
Akhir nya saat yang mendebarkan telah tiba. Gita tengah bersiap - siap untuk make up. MUA yang di sewakan oleh Mama Sonia adalah make up artis terkenal dan terhits, di dalam kamar itu ada juga Hana, Lusi dan Kiki yang setia menemani Gita, kebetulan hari ini adalah hari Sabtu jadi sekolah sedang libur.
Sesuai janji mereka kemaren,ketiga sahabat gesrek itu sudah setia mendampingi Gita sejak sang surya mulai menampakkan diri nya.
" Mari Nona saya akan merias Nona di hari bahagia ini." ujar sang MUA.
Wajah Gita perlahan mulai di olesi bedak oleh sang MUA yang sangat handal.wajah Gita yang sudah sangat cantik meski tanpa polesan make up,membuat sang MUA tidak kesulitan dan mengatur apapun yang akan di pakai di wajah cantik Nona muda Husein.
" Calon suami Nona pasti tidak akan berpaling setelah melihat penampilan Nona yang sangat memukau ini,siapa pun yang melihat nya pasti akan berdecak kagum." ucap sang MUA sambil tersenyum puas melihat maha karya indah di depan mata nya.
"
" Nona muda Husein benar- benar cantik, bulu mata nya lentik, kulit nya yang putih mulus, beruntung nya yang menjadi calon suami nona Gita." gumam sang make up dalam hati nya.
Ketiga teman gesrek nya duduk di belakang kursi Gita, mereka juga tengah sibuk berdandan ala mereka sendiri, tidak jarang sesekali mereka juga bertanya kepada sang MUA.
" Gila , luar biasa banget nyokap nya Gita, MUA yang di pilih punya nya artis top." bisik Lusi kepada Hana.
sejak tadi Lusi sudah heboh sendiri menjepret dan memasukkan semua kegiatan nya bersama MUA terhits itu di semua sosial media nya.benar- benar memanfaatkan keadaan demi menambah follower nih si Lusi,alhasil benar saja , dalam beberapa detik dia sudah di serang oleh berbagai netizen yang ingin tau apa saja yang dia lakukan bersama idola mereka,karena tidak ingin terlalu jauh memberi informasi takut jika sampai ketahuan, Lusi memilih mengabaikan saja semua pertanyaan yang masuk di sosial media nya.
" Iya kan, padahal ini hanya acara ijab qobul saja, yang datang juga cuman beberapa orang. tapi mewah nya luar biasa." sambung Kiki dengan geleng- geleng kepala.
" Kira- kira bagaimana cerita nya dengan pesta resepsi nya besok? uhkkk gue ngga bayangin lagi se glamour apa acara nya." ujar Lusi lagi yang masih berbisik- bisik.
" Hsttt.... Sultan mah bebassss. senggol dong." sahut Kiki lagi yang langsung di sambut gelak tawa dari kedua sahabat nya.
" Hahahaha."
" Kalian pada ketawain apaan sih, seru banget kayak nya." ucap Gita sambil memejamkan mata nya yang sedang di rias.
" Ini loh Git, si Hana sama Kiki ada- ada saja, katanya nyokap loe sultan habis, MUA yang di pakai ngga kaleng- kaleng, terhits dan paling kece di media sosial."
Sang MUA yang mendengar kan obrolan mereka hanya tersenyum,karena kata- kata itu sudah menjadi makanan nya sehari-hari.
" Gita loe cantik banget! Bidadari tak bersayap nyata di depan mata gue." ucap Lusi yang mulai main drama.
" Ish bocah satu ini, biasa aja ngomong nya, Ampe muncrat tuh air liur loe ke muka gue, jorok!" ujar Kiki yang kesal sambil menoyor kepala Lusi yang cengengesan.
" Maaf, gue terlalu bersemangat, sangking takjub nya."
" Loe benar- benar ngga ada tandingan nya Gita sayang, gue juga pengen dandan cantik kayak gini." ucap Hana sambil memeluk tubuh Gita yang sudah memakai kebaya untuk akad.
Keempat sahabat sejoli itu sibuk mengabadikan moment paling berharga dalam hidup mereka, dengan Kiki yang bertugas sebagai pemetik kamera nya. Cekrekk..Cekrek...Cekrek..Mereka juga dengan bergantian saling menjadi pemetik kamera,bergantian berfoto dengan pengantin wanita nya.
__ADS_1
" Mbak! Sini kita foto bareng pengantin nya!" sahut Hana mengajak sang MUA untuk ikut berfoto bersama.
Berbagai gaya telah mereka abadikan, jangan di tanya lagi bagaimana heboh nya mereka bertiga.
" Awas ya loe! Jangan sampai loe membocorkan foto itu,gue habisin loe." ancam Gita kepada Lusi yang tengah mengecek hasil foto nya.
" Tenang gue bukan ember yang bakalan bocor. santuy, 2 bulan lagi baru gue upload nyonya Gita!"
" Hahahaha makin sadis aja sih loe Git." ucap Hana.
Mobil mewah Keluarga Wijaya sudah sampai di halaman rumah Gita, Reza turun dari mobil nya di iringi Pak Anton ,Ibu Meri dan juga Alan sang Asisten Pribadinya, tidak banyak tamu yang di undang, hanya kerabat dekat saja.
perlahan mereka memasuki rumah keluarga Husein, yang mana di dalam nya sudah di sulap sebagai tempat ijab qobul, Pak Herman dan Ibu Sonia menyambut kedatangan calon menantu dan calon besan mereka.
" Sonia akhir nya apa yang sering aku ucap kan terkabul kan juga." ujar Ibu meri dengan wajah gembira nya.
" Ucapan kamu sungguh mantra terampuh Mer." ucap Mama Sonia.
Hahahaha....
Di dalam sana sudah ada sejumlah kerabat yang telah sampai, ada Rega yang sedang berbincang dengan Bapak penghulu.
" Kamu cantik sekali sayang, Mama sampai pangling melihat kamu." ujar Mama Sonia dengan rasa bahagia dan haru.
" Benar- benar menantu idaman ini, cantik nya kebangetan." sambung Ibu Meri yang terus menatap wajah ayu calon menantu nya.
" Terimakasih Tante." jawab Gita dengan ramah.
Semua mata yang ada di sana memandang dengan rasa kagum, cantik itu lah kata yang keluar dari mulut para tamu undangan.
Gita terus berjalan menuju meja ijab qobul, berjalan pelan dengan di dampingi oleh ketiga sahabat nya, di meja sana sudah menunggu Reza dengan setelan jas nya yang semakin menambah aura ketampanan nya.
Reza yang melihat kedatangan Gita semakin menatap takjub pemandangan yang ada di depan mata nya.
" Benar- benar cantik calon istri gue." gumam Reza dalam hati nya.
Reza tersenyum tipis kepada Gita yang sudah duduk di samping nya.sementara Gita mendadak tegang menghadapi acara sakral ini.
Pandangan mata Reza terus saja tertuju kepada Gita, meski dia sudah di panggil oleh Bapak penghulu.
" Saudara Reza apakah anda sudah siap?"
Lagi dan lagi Bapak penghulu harus mengulang pertanyaan yang sama karena Reza masih saja diam dan tidak menjawab sepatah kata pun,dunia nya masih tersihir oleh wanita yang berada di samping nya saat ini.hingga Pak Anton harus turun tangan menyenggol tangan Reza, baru lah dia tersadar dan langsung menoleh kepada sang Papa.
__ADS_1
" Fokus Reza, jangan lihatin Gita terus." bisik Pak Anton kepada Reza.
Bapak penghulu kembali mengulang pertanyaan yang sama.
" Saudara Reza apakah anda sudah siap?"
" Siap pak." jawab Reza dengan lantang dan tegas.
" Saya terima nikah dan kawin nya Sagita Anastasya Husein dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang 250 juta di bayar tuunaiii.."
Hanya satu tarikan nafas saja Reza begitu lancar dan tepat mengucapkan ijab qobul itu,
" Bagaimana para saksi?"
" Sah"
" Sah"
" Sah"
Suara riuh semua undangan saling bersahutan mengucapkan kata sah.
Sekarang Gita dan Reza sudah sah menurut agama dan juga negara.
Meski pesta pernikahan harus mereka tunda dulu setelah kelulusan Gita.
" Silahkan calon mempelai untuk memasangkan cincin nya."
Reza lalu mengambil tangan Gita, getaran aneh itu semakin terasa, jantung nya berdebar hebat, dia terus menatap wajah Gita meski orang yang di tatap lebih banyak menunduk, setelah Reza selesai sekarang giliran Gita memasangkan cincin di tangan Reza, Gita terlihat gemetaran,butuh waktu bagi Gita untuk menetral kan rasanya,meski akhir nya cincin itu terpasang sempurna di jari suami nya.
Reza lalu mencium kening Gita, hembusan nafas Reza terasa jelas oleh Gita, setelah Reza selesai Gita lalu mencium punggung tangan Reza, sebagai tanda bakti nya.
" Andai saja mahkota gue ngga di renggut paksa, saat ini pasti gue masih bisa menikmati hidup gue, sekarang gue sudah sah menjadi istri orang, suka ngga suka gue harus menerima nya, gue ngga mau tuhan semakin murka kepada gue." Gita bergumam dalam hati nya.
Jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar ya...
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya...
Terimakasih semua nya..
Salam sayang untuk kita semua nya..🥰😍🥰😍🥰🥰🥰🥰
__ADS_1