Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 137


__ADS_3

"Mas,lagi dimana sih? Ini sudah mau pagi,kenapa kamu betah sekali berada di kantor itu." keluh Gita dengan wajah kesal.


Kejadian ini sudah Reza bayangkan sebelumnya dan akhirnya benar-benar terjadi.


" Iya sayang,Mas sudah mau pulang,ini lagi di parkiran. kamu langsung tidur saja jika sudah mengantuk.jangan tidur kemalaman sayang." ujar Reza lembut, secapek apapun dia bekerja emosi nya tidak boleh lepas kontrol ketika menghadapi istri nya.


" Sudah mau?" beo Gita mengulang ucapan Reza,dengan rasa kesal yang tidak tertahan kan lagi Gita langsung mematikan sambungan telepon nya tanpa berpamitan.


" Huft..." Reza mencoba meraup ribuan oksigen untuk melepas kan rasa sesak yang terasa di hati nya.


" Gue harus segera sampai di rumah." gumam Reza dalam hati sambil menyugarkan rambut nya ke belakang.lalu menghidupkan mesin mobil nya meninggalkan parkiran gedung Wijaya group.


Karena kondisi jalan yang sudah sepi membuat Reza leluasa mengemudi kan mobil nya dengan kecepatan penuh.hanya dalam waktu 15 menit saja,Reza sudah sampai di depan gerbang besar kediaman keluarga Husein.


Security yang sedang berjaga di pos penjagaan bergegas membuka kan pintu mendengar suara deru mobil milik Reza.


" Terimakasih Pak." ucap Reza melewati security yang bernama Pak Agus.


" sama - sama Den ." jawab Pak Agus menutup kembali pintu pagar besi itu untuk mencegah orang yang tidak di kenal menerobos masuk ke dalam rumah keluarga Husein.


Tepat pada pukul 00.05 malam Reza sampai di rumah nya.


Setelah memarkirkan mobil nya di garasi depan,Reza bergegas masuk kedalam rumah dan langsung naik menuju kamar nya dengan langkah kaki lebar.


Ceklek....


Reza membuka pintu kamar mereka,hal yang pertama kali dia lihat adalah pemandangan istri nya yang sedang tertidur membelakangi nya dengan bahu bergetar.


Reza yang sudah mengerti apa yang sedang di lakukan oleh istri nya meletakkan tas dan jas kantor nya di sembarang tempat.


Sebelum membujuk istri nya yang sedang menangis,Reza terlebih dahulu membersihkan badan nya dengan begitu singkat.


" Sayang!" panggil Reza sambil memeluk tubuh istri nya dari belakang.


Namun orang yang di panggil masih enggan untuk menjawab dan memilih semakin menyembunyikan wajah nya di balik guling panjang.

__ADS_1


Reza yang sudah tau sebab dari tangisan istri nya memilih mengalah dan berusaha menenangkan istri nya yang masih larut dalam tangisan yang menyayat hati.


" Sayang,Mas minta maaf." bisik Reza di samping telinga istri nya.


Tangan Reza berusaha membalikkan badan Gita supaya menghadap ke arah dia.namun Gita masih bersikukuh tetap pada posisi yang semula.


" Jangan nangis seperti ini sayang! Ibu hamil ngga boleh sedih dan menangis seperti ini." tegur Reza sambil terus berusaha membalikkan badan nya.


" Mas minta maaf." imbuh nya lagi seraya mengecup leher istri nya yang sedikit terbuka.


" Awas sana Mas!" ucap Gita ketus.


Keadaan nya yang sedang lengah ternyata di manfaatkan oleh Reza untuk mengubah posisi tidur istri nya menjadi menghadap ke arah diri nya.


" Mas! Jangan pegang- pegang." bentak Gita dengan suara serak nya,air mata nya tidak berhenti mengalir deras.


" Mas minta maaf sayang." akui Reza menyadari kesalahannya.jemari Reza dengan sigap menyeka air mata istri nya yang membasahi pipi mulus Gita.


"Mas jahat! Mas udah ngga peduli lagi sama aku." ucap Gita dia sela tangis nya.


" Iya sayang,maafin Mas yang sudah jahat sama kamu." jawab Reza sambil terus memeluk tubuh istri nya yang meronta minta di jauhi.


Ucapan yang keluar dari mulut istri nya, menyadarkan Reza atas kesalahannya.bagaimana mungkin istri nya tidak marah dan melakukan protes,sejak keluar dari rumah sakit Reza terlihat selalu sibuk dengan pekerjaan nya.dia berangkat bekerja di saat Gita masih tertidur dan pulang di saat Gita sudah terlelap.


" Iya Mas salah,tapi Mas bekerja seperti ini untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang menumpuk sebelum waktu lahiran kamu datang,ini semua Mas lakukan demi kamu dan anak-anak kita.Maaf,Mas ngga peka sama kamu,dan sudah membuat kamu menangis seperti ini." Reza semakin mengeratkan pelukan nya.


" Doakan saja semoga proses pembukaan cabang perusahaan kita berjalan lancar,agar bulan depan Mas bisa libur dan punya waktu senggang untuk menemani kamu di rumah sampai waktu lahiran datang."


" Aku itu kangen dan butuh perhatian dari kamu Mas,bukan cuman buang kamu aja." ucap Gita sedikit melunak.


Reza menangkup gemas pipi sang istri.


" Iya Mas minta maaf sudah mengabaikan kamu,tapi, sungguh Mas ngga punya maksud seperti itu, pekerjaan di kantor sedang menumpuk dan harus segera di selesaikan." Reza berusaha menjelaskan kepada istri yang sudah terlihat tenang.


" Besok jadwal kamu check kandungan kan sayang?Mas janji akan menemani kamu." imbuh nya lagi.

__ADS_1


Gita Hanya mengangguk kan kepala nya, perasaan nya sedikit tersentuh di tengah- tengah kesibukan yang di miliki oleh suami nya,ternyata dia tidak pernah melupakan jadwal check kandungan nya, ingatan nya mulai mundur kebelakang mengingat bahwa setiap hari tiga kali sehari suami nya tidak pernah absen mengirim pesan atau telepon sebagai pengingat" Sayang jangan lupa makan,terus minum vitamin.jangan terlalu capek,jika sudah merasa lelah langsung istirahat" begitu lah isi pesan yang di kirim oleh suami nya jika dia masih berada di kantor.


" Selama dua bulan terakhir Mas selalu sibuk dengan urusan pekerjaan dan seolah aku ngga berarti lagi buat Mas,waktu dan tenaga Mas hanya di habiskan di kantor." akui Gita jujur dengan kepala yang menengadah menatap suami nya.


" Apa Mas sudah punya pengganti aku?" gumam Gita ragu.


Melihat suami nya selalu sibuk dan terlihat betah berada di kantor membuat Gita selalu di hantui pikiran buruk,ingin sekali dia menepis dan memberikan kepercayaan penuh kepada suami nya,tetapi Gita tidak punya pedoman dan percaya diri yang kuat mengingat suami nya selalu di kelilingi oleh wanita-wanita seksi di sekitar nya.tidak ada yang bisa menjamin jika wanita di luar sana itu tidak akan tertarik kepada suami nya yang tampan dan tajir ini.


" Astaghfirullah sayang! Pengganti apa maksud kamu?"sergah Reza sedikit marah.


" Ya calon istri baru, mungkin saja Mas sudah merasa bosan sama aku yang gendut ini." cicit Gita pilu.


" Ya tuhan sayang, kenapa kamu mikir nya sampai sejauh itu,ngga akan ada yang mampu untuk mengganti kan posisi kamu baik di hati maupun di pikiran Mas." jawab Reza menyanggah kekeliruan dari istri nya.


" Kamu segala nya bagi Mas,mau kurus atau pun gendut,rasa cinta Mas tidak akan pernah berubah sedikit pun terhadap kamu,di dalam dada Mas ini sudah sepenuhnya milik kamu, bagaimana mungkin bisa di tempati oleh orang lain." imbuh nya tegas.


" Mas betah di kantor bukan karena ada yang lain, tetapi karena tugas dan kewajiban Mas yang tidak bisa di tinggalkan dan di gantikan,semua ini demi kamu dan anak-anak kita kelak." ujar Reza lagi melihat istri nya yang hanya diam.


" Maafin Mas ya sayang.Mas sebenar nya juga kangen dan rindu sekali sama kamu,rindu kamu yang manja,rindu kamu yang cengeng, rindu kamu yang suka makan,rindu kamu yang suka minta yang aneh-aneh.rindu kamu yang...."


"Mas! Udah stop,kenapa rindu nya yang jelek-jelek semua sih." Gita membantah ucapan suami nya sebelum dia melanjutkan lagi ucapan nya.


" Ngambek lagi nih ceritanya! Hm?" goda Reza sambil mengendus leher istri nya.


Kedua pasangan halal itu larut dalam suasana yang sudah mencair.tidak ada lagi tangisan pilu,yang terdengar kini hanya lah suara tawa renyah dari kedua insan manusia itu.


Sudah dua bulan ini kebutuhan biologis nya tidak tersalurkan dengan baik, akibat kesibukan yang menghampiri nya.melihat ada nya kesempatan emas di depan mata,Reza tidak menyia-nyiakan nya begitu saja.Gita yang mengerti maksud dari tatapan suami nya langsung menyambut dengan suka rela dengan mengalungkan kedua tangan nya di leher kokoh milik suami nya.


Akhirnya kesalahpahaman itu berakhir dengan olahraga panas melepas kan rasa kangen yang tertunda.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.


Dan jangan Lupa Pencet Tombol Favorit nya.

__ADS_1


Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.


Terimakasih semua nya.🥰😍🥰😍🥰


__ADS_2