
" Sayang.. Sebentar ya, Mas harus meeting dulu!" seru Reza yang sudah membawa laptop nya menuju sofa yang ada di kamar mereka.
" Iya Mas."jawab Gita.
Ibu hamil itu memilih selonjoran di atas kasur empuk nya, mengamati suami nya dari jauh,entah apa yang sedang di bahas Reza bersama rekan bisnis nya, Gita sama sekali tidak memahami satu pun apa yang tengah mereka bicarakan.
Dia menyibukkan diri nya dengan berbalas pesan kepada ketiga teman gesrek nya, dan ternyata ketiga teman gesrek nya sedang dalam perjalanan menuju ke rumah dia, sambil menunggu ketiga sahabat nya datang Gita menyibukkan diri nya dengan bermain media sosial nya, merasa jenuh dengan bermain ponsel nya sendiri. Gita bergerak menuju suami nya yang kelihatan sangat tampan itu.
" Mas lagi ngapain?" tanya Gita.
Saat ini dia sudah berdiri di samping suami nya yang sedang melakukan meeting secara virtual,dengan manja nya dia mengalungkan tangan di leher suami nya, tanpa menyadari ada rekan bisnis Reza yang melihat tingkah dia,semua orang yang ikut dalam meeting itu hanya tersenyum tanpa bersuara, melihat bagaimana wanita sang Presdir sedang bergelayut manja, tanpa mengetahui akan status kedua nya, di sana juga ada Alan yang ikut memantau jalan nya meeting,Alan tersenyum senang melihat Bos yang dulu nya seorang cassanova kini menjadi sangat bucin kepada istri nya.
"Nona memang sangat cantik dan juga baik,terimakasih Nona telah membawa perubahan dalam hidup Bos."
" Iya sayang, ada apa? Mas lagi meeting." ujar Reza dengan lembut, menengadah kan kepala nya menatap wajah sang istri dengan tersenyum, ingin rasa nya dia mencegah istri nya supaya agak menjauh ,tapi dia tidak sampai hati, alhasil dia hanya pasrah membiar kan semua rekan bisnis nya melihat bagaimana manja nya dan cantik nya paras yang di miliki oleh sang istri .
Gita yang mendengar kata meeting seketika membulat kan mata nya,lalu mengalih kan pandangan nya ke arah laptop.
" Deg.. Mampus gue! Kenapa gue ngga melihat ke arah laptop sejak tadi, perasaan dari tadi udah selesai deh meeting nya, Mas Reza juga ngga ngoceh- ngoceh lagi, kapan di mulai nya?"
gumam Gita dalam hati nya,dia langsung menyembunyikan wajah nya di punggung maco Suami nya.
Malu itu lah yang ada di benak nya saat ini.
" Mas.. " bisik Gita di telinga suami nya dengan manja.
Berbeda dengan Reza yang menanggapi nya dengan tenang dan santai.
" Maaf semua nya , perkenalkan ini Istri saya." ujar Reza dengan gaya cool nya, tidak ingin orang berpikir buruk tentang dia, Reza langsung menjelaskan duduk perkara nya.
" Istri!" Semua anggota meeting mendadak kaget vertigo.selama ini mereka hanya tau jika Reza masih lajang,belum terikat status dengan perempuan mana pun,beberapa orang yang ada di sana ada juga yang merasa kecewa karena sudah lama mereka berharap supaya Reza menjadi menantu mereka selain untuk urusan bisnis mereka juga merasa Reza adalah orang yang tepat dan cocok untuk menikah dengan putri mereka.
" Kapan anda menikah nya Pak Reza?" tanya salah satu rekan bisnis Reza yang masih tidak percaya dengan ucapan Reza.
__ADS_1
" Sudah dua bulan ini Pak Romi. hanya saja kami belum mengadakan pesta pernikahan nya, mungkin tiga bulan lagi akan datang undangan ke kediaman Pak Romi."
" Wah selamat ya Pak Reza ,istri anda sangat cantik, beruntung nya anda, saya tunggu undangan nya,sekali lagi semoga bahagia selalu." ujar Pak Romi yang ikut merasa senang mendapat kabar bahagia, sementara yang merasa kecewa hanya menyimak saja pembicaraan yang sedang berlangsung.
" Saya juga ingin meminta maaf kepada semua kolega yang ikut meeting pagi ini, saya tidak bisa ikut meeting secara langsung, Istri saya sedang sakit, mengharus kan saya untuk menemani nya, maklum lagi hamil muda." seru Reza yang merasa sungkan yang tiba- tiba saja mengubah jadwal meeting menjadi virtual, selama ini dia selalu tepat waktu dan tidak pernah menunda satu pun acara meeting.
Ucapan selamat sekali lagi mereka terima dari rekan bisnis nya.
" Wah sekali lagi selamat Pak Reza , sebentar lagi anda akan menjadi seorang ayah, anda harus banyak bersabar menghadapi seorang ibu hamil, saya sudah melewati masa penuh emosional itu." seru Pak Romi yang kembali mengucap kan kata selamat kepada Reza.
" Selamat berjuang Pak Reza ,semoga anda berhasil melewati masa ngidam istri anda." seru Nyonya Kristina yang ikut bersuara.
Semua anggota meeting tertawa mendengar ucapan dari Nyonya Kristina, mereka semua sudah begitu paham bagaimana rusuh nya ibu hamil yang sedang rewel.
Sekarang mereka tidak membahas masalah proyek lagi ,mereka lebih tertarik membahas dan mengorek pernikahan Reza dan juga istri nya. Gita yang sejak tadi merasa tidak nyaman ingin beranjak dari tempat nya namun Reza dengan cepat menahan tangan nya agar tetap berada di balik punggung nya,hati Gita juga senang melihat Reza tanpa malu memperkenal kan dia sebagai Nyonya Gita Wijaya di hadapan semua rekan bisnis nya, setelah merasa tidak ada lagi yang akan di bahas, Reza pamit kepada semua rekan bisnis nya dan langsung mengakhiri meeting virtual.
Reza membenar kan posisi duduk nya seraya menengadah kan kepala nya menghadap kepada istri kecil nya yang masih betah bersembunyi di balik punggung nya.
" Mas. maaf ya tadi aku ganggu Mas yang lagi meeting." ujar Gita dengan tatapan bersalah nya.
" Iya sayang, ngga apa- apa ,lagian meeting nya juga sudah selesai kok, Mas malah merasa senang di ganggu sama Istri Mas ini, dari pada di ganggu sama istri orang lain!" ujar Reza dengan nyegir.
" Ih apaan sih Mas, pagi- pagi udah ngerayu aja." Gita langsung mengecup mesra kedua pipi suami nya.
"Merayu istri sendiri kan pahala sayang! Istri nya menjadi bahagia.. ya 'kan."ujar Reza yang memeluk mesra sang istri yang berada di pangkuan nya,hidung dia dan juga Gita beradu saling menatap dengan perasaan cinta ,tangan Reza mengelus lembut pipi istri nya yang sudah mulai terlihat berisi, kedua nya saling menatap dengan kadar cinta yang begitu tinggi, sadar jika mereka masih duduk di sofa. Reza langsung menggendong Gita menuju ranjang, Gita yang mengerti maksud dari suami nya pun hanya pasrah, Reza langsung menyatukan kedua bibir mereka, melakukan nya dengan lembut penuh perasaan, kedua nya begitu sangat menikmati penyatuan indah mereka, tanpa sadar jika jadwal meeting sebentar lagi akan di mulai, berkali - kali ponsel Reza berdering, namun dia masih tetap mengacuhkan nya bahkan dia memilih mematikan ponsel nya,tidak ingin di ganggu oleh siapapun,
Seperti biasa Gita lebih agresif menikmati setiap sentuhan hangat dari sang suami, kegiatan enak- enak ini berlangsung hanya sebentar, mengingat kondisi sang istri yang sedang hamil muda dan Reza juga sudah di tunggu oleh berbagai kesibukan.
" Terimakasih sayang." seru Reza dengan meninggalkan kecupan hangat di kening istri nya.
Mereka berdua akhir nya mandi untuk yang kedua kali nya, hari masih jam sebelas siang kedua pasangan halal ini sudah dua kali melakukan ritual mandi, mereka memilih mandi bersama untuk menghemat waktu, tangan Reza dengan setia membantu istrinya membersihkan tubuh nya, memakai kan sabun dan shampo secara bergantian, Gita cukup menikmati setiap perlakuan suami nya yang sangat romantis itu,hati nya selalu meleleh mendapatkan perlakuan penuh cinta dari kekasih halal nya.
Setelah berpakaian rapi, pintu kamar mereka di ketuk dari luar.Gita bergegas membuka pintu dengan rambut nya yang masih basah,sementara Reza kembali duduk di depan laptop nya melanjutkan meeting sesi kedua,dimana Alan sudah terlebih dahulu memimpin meeting itu, sungguh Asisten pribadi yang sangat bisa di andalkan, tanpa aba- aba dari Reza ,dia berinisiatif sendiri menggantikan posisi bos nya.
__ADS_1
Reza mengacungkan jari jempol nya kepada Alan.
" Awas saja kalau Bos tidak menambah bonus saya bulan ini." gumam Alan dalam hati nya.
" Saya pastikan bonus kamu dua kali lipat bulan ini." ujar Reza dalam hati nya, dengan mata nya yang masih fokus menyimak jalan nya meeting. sementara pikiran nya sibuk dengan Alan, mereka seperti mempunyai ikatan batin yang begitu dekat, berbicara dari hati ke hati, sungguh partner kerja yang sangat serasi.
Ceklek..
Pintu kamar terbuka, ada Mbok Darmi yang berdiri di depan pintu.
" Permisi Non, di luar ada tamu untuk Non Gita." ucap Mbok Darmi dengan kain lap yang berada di tangan nya.
" Siapa Mbok."tanya Gita yang masih belum sadar jika dia sudah ada janji dengan ketiga teman gesrek nya, akibat permainan panas nya semua isi pikiran nya hilang entah kemana.
" Teman - teman nya Non Gita yang biasa kesini itu Non." jawab Mbok Darmi lagi.
Mbok Darmi sudah cukup kenal dan hapal dengan wajah teman - teman Gita, mengingat mereka sudah sering bermain dan menginap di rumah ini.
" Ya sudah, tolong Mbok bikinin minum sama cemilan ya Mbok, jangan lupa manisan mangga Gita juga di antar ke ruang tamu, sebentar lagi Gita turun."
" Baik Non, Mbok pamit turun kebawah dulu."
Setelah kepergian Mbok Darmi Gita kembali masuk kedalam kamar nya ,memoles sedikit wajah pucat nya yang terlihat berseri karena mendapat jatah pagi ini, sedikit bedak dan juga lip balm dia olesi di wajah dan bibir nya,agar terlihat lebih segar, dengan rambut yang di gerai begitu saja,setelah merasa rapi Gita bergegas pamit kepada Suami nya yang masih sibuk dengan laptop nya.
Jangan Lupa Like. Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys...
Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar..
Dan jangan Lupa Pencet Tombol Favorit nya..
Terimakasih semua nya..
Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰😍🥰
__ADS_1