
Setelah pamit kepada kedua orang tua nya, Reza dan Gita bergegas menuju ke mobil yang terparkir rapi di garasi depan. mereka keluar hanya berdua saja, jika bersama istri nya Reza lebih suka menyetir mobil nya sendiri, jalan berdua terasa lebih romantis dari pada harus memakai sopir. jalanan macet kota j mulai mereka temui, kebetulan mereka keluar nya saat jam- jam pulang kerja, mobil mereka perlahan melewati kemacetan yang cukup melelah kan itu.
" Sayang..kamu mau kemana?" Reza menoleh kan wajah nya menatap sang istri yang sedang menikmati pemandangan dari kaca mobil nya.
" Terserah Mas aja, yang penting jalan." ujar Gita dengan senyum yang mulai menghiasi wajah cantik nya.
" Lah kok bisa gitu, kamu mau nya kemana,kalau terserah mas nanti Mas bawa ke kantor mau ngga?"
" Boleh asalkan berduaan sama suami ganteng aku ini,ngga masalah." jawab Gita dengan selalu tersenyum.
Di luar perkiraan Reza niat hati ingin mengerjai sang Istri ,eh malah di sambut dengan senyum sumringah nya, suasana hati Ibu hamil memang sulit untuk di tebak.
Karena belum ada tujuan , alhasil sepasang kekasih halal ini hanya berputar mengelilingi sudut- sudut kota j.saat mobil mereka tiba di salah satu taman kota, mata Gita menangkap salah satu gerobak jajanan yang membuat dia menelan air ludah nya.
" Enak." gumam nya dalam hati.
" Mas berhenti di parkiran depan aja Mas."pinta Gita kepada suami nya.
Tanpa banyak pertanyaan lagi Reza langsung mencari tempat parkiran kosong,memarkirkan mobil mewah keluaran terbaru nya.
setelah mematikan mesin mobil nya,dia bergegas turun. tidak lupa membuka pintu mobil untuk Istri kesayangan nya,menuntun keluar dari mobil.sebelum turun Gita terlebih dahulu memakai masker yang sudah dia bawa dari rumah, bukan karena virus corona tapi untuk mengantisipasi hidung sensitif nya saja.
" Sayang tungguin!" seru Reza yang sudah melihat sang istri berada jauh di depan nya,dengan langkah lebar dia pun menyusul sang istri.
" Jalan nya pelan -pelan sayang! Ingat kamu lagi hamil." Reza kembali mengingat kan istri kecil nya, jalan bergandengan tangan, menahan langkah kaki istri nya supaya mengikuti langkah kaki nya.
" Mas,ayok buruan jalan nya,lama banget sih Pak."Ibu hamil ngedumel kesal.
Dia memprotes jalan suami nya yang dirasa seperti jalan siput .mau duluan pun tangan nya sudah di kunci erat di genggaman suami nya.
" Ngga sayang, jalan nya kayak gini aja, memang nya kamu buru- buru mau kemana sih?"
" Mau beli itu!" ujar Gita dengan sangat manja, arah telunjuk nya tertuju pada salah satu gerobak yang sedang banyak antrian nya.
Reza mulai menuntun sang istri menuju gerobak yang di tunjuk,disana tertulis grontol jagung enak dan gurih. mereka ikut mengantri di barisan antrian,Reza dengan begitu setia mendampingi Istri nya.
" Sayang kamu tunggu di kursi itu aja.biar Mas aja yang ngantri,nanti kaki kamu bisa pegel." ujar Reza dengan penuh perhatian.
Dia tidak tega melihat istri nya berdiri cukup lama Reza langsung menarik kursi kosong yang ada di samping gerobak.
" Duduk lah!"seru Reza dengan mengelap keringat yang berjatuhan di kening istri nya.
Semua gadis- gadis yang berada di sana menatap kagum kepada sosok Reza.
bukan hanya memiliki wajah yang tampan,tetapi dia juga tipe suami yang sangat perhatian.
" Terimakasih sayang." ucap Gita sambil tersenyum,jarang- jarang kan Ibu hamil ini memanggil suami nya dengan kata sayang apalagi dengan volume suara yang tinggi, bukan apa- apa,karena Gita sadar di taman ini banyak pasang mata yang menyorot suami ganteng nya, ini adalah salah satu cara untuk menghempas para pelakor dan menegaskan kepemilikan atas suami ganteng nya .
__ADS_1
Reza terus mengantri jajanan pasar itu,hingga sampai lah pada pada giliran nya,belum pernah dia ikut mengantri seperti ini,hanya demi istri tercinta nya lah dia rela berdiri sampai setengah jam lama nya, keringat mulai membasahi punggung nya, semua demi kau dan si buah hati.
Tatapan mata kagum tertuju kepada sang pengusaha sukses itu, bukan hal mustahil lagi jika pengunjung taman itu begitu mengenali dia, siapa yang tidak kenal dengan Reza Kusuma Wijaya pengusaha sukses di kota j, dengan ketampanan yang mampu memikat hati para wanita.
" Ini sayang!" seru Reza dengan sedikit berjongkok memberi sekotak grontol jagung kepada istri nya.
hanya dengan mencium bau nya saja sudah mampu membuat Gita menelan kembali air ludah nya.
" Terimakasih sayang."ucap Gita senang.
Ibu hamil itu mulai memasukkan grontol jagung ke dalam mulut nya,suapan pertama saja sudah mampu membuat dia lupa segala nya.
" Enak?" tanya Reza yang melihat Gita begitu lahap memakan grontol jagung nya.
Gita hanya mengangguk kan kepala nya, menikmati setiap rasa dari kunyahan nya.
berbadan dua membuat Gita sangat suka sekali Nyang yang nama nya ngemil.
" Cobain deh Mas,enak banget." Gita mulai menyuapi grontol jagung nya ke dalam mulut suami nya.
Mereka berdua menikmati sekotak grontol jagung,dengan saling suap-menyuap,hal sederhana seperti ini mampu membuat mood ibu hamil kembali ceria,tidak perlu bermewah- mewah ,atau pun makan di restoran mahal,yang penting kebersamaan nya,ini adalah pacaran ala ibu hamil ya.
" Mas mau itu juga!" seru Gita dengan nada manja nya, tangan nya kembali menunjuk ke arah gerobak yang berjejer di pinggir taman itu.
" Minum dulu sayang."
" Iya Mas."
setelah membasahi dahaga nya, Gita langsung menarik tangan suami nya menuju gerobak yang kedua.
" Kamu di sini saja nunggu nya sayang,biar Mas aja yang pergi ke sana."
" Aku pengin ikut Mas, nunggu nya di dekat gerobak itu aja, lagian aku masih pengen cari jajanan lain." ujar Gita yang sudah semakin erat memeluk lengan suami nya.mendusel manja hidung nya di lengan kekar suami nya.
Tidak ingin memperpanjang perdebatan lagi,Reza akhir nya mengiyakan saja kemauan istri nya, selagi tidak berbahaya dan menyakiti sang istri Reza tidak akan membatasi nya,
gerobak kedua yang mampu membuat ibu hamil tergoda adalah kue putu.tanpa menunggu antrian yang lama mereka akhir nya mendapat kan sekotak kue putu.lalu lanjut ke gerobak yang ketiga yang bertuliskan sosis solo.
Kedua tangan Reza menenteng jajanan dan juga minuman request dari ibu hamil.mereka memutuskan untuk kembali ke mobil karena hari sudah mulai gelap dan seperti nya sebentar lagi akan turun hujan deras,di dalam mobil saja Gita tidak berhenti mengunyah.
" Sayang makan kue nya nanti lagi ya,kamu belum makan nasi 'kan?" ujar Reza yang penuh perhatian.
" Tanggung Mas,dikit lagi! Mas mau?" tawar Gita kepada suami nya yang berada di belakang kemudi.
Karena ikut tergiur melihat istri nya yang makan dengan begitu lahap. Reza langsung membuka mulut nya menerima suapan dari tangan mungil Istri nya.
" Kalian sudah pulang, sini langsung makan malam saja." seru Mama Sonia yang melihat kedatangan sang Putri beserta Menantu nya.
__ADS_1
Reza yang sebenar nya sudah sangat kenyang dengan memakan jajanan yang mereka beli tadi, untuk sekedar menghargai Mertua nya dia pun terpaksa ikut bergabung di meja makan. berbeda dengan istrinya yang tampak begitu semangat memasukkan beberapa sendok nasi ke piring nya.
" Sayang! Punya Mas sedikit saja ya, myas masih kenyang." ujar Reza pelan di telinga istrinya.
Gita hanya mengangguk kan kepala nya,namun karena ingin makan sepiring berdua dia malah memasukkan begitu banyak nasi di piring suami nya,sehingga membuat Reza membelalak mata dengan sempurna.
" Sayang,"tegur Reza yang melihat istri nya yang begitu mengabaikan permintaan nya.
" Suapin aku Mas." ujar Gita dengan raut wajah berbinar.
Reza yang mulai mengerti maksud dari istri nya langsung mengangguk paham, menyuapi istri nya makan sudah menjadi kegiatan rutin bagi Reza saat ini,hanya dari tangan nya lah,nasi itu bisa masuk mulus tanpa hambatan ke perut Istri nya,dengan sangat telaten dia mulai menyuapi sang istri dengan nasi dan juga lauk pauk nya.
" Makan sendiri kan bisa Dek ,ini malah minta di suapin terus,manja banget sih." protes Rega yang mulai jenuh melihat tingkah manja sang adik.
" Mas!" seru Gita dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Seperti biasa jika di rumah Rega tidak pernah lagi memakai parfum mahal nya yang menurut ibu hamil itu sangat bau, dia sudah mulai terbiasa dengan perintah itu,dan akan memakai kembali parfum mahal nya hanya ketika berada di kantor.
" Rega!" seru Mama Sonia memperingati anak sulung nya, jangan sampai terjadi Kembali pertumpahan air mata di meja makan ini.
Sementara reza berusaha menenang kan istrinya,mengembalikan mood ceria nya,dengan membisikkan berbagai kata romantis.
" Ngga papa sayang,kamu jangan dengerin dia, ayok makan lagi."ucap Reza sambil tersenyum hangat.
Reza Kembali menyuapi istri nya, hingga tidak terasa piring mereka sudah bersih tidak bersisa,dia hanya makan beberapa suap saja, selebih nya di makan oleh ibu hamil yang berada di samping nya.
" Ini apaan?" tanya Rega yang melihat dua kotak yang berbungkus rapi berada di samping Gita.
" Jangan sentuh,itu punya aku."ujar Gita dengan wajah jutek nya.
" Nanya doang,pelit amat sih Dek."balas Rega yang tidak kalah jutek nya.
Gita tidak tertarik sedikit pun untuk meladeni celotehan pria jomblo akut itu, setelah meminum vitamin ibu hamil, Gita lalu membagikan kue yang dia bawa tadi kepada kedua orang tua nya yang masih duduk di meja makan.
" Ini kamu beli di mana sayang?"tanya Mama Sonia yang mulai mengunyah sosis solo pemberian Gita.
" Enak banget sayang."seru Mama Sonia yang sudah menghabiskan dua buah sosis solo.
" Beli di jalan Cempaka sana Ma." jawab Gita sambil tersenyum senang karena melihat Mama Sonia yang sangat menyukai makanan yang dia bawa,begitu juga dengan Papa Herman, kedua orang tua Gita berlomba-lomba menghabis satu kotak yang berisi penuh tanpa berbagi dengan Rega.
Karena hari semakin larut, Gita dan Reza memutuskan untuk naik ke kamar mereka mengistirahatkan tubuh mereka yang sudah lelah beraktivitas seharian ini.
Jangan lupa Like.Vote dan Beri Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar...
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya..
__ADS_1
Terimakasih semua nya...
Salam sayang untuk kita semua nya...😍🥰😍🥰😍