
Di kantin
"Sel tadi gue liat Gita lagi nangis di dalam kelas nya." ujar Aris yang langsung menyeruput minuman Bima yang ada di atas meja.
" Punya gue!"seru Bima yang langsung merebut botol minuman nya.
" Pelit banget sih loe."
" Nangis kenapa Ris? Perasaan tadi pas dia keluar dari kantin Gita baik- baik saja kok,ya kan Bim."
"Hm." Bima menjawab hanya dengan berdehem.
"Iya benaran Sel, mata gue ngga mungkin salah lihat, gue liat sendiri kalau Gita lagi nangis parah, gue juga sempat dengar kalau dia ngomongggg mm" Gue belum siap buat ngasih tau Selo" ya gitu! Gue denger nya kayak gitu."
" Belum siap ngasih tau gue? Kasih tau gue apa?"Selo bertanya - tanya dalam hati nya.
"Rahasia besar apa yang sedang di simpan rapat oleh Gita, apa ini alasan dia selalu menghindari gue, dan omongan Tante gue kemaren berarti benar tentang Gita yang sudah menikah dan memesan gaun pernikahan nya di butik Tante gue."
" Akh..." pekik Selo yang merasa prustasi dengan teka- teki yang ada.
Aris dan Bima sangat kaget melihat Selo yang tengah menjambak kasar rambut nya.
" Apa dugaan gue benar, jika diam- diam Gita memang benar sudah menikah. alasan apa yang ada di balik pernikahan dia, gue ngga mungkin kasih tau Selo, gue belum punya banyak bukti."
Ting tong... Ting tong. bel pertanda masuk pun berbunyi,semua siswa bergegas masuk ke dalam kelas.
" Hufttt... Hari ini kenapa gue merasa sangat lelah ya Han, seperti orang yang habis kerja rodi saja." seru Gita yang masih betah duduk di kursi nya sementara siswa yang lain sudah pada pulang.
" Lelah kenapa?" tanya Hana dengan mengernyitkan dahi nya.
" Ngga tau juga, gue ngerasa hari ini lebih berat dari hari- hari yang biasa nya gue jalani, apa karena beban pikiran gue yang sedang banyak ya!" jawab Gita sambil menelungkup kan kepala nya di atas meja.
" Mungkin!bisa jadi juga, udah yok kita pulang." ajak Hana kepada ketiga sahabat nya.
Sebenar nya kaki Gita masih terasa berat untuk melangkah, pikiran nya benar- benar kacau, dia ingin sekali cepat - cepat sampai di rumah, untuk berjalan saja kaki nya tak berdaya lagi, hingga ia harus berpegangan kepada Kiki dan juga Hana.
Tiba - tiba saja ponsel Gita yang berada di dalam saku nya terdengar berdering nyaring.
my husband calling.
Gita langsung menggeser tombol hijau di layar handphone nya.
" Halo assalamualaikum sayang."
" Wa alaikumsalam Mas."
" Kamu kenapa sayang? kok suara nya kayak lemes gitu?"
"Ngga kenapa- kenapa kok Mas,mungkin kecapean saja."
" Mas kangen banget sama kamu sayang, maaf ya siang ini Mas ngga bisa jemput kamu, Mas lagi ada meeting sama klien."
" Iya Mas, ngga papa, Gita pulang nya naik taksi
saja."
__ADS_1
" Jangan sayang, tadi Mas udah minta tolong sama pak Tohar buat jemput kamu, maafin Mas ya sayang."
" Iya Mas, terimakasih."
" Iya sayang, sampai ketemu di rumah nanti, I love you."
"Iya Mas, I love you too."ucap Gita malu- malu.
setelah sambungan telepon nya berakhir, Gita kembali menyimpan ponsel ke dalam saku nya.
" Loe di jemput sama Mas bojo loe ya Git." tanya Lusi yang selalu penasaran.
" Ngga kok, gue pulang nya sama Pak Tohar,dia lagi sibuk di kantor nya, udah yok keluar, gue pengen cepat- cepat sampai di rumah." seru Gita yang masih berpegangan di tangan teman- teman nya.
" Mas bojo?"
" Semua nya semakin jelas, apa yang gue lihat dan gue dengar semua nya saling berkaitan. tapi bagaimana cara nya gue membuktikan nya, gue ngga mungkin membiarkan Selo terus berharap kepada orang yang jelas- jelas tidak bisa membalas perasaan nya." Bima bergumam dalam hati nya.
Tanpa sengaja, lagi- lagi dia harus mendengar pembicaraan keempat sahabat itu.
" Gue duluan ya guys..Bye." ucap Gita pamit kepada ketiga sahabat nya, lalu masuk ke dalam mobil mewah nya.
Mobil yang di tumpangi Gita perlahan meninggalkan halaman sekolah nya.
" Han!" seru Bima dari jauh saat melihat Hana yang tengah sendirian .
Hana yang merasa di panggil pun menoleh kan kepala nya mencari asal sumber suara.
" Hai Bim, loe belum pulang."
" Baru mau pulang, loe lagi nunggu siapa?"
" Bareng gue aja! Mau ngga?" tawar Bima yang langsung menarik pelan tangan Hana, sedikit memaksa sih, tapi ini trik yang harus dia lakukan supaya tidak di tolak oleh Hana.
" Jangan di tarik kayak gini Bim, malu di liat teman- teman." ucap Hana sambil menundukkan kepala nya,dia takut jika siswa yang lain berpikir yang macam -macam kepada dia dan juga Bima.
" Sorry, tapi kalau ngga gue pegang tangan loe, ntar loe malah kabur lagi."seloroh Bima dengan tersenyum tipis kepada Hana, lalu memakaikan Hana helm di kepala nya.
Perlakuan Bima sungguh manis, Hana menjadi salah tingkah sendiri, bahkan jantung nya sudah berdetak tidak karuan,jika saja Bima bisa mendengar nya pasti Bima akan menertawakan nya.
" Pegangan Han." ujar Bima yang sudah bersiap menjalan kan motor nya.
Hana yang masih malu pun tidak menggubris omongan Bima, alhasil Bima sendiri lah yang harus meletakkan tangan Hana di pinggang nya.
" Kayak gini kan bagus, romantis gimana gitu." ucap Bima sambil terkekeh.
" Itu sih mau nya kamu." ujar Hana sambil memukul pelan punggung Bima.
" Pegangan Han." Bima lagi- lagi mengingat kan Hana yang sudah melepaskan tangan nya dari pinggang Bima.
Bummm...Bummm.. Bima semakin mempercepat laju motor nya, membuat Hana mau tidak mau harus memeluk erat pinggang Bima, menyadari tangan Hana yang sudah melingkar sempurna di pinggang nya, membuat Bima tersenyum nakal.dia tidak perlu bersusah payah meminta lagi,hanya tinggal menambah laju motor nya Hana dengan sendiri nya berpegangan erat di pinggang nya.
Bummm....Bumm, lagi- lagi Bima mempercepat laju motor nya membuat pegangan Hana semakin erat.detak jantung yang tadi saja sulit bagi Hana untuk mengatur nya di tambah lagi dia harus menempel sempurna di punggung Bima membuat jantung Hana serasa mau lepas dari tempat nya.
" Bim, pelan- pelan dong, ntar gue jatuh nih!" ucap Hana dengan sedikit berteriak, kencang nya hembusan angin membuat mereka harus sedikit meninggikan suara nya ketika berada di atas motor.
__ADS_1
" Kalau Loe pegangan yang kuat, gue jamin loe ngga bakal jatuh Han."jawab Bima tersenyum tipis.
" Mau nya loe, cari kesempatan banget sih loe."
ujar Hana yang tau akal bulus Bima, kesal tapi suka, gimana dong?
Di tengah jalan Bima mengajak Hana untuk mampir sebentar di salah satu mall yang sedang mereka lewati.Hana tanpa pikir panjang langsung saja mengiyakan ucapan Bima.
Perlahan motor yang di bawa oleh Bima memasuki area mall.
" Sini gue bantuin." ujar Bima yang menawarkan diri untuk membantu membuka helm Hana,sementara Hana hanya mengangguk kan kepala nya, mau nolak juga percuma, tangan Bima sudah lebih dulu menyentuh helm nya.
" Manis banget sih loe Bim." gumam Hana dalam hati nya, Hana terus saja mencuri pandang kepada Bima yang sedang fokus membuka yang ada di kepala nya.
Deg...Deg...Tidak di sengaja mata kedua nya saling beradu tatapan.
" Jangan liatin gue terus, nanti loe bisa jatuh hati sama gue."ucap Bima yang langsung tertawa melihat pipi Hana yang sudah memerah.
Hahahaha...
" Pede banget sih loe." jawab Hana yang salah tingkah, malu rasanya kepergok oleh Bima.
Mereka berdua berjalan beriringan memasuki mall.tanpa ada yang nama nya bergandengan tangan.
" Han, kok loe jarang sih bales chat gue?"
" Mm gue lagi sibuk belajar Bim, jarang gimana, perasaan semua chat loe gue bales deh."
" iya tapi lama kan."
" Hahahaha... Sorry, gue ngga selalu pegang handphone, jadi ya ngga bisa langsung bales chat dari loe."
" Bukan karena loe lagi sibuk sama cowok lain kan."
Hana yang sedang asyik memakan ice cream nya ,menjadi terbatuk gara- gara omongan Bima yang tidak benar.
" Han, sebenar nya ada rahasia apa yang kalian simpan?" tanya Bima yang sudah tidak sabar lagi menahan semua gejolak di hati nya.
" Rahasia?"
" Maksud loe apaan?"tanya Hana yang semakin tidak mengerti dengan ucapan Bima.
" Iya rahasia! Gita sebenar nya sudah menikah ya kan Han." ucap Bima to the poin.
" Menikah?"
" Apa Bima sudah tau semua nya, tidak mungkin...Tapi kenapa dia langsung bertanya seperti itu!"
" Gue mesti jawab apa? Gue takut jika gue sampai salah ngomong, mampus gue!"
Jangan lupa like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya...
Dan jangan lupa pencet tombol Favorit nya..
__ADS_1
Terimakasih semua nya..
Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰