Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 11


__ADS_3

Rega bergeming menatap Reza dengan pandangan dingin dan begitu tajam.


" Rega sudah nak, Tenang kan diri kamu! Sebenar nya apa yang sudah terjadi dan apa yang sudah Reza lakukan terhadap Gita?"tanya pak herman dengan muka serius nya.


Saat ini Rega memang telah mengetahui semuanya, orang yang menelpon Rega tadi adalah anak buah Rega yang di tugaskan oleh Rega untuk menyelidiki kemana hilang nya Gita dan betapa terkejut nya Rega menerima semua informasi dari anak buah nya bahwa Reza lah yang berada di balik kejadian ini semua.


Pak Anton yang berdiri di samping Rega sejak tadi akhir nya membuka suara nya.


" Reza..Kamu selesaikan semua ini!"seru pak Anton tegas.


" Sekarang..." Bentak pak Anton dengan suara keras nya.


Pak Anton yang melihat Reza yang tidak kunjung membuka suara nya juga akhir nya mendekat kepada Reza lalu melayangkan kedua tangan nya ke wajah Reza yang sudah babak belur itu.


" Bukankah Papa sudah bilang kepada kamu, minta maaf lah akui semua nya sekarang dan bertanggung jawab lah.kalau tidak ,segera angkat kaki mu dari rumah tanpa membawa sepeserpun uang." Ancam pak Anton kepada Reza.


"Kenapa Papa malah membela mereka sih"


" Sial..." ucap Reza dalam hati nya.


Reza yang sedang menahan rasa sakit di sekujur tubuh nya akhirnya memberanikan diri nya menatap ke arah Pak Herman, dan perlahan mulai membuka suara dengan mulut nya yang terasa sangat perih.


" Sebenar nya saya yang telah menculik anak Om." ucap Reza dengan tenang tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.


" Menculik anak saya? Kenapa kamu harus menculik Gita,Apa salah Gita?!" tanya pak Herman.


Sebelum menjawab pertanyaan dari pak Herman,Reza melirik ke arah Gita yang masih saja menangis lalu pindah kepada sang Mama yang juga sedang menangis di samping Papa nya.


" Semua nya murni karena rasa dendam saya kepada anak laki- laki Om itu!" ucap Reza seraya menunjuk ke arah Rega,


" Ada dendam apa di antara kalian? Seperti nya ini masalah besar."


" Rega juga tidak tau Pa, Rega ngga pernah ganggu hidup dia, Rega pikir semua nya sudah baik- baik saja."


" Loe memang tidak mengganggu gue secara langsung, tetapi loe mengganggu wanita yang sangat spesial dihidup gue, bahkan gara- gara loe,dia berani menolak gue dan menjauhi gue... Puas loe !" ucap Reza lantang.


Rega yang mendengar ucapan Reza pun berusaha menenang kan diri nya untuk tidak terbawa emosi lagi, Kewarasan nya masih cukup terjaga.


" Asal loe tau ya, gue ngga pernah mengganggu cewek loe,dan gue ngga ada hubungan apa- apa sama si Sheila,si Sheila nya aja yang ngejar- ngejar gue,dendam loe yang ngga jelas itu merusak hidup adik gue.. Bajingan !"


Reza yang sejurus nya tipe egois dan keras kepala tidak mau mendengar kan penjelasan apapun yang keluar dari mulut Rega.

__ADS_1


" Kalau memang loe ngga ada hubungan apapun sama Sheila,Kenapa dia nolak gue...Dan menjauh dari gue?"


" Ya mana gue tau...Yang jelas gue ngga pernah ada hubungan dengan yang nama nya Sheila. cewek murahan seperti itu bukan wanita idaman gue, dan loe ngga perlu merusak hidup loe hanya karena cewek murahan seperti itu." ucap Rega lagi.


Rega memang sudah mengetahui latar belakang dan bagaimana gaya hidup Sheila selama kuliah di luar negeri.maka nya ,saat Sheila mendekati nya,Rega langsung menolak mentah- mentah Sheila, dan memperingatkan Sheila untuk menjauh dari hidup nya.Sheila yang merupakan perempuan liar pun tidak mengubris ucapan Rega dan selalu saja berusaha menggoda Rega,


Semua keluarga yang berada di ruangan itu mulai memahami akar masalah dari semua ini. Pak Herman geleng- geleng kepala mendengar nya.


" Jadi hanya karena masalah perempuan. Di antara kalian harus terjadi perkelahian seperti ini? Kalian bukan anak kecil lagi, selesaikan semua nya dengan cara baik- baik , jangan seperti ini!"


" Bukan Pa, Masalah besar nya bajingan ini sudah menodai Gita Pa!" seru Rega seraya mengepal kan kedua tangan nya yang masih berdarah itu.


" Menodai."


" Menodai."


Mama Sonia berulang kali mengerjap kan mata nya, tidak percaya apa yang di ucapkan oleh putra nya,berulang kali dia mengulang kata yang keluar dari mulut putra nya.


Sementara Pak Herman membulat kan mata nya, dia pikir ini hanya karena sepele tetapi dia malah mendapatkan kejutan yang menyakitkan.


plakkkk


" Berani sekali kamu melakukan perbuatan bejat itu kepada putri Om?!"


" Om benar- benar kecewa kepada kamu."Herman menatap marah Reza.


" Apa benar dia sudah menyentuh kamu sayang?" tanya mama Sonia kepada sang putri.


Gita yang tidak punya keberanian untuk menjawab ,hanya bisa menangis histeris di pelukan sang Mama.


" Jawab Mama nak..Apa yang sudah terjadi?!"


Lagi- lagi Gita hanya menggeleng kan kepala nya, seraya terus saja menangis di pelukan sang Mama.


" Reza...Sekarang katakan ! Apa saja yang sudah kamu lakukan kepada putri saya?" tanya Pak Herman menggebu-gebu.


Reza yang di tanya juga memilih diam, tanpa peduli raut wajah sang Papa yang menyoroti nya dengan tatapan tajam.


" Reza... Cepat katakan saja, Apa yang sudah kamu lakukan." bentak pak Anton kepada Reza.


" Reza...."ucap pak Anton lagi.

__ADS_1


" Ma- af ka- n saya yang sudah menodai Gita om." ucap Reza pelan.


Pak Herman yang mendengar ucapan Reza Kembali mengayunkan tangan nya ke wajah Reza.


" Kamu nodai putri saya! Kurang ajar kamu! Biadab kamu! Setan apa yang sudah merasuki kamu,Kenapa kamu begitu tega melakukan ini semua kepada dia! Dengan sadar nya kamu nodai dia secara paksa!?"


Tenaga nya yang sudah terkuras habis, membuat Gita hilang keseimbangan, Gita yang sudah tidak sanggup lagi untuk berdiri,akhir nya tumbang di dalam dekapan sang Mama.


Mama Sonia yang menyadari nya langsung memeluk erat tubuh sang putri ,supaya tidak jatuh ke lantai.


" Gita bangun nak! Bangun sayang... Rega tolongin adik kamu! dia pingsan nak!" ucap Mama Sonia dengan air mata yang masih mengalir di pipi nya.


Rega dengan sigap mengangkat tubuh sang adik,lalu membawa nya ke lantai atas menuju kamar sang adik,


Melihat kondisi Gita yang terlihat pucat, Membuat Rega kembali merasa sangat bersalah, Rega yang selama ini tidak pernah menangis di hadapan orang lain, kali ini menitikan air mata nya, melihat kondisi sang adik dengan wajah pucat nya,serta tubuh nya yang terbaring lemah,


" Gue gagal menjaga adik gue... Gue ngga becus! Abang macam apa gue ini!?" ucap Rega sambil terus memeluk sang adik yang terbaring lemah .


" Rega sudah nak.." ucap mama Sonia mengusap pelan punggung Rega.


Rega pun berdiri dan merogoh kantong celana nya,menelpon seseorang.


Di lantai bawah keributan masih saja terdengar.


" Puas kamu sudah menghancurkan hidup anak Om, Om tidak akan memaaf kan kamu,kamu harus mempertanggung jawab kan semua nya!" ucap Pak Herman lantang.


Pak Anton yang berada di samping Pak Herman memberanikan diri nya untuk bersuara.


" Herman aku minta maaf.Atas apa yang sudah di lakukan Reza terhadap Gita,Sungguh ini semua di luar kendali ku Man! Aku baru tau kemarin, Makanya aku memutuskan untuk langsung pulang ke Indonesia,maaf kan aku Man,aku pastikan Reza akan bertanggung jawab kepada Gita,aku mohon jangan pernah memutuskan persahabatan kita ini Man!" ucap pak Anton dengan wajah yang sulit untuk di jelas kan.


" Aku sungguh kecewa! Anak yang aku jaga dari kecil,di jaga oleh kakak nya,harus hancur masa depan nya di tangan anak mu! Bagaimana ini semua bisa terjadi Anton? Apa salah aku terhadap kamu?!" ucap pak Herman dengan rasa kecewa nya.


jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin.


Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar ya guys..


Dan jangan lupa pencet tombol favorit nya...


Terimakasih semua nya..


Salam sayang untuk kita semua..😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2