dari Alan sayang, ada investor yang mau mengajak kerja sama, jadi ya harus di lihat dengan teliti kinerja dan asal usul perusahaan mereka. kamu mau makan sesuatu?"
" Ngga Mas, masih kenyang." Gita kembali mengendus aroma tubuh suami nya yang begitu menenang kan jiwa nya, hamil muda seperti ini, dia selalu ingin di manja oleh suami nya.
" Kamu lanjut aja kerja nya Mas." seru Gita yang masih sibuk mengendus aroma tubuh Suami nya, tanpa peduli rasa terbakar yang menyerang di dalam tubuh Suaminya.
"Geli sayang, jangan di godain terus udah tau Mas cepat konek nya kalau kamu cium- cium seperti itu."
" Maka nya jangan mesum, orang aku cuman pengen cium bau badan Mas aja."jawab Gita kesal.
" Bagaimana Mas ngga mesum, orang istri nya gemes begini, Muachhh ... Muachhh..." sebelum melanjut kan pekerjaan nya Reza kembali menambah semangat tubuh nya dari wanita spesial yang berada di samping nya.
Gita yang merasa terancam pun,memilih mengubah posisi duduk nya, kali ini dia memilih menyenderkan kepalanya di bahu suami nya, dengan tangan nya yang sibuk bermain sosial media.
Cekrek..Cekrekk.. Ada banyak foto yang dia abadikan.
Dia memotret dengan usil nya wajah dia yang sedang bersandar serta Reza yang masih fokus dengan laptop nya,lalu menggunggah ke media sosial nya.
" I am yours and you are mine." begitu lah caption yang dia berikan gadis yang masih berusia tujuh belas tahun ini, dengan emoji love.
Baru lima menit Gita meng-upload foto nya sudah di serbu oleh sejumlah netizen yang merasa penasaran,ada hubungan apa antara Gita dan juga Reza Wijaya.bukan tanpa sebab dia melakukan ini semua supaya besok saat pesta pernikahan semua orang tidak terlalu kaget melihat mereka yang tiba- tiba saja menikah.
Gita memilih untuk diam tanpa berminat membalas satu persatu komentar yang masuk, di saat mereka berdua tengah sibuk dengan handphone masing- masing.
Pintu kamar yang terbuka lebar membuat sang Mama dan Mama mertua nya langsung masuk ke kamar mereka tanpa mengetuk pintu lagi.
" Sayang bagaimana keadaan kamu?" tanya Mama Meri yang sudah berdiri di samping Gita.
" Eh Mama, Kapan Mama sampai nya!"seru Gita yang merasa heran melihat kedua calon Oma sudah berada di kamar mereka.
Reza juga tidak kalah kaget melihat kedatangan Mama nya yang tiba- tiba seperti ini, dia bahkan belum sempat membagikan kabar bahagia nya kepada sang Mama, kerjaan yang menumpuk serta sang istri yang tidak bisa dia tinggal kan, membuat dia lupa mengabari kedua orang tua nya.
" Mama baru sampai, tadi Mama bawain kamu brownies sama bubur kacang hijau, di makan ya sayang." ujar Mama Meri dengan lembut.
__ADS_1
Gita mengangguk kan kepala nya,lalu mencium punggung tangan mertua nya, Reza juga ikut menoleh melihat bagaimana perhatian nya sang Mama kepada istri nya.
" Apa kamu masih mual- mual sayang!Apa yang kamu rasakan sekarang ini."
" Ngga Ma, hanya tadi pagi saja, sekarang Gita ngga ngerasain lagi."
" Mama kapan sampai nya Ma." tanya Reza yang melihat keberadaan sang Mama lalu meletakkan laptop nya di bawah, maksud hati ingin mencium tangan sang Mama, tiba - tiba saja Mama Meri malah menjewer telinga nya dan memukul bahu Reza dengan tangan nya.Mama Sonia dan Gita membelalak kanmata mereka melihat Mama Meri yang langsung menarik telinga Reza dan memukul Reza,Gita juga ikut meringis melihat telinga suami nya yang sudah memerah.
" Awww.. Awww.. Sakit Ma." rintih Reza sambil memegang telinga dan menggosok bahu nya secara bergantian.
" Dasar anak nakal!Anak kurang ajar! Kenapa kamu tidak memberitahu Mama kabar baik ini, untung saja Mertua kamu menelpon Mama, maka nya Mama langsung datang kesini, apa kamu tidak menganggap Mama lagi? Hah!"seru Mama Meri yang memarahi putra nya.
" Bukan begitu Ma, Reza belum sempat aja, kita aja baru tau nya tadi pagi, di tambah lagi Gita sejak tadi ngga bisa Reza tinggalin, nih Reza saja masih sibuk memeriksa sejumlah email dari Alan." ujar Reza yang sudah memeluk bahu istri nya.
Dia mengadu selayak anak kecil yang habis kena marah sama orang tua nya.Gita yang sejak tadi kasihan mengulum senyum melihat tingkah jenaka Suami nya.dengan ekspresi wajah yang di buat- buat.
" Sakit sayang, Mama jahat sekali." seru Reza mengadu kepada istri nya,mendusel- dusel wajah nya di bahu gadis itu.
" Kamu itu yang keterlaluan! Bisa- bisa nya kamu melupakan Mama."Ucap Mama Meri mendengus kesal.
" Di rumah saja kamu masih kerja, apa kamu ngga kasihan sama istri kamu yang muntah- muntah terus." tanya nya lagi.
" Maaf Ma, Reza ngga bermaksud seperti itu! Reza tadi cuman mengecek email sebentar, dari tadi juga Reza nemenin Gita terus ,ya kan sayang." seru Reza dengan mengecup mesra pipi istri nya
" Mas.. ada Mama di sini, kamu main nyosor aja." seru Gita yang merasa malu melihat suami nya yang mencium dia di depan kedua orang tua mereka.
" Biarin aja sayang, biar Mama kepanasan , biar Mas ngga di kira ninggalin kamu."Reza mencebik menyindir Mama nya yang sedang duduk di ujung ranjang.
Kedua calon Oma gaul itu hanya mengulum senyum, melihat bagaimana romantis nya rumah tangga anak mereka.
" Kamu bucin amat sama istri mu. dari tadi Mama lihat kamu selalu mencium dia."
" Ya wajar dong Ma, orang istri sendiri, bucin juga ngga apa- apa, awas saja nanti kalau anak Reza udah lahir ngga akan Reza kasih Mama gendong." seru Reza yang membalas menjahili Mama nya.
Muka Mama Meri merah padam mendengar ucapan dari mulut anak nya,darah nya seketika mendidih dan tangan nya sudah gatal untuk menghajar anak nakal nya.
" Benar- benar kurang ajar kamu ya! Kenapa Mama ngga boleh gendong cucu Mama sendiri, Mama coret kamu dari daftar warisan."seru Mama Meri yang hendak kembali menjewer telinga anak nya, namun tangan nya tertahan oleh Reza.
" Mama ngapain sih menjewer telinga Reza terus, sakit Ma! Malu tuh sama Mama Sonia, jatuh harga diri Reza sebagai suami."ucap nya datar.
"Hahahaaahha.... Tau malu juga kamu ya, sudah sayang kamu harus perbanyak stok sabar kalau hidup berdampingan dengan dia ya, telepon Mama kalau sampai dia berulah lagi."
" Ma, jangan menghasut istri Reza."ujar Reza memperingatkan.
Mereka berempat mengobrol dengan seru membahas seputar kehamilan, mengajari Gita yang masih awam dengan segala keanehan yang akan dia temui nanti nya.
Jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di kolom Komentar ..
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya...
__ADS_1
Terimakasih semua nya..
Salam sayang untuk kita semua nya..🥰😍🥰😍