Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 31


__ADS_3

" Gita! Buruan! Betah banget loe duduk di kursi itu."ucap Lusi yang melihat Gita masih saja duduk di kursi nya.


" Gue lagi malas ke kantin, kalian aja sana! Gue masih kenyang."


" Tumben! lagi bokek loe ya! Hahahaha."


" Bokek nenek moyang loe, udah sana! Ganggu aja, gue mau tiduran aja di kelas,kepala gue juga lagi pusing."


Hana ,Kiki dan Lusi yang sudah 2 hari ini melihat tingkah aneh Gita menjadi bingung,tidak biasa nya Gita bersikap di luar kebiasaan nya.


" Kalau Loe lagi sakit, ayok kita anterin loe ke UKS dulu, ntar kalau kita tinggalin malah pingsan lagi." ucap Hana menawarkan bantuan.


" Hustt, dah jalan sana gue ngga perlu ke UKS, di sini aja." jawab Gita dengan mengayunkan tangan nya mengusir ketiga sahabat gesrek nya.


" Beneran, loe ngga mau ikut?"


" Benerannnn haanaa sayanggg!" jawab Gita dengan wajah kesal nya.


" Galak banget sih, lagi pms ya Buk." ucap Lusi sambil berjalan keluar, dan di ikuti oleh Hana dan juga Kiki,sementara Gita memilih menidurkan kembali kepala nya di atas meja, Sejak tadi kepala Gita terasa pusing,entah karena terlalu banyak beban pikiran atau karena kurang istirahat.


Hampir setengah hari mereka habis kan waktu untuk belajar di sekolah,bel pertanda jam pelajaran telah usai pun berbunyi, semua murid bersorak gembira.


Gita dan ketiga teman nya,sedang menuju ke parkiran sekolah, hanya butuh waktu 15 menit mereka sudah sampai di cafe rembulan dengan suasana anak mudi, mereka lebih memilih ruang privat,karena saat ini ada sesuatu yang ingin dicerita kan Gita.


" Gila nasi goreng nya enak banget." ujar Lusi sambil kembali menyendok kan nasi itu ke mulut nya.


" Benar, rasa nya ngga pernah berubah, selalu lezatosss." sambung Kiki lagi.


" Gita, Buruan katanya mau cerita!" seru Hana setelah mereka menghabiskan makanan yang ada di meja.


" Mmm hufftt( sebelum bercerita Gita menarik nafas nya dalam, menghilang kan rasa tegang yang ada) Gue sebenar nya.. Gue..."


" Gue apaan sih Git, dari tadi gue..gue Mulu deh." sahut Lusi yang kesal mendengar Gita berbicara ngga jelas.


" Sebenar nya gue 5 hari lagi akan menikah." ucap Gita dengan satu tarikan nafas nya.


" Hah menikah?" teriak ketiga teman gesrek nya berbarengan.


Mata mereka bertiga membulat sempurna mendengar kata menikah yang keluar dari mulut Gita.

__ADS_1


" Iya menikah."jawab Gita singkat.


" Serius loe bakal nikah Git!"


" Iyaa benar Han.gue serius."jawab Gita dengan bersungguh- sungguh.


" Kenapa loe mau nikah? Kita kan masih sekolah, loe hamil di luar nikah? Sama siapa?" tanya Lusi dengan rasa tidak sabar nya.


" Gita loe jangan bercanda deh, sumpah ini tuh ngga lucu tau, gue tau loe ngeprank kita- kita kan." sambung Kiki lagi.


Ketiga sahabat Gita, masih tidak percaya dengan omongan Gita, pasal nya ini semua tidak mungkin terjadi menurut logika mereka,orang tua Gita yang kaya raya,tidak mungkin membiarkan Gita menikah di usia yang masih muda.


" Gue serius, gue ngga lagi ngeprank kalian, ngapain juga coba! Ngga ada untung nya juga bagi gue, jadi sebenar nya kejadian tempo hari tentang gue yang ngga pulang itu benar, gue di culik oleh teman Abang Rega ,kemudian gue di bawa kerumah nya, di rumah itu...Dia telah merenggut paksa mahkota gue, bokap nyokap gue minta dia untuk bertanggung jawab. Akhirnya kemarin malam dia dan keluarga nya datang kerumah untuk membahas pernikahan kami. gue sebenar nya belum siap, tapi ini lah jalan terbaik nya, gue udah kotor, gue ngga suci lagi." ucap Gita dengan berderai air mata.


Dia menceritakan semua nya, bagaimana asal mula malapetaka itu terjadi,tidak ada lagi yang di tutupi oleh Gita kepada ketiga sahabat nya,karena dia yakin ketiga sahabat nya adalah orang yang tepat untuk mencurah kan segala isi hati nya.


Hana ,Lusi dan Kiki yang mendengar cerita pilu dari Gita pun ikut menangis sesenggukan.


" Kenapa loe harus bohong sama kita semua!Kenapa Git?" ujar Hana dengan tetesan air mata yang terus saja mengalir, hati nya ikut sakit mendengar cerita tragis sang sahabat.


" Maafin gue, gue kemaren belum siap buat cerita ke kalian, gue ngga sanggup jika kalian sampai tau kalau gue bukan wanita baik- baik lagi."ucap Gita dengan tangis yang semakin pecah.


" Loe wanita baik- baik, ini semua musibah, bukan salah loe Git." ujar Hana.


Tangis keempat sahabat itu semakin pecah tak terkendali, untung saja ruang privat itu kedap suara, jadi orang lain tidak bisa mendengar tangis histeris mereka.


" Maafin gue juga Git, kemaren gue udah ninggalin kalian begitu saja." sahut Lusi si ratu drama.


" Ini semua bukan salah kalian, ini sudah jalan hidup gue, pliss ini hanya rahasia kita,jangan sampai teman-teman di sekolah tau, gue pengen besok di hari pernikahan gue kalian bertiga bisa nemenin gue."


Dengan cepat Hana,Lusi dan Kiki mengangguk kan kepala mereka,mengiyakan permintaan dari sahabat karib mereka.


" Apasih yang ngga buat loe Gita sayang, selama nya loe bakal tetap jadi sahabat kita." Hana menjawab dengan tersenyum kecil. meski di pipi nya masih mengalir tetesan air mata.


" Loe sahabat terbaik kita, kita ngga akan pernah ninggalin loe,hanya karena kecelakaan ini." ucap Kiki yang langsung berhambur memeluk Gita.


" 5 hari lagi gue bakal menikah, doa' in gue supaya gue bisa menjalani pernikahan yang terpaksa ini."


Setelah dia menceritakan semua nya kepada sahabat nya,Gita merasa lebih tenang dari hari kemarin,satu persatu beban yang dia pikul sudah berkurang.

__ADS_1


" Gita plisss, jangan nangis lagi." ucap Lusi yang kembali ikut meneteskan air mata nya juga.


" Loe pasti bisa! gue yakin, meski awal nya terpaksa suatu hari nanti loe pasti bahagia.. Pasti Git." ujar Hana tersenyum.


Tidak terasa 3 jam sudah mereka menghabis kan waktu di cafe itu,hingga deringan ponsel Gita berbunyi nyaring.


" Abang Rega calling"


Gita segera menggeser tombol hijau di layar ponsel nya.


" Iya Assalamualaikum Bang." ucap Gita.


" Wa alaikum salam, kamu lagi di mana dek! Udah selesai belum acara nya?"


" Masih di cafe Bang, Abang jemput Gita di sini ya,di cafe rembulan, jalan kenangan."


" Oke 10 menit lagi Abang sampai, kamu tunggu aja di sana."


" Iya Abang ku sayang."


Ketiga teman Gita hanya mendengar obrolan yang terjadi antara Gita dan Abang nya.


" Loe jadi pergi sama Abang loe ya Git?" tanya Lusi yang penasaran.


"Iya, kemarin Abang Rega udah janji sore ini mau ngajak gue jalan." ucap Gita yang sibuk membereskan semua barang- barang nya yang tergeletak di atas meja.


" Pliiisss, jadiin gue kakak ipar loe dong Gita!" ucap Lusi yang memulai drama nya.


" Ogah gue punya kakak ipar modelan loe."


" Tega banget sih loe, Abang Rega itu calon bapak nya anak- anak gue." ucap Lusi tanpa


dosa.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya guys..


Dan jangan lupa pencet tombol Favorit nya...

__ADS_1


Terimakasih semua nya..


Salam sayang untuk kita semua nya..🥰🤗🥰😍🥰😍


__ADS_2