
Mobil hitam pekat itu berhenti tepat di depan Gita dan juga ketiga sahabat nya.
Orang yang turun dari mobil itu adalah suami dari Sagita Anastasya Husein.orang yang beberapa hari ini menjadi musuh berat bagi Selo.
Reza turun dari mobil dengan begitu gagah nya, tubuh nya yang atletis di tambah lagi dengan setelan jas yang melengkapi penampilan nya ,membuat semua wanita menjadi tidak berkedip menatap kepada nya.
"Sayang,maaf Mas telat ya?" tanya Reza yang sudah berdiri di depan Gita dengan mengelus lembut kepala Gita.
" Ngga kok Mas." jawab Gita sambil tersenyum tetapi mata nya awas melirik ke kiri dan juga kanan,memastikan tidak ada orang lain yang melihat mereka saat ini. namun saat mata nya melirik ke arah gerbang tidak sengaja netra nya beradu pandang dengan mata sendu milik Selo yang sedang terbakar cemburu kala melihat Gita tengah bersama kekasih halal nya.
"Mati gue!"
"Apa yang harus gue katakan kepada selo.dia sudah melihat semua nya!"
Dengan perasaan yang tidak menentu Gita langsung masuk ke dalam mobil.meninggalkan suami nya yang masih berada di luar.
" Sayang!"seru Reza yang melihat perubahan sikap istri nya.
Gita yang sudah menutup rapat pintu mobil tidak mempedulikan panggilan dari suami nya serta tatapan penuh tanya dari ketiga sahabat nya.
" Kami duluan, terimakasih sudah menjaga Gita." ucap Reza dengan raut wajah dingin nya tapi penuh kelembutan.
Ketiga gadis gesrek itu membalas dengan tersenyum,tetapi mata nya mereka menatap tajam ke arah Gita yang duduk manis di dalam mobil.
"Sayang, kamu kenapa? Kamu marah karena Mas telat jemput nya?"
" Ngga kok Mas,aku ngga kenapa- kenapa, cuman capek aja." ucap Gita berbohong menutupi kegelisahan hati nya.
" Kalau kamu ngga marah, kenapa wajah nya masam seperti itu?"
"Aku ngga papa kok Mas, udah ayok jalan!" seru Gita sambil menampilkan senyum palsu kepada suami nya.
Reza yang tidak ingin memperpanjang masalah,akhirnya menancap gas meninggalkan halaman sekolah Gita. sebelum pergi Gita yang sadar jika dia belum pamit kepada ketiga sahabat nya langsung bergegas membuka kaca mobil mewah milik suami nya .
"Gue duluan ya! Terimakasih udah nemenin gue ."ucap Gita dari dalam mobil.
__ADS_1
" Sip!" seru ketiga sahabat nya seraya mengacungkan jempol ke arah ibu hamil itu.
Sepanjang perjalanan menuju ke rumah mereka, Gita tertidur pulas di samping Reza.
" Kasihan kamu sayang,harus sekolah dengan kondisi hamil begini.maafin Mas ya!"ucap Reza tulus sambil mengusap pelan kepala istri nya yang sedang tertidur lelap dengan mulut yang menganga.
Dia sebenar nya juga tidak tega melihat Gita harus menjalani Kembali rutinitas nya,namun apa boleh buat,nasi sudah menjadi bubur,benih yang dulu di siram paksa di rahim Gita sudah terlanjur bersemi sebelum waktu yang mereka kehendaki.yang nama nya rezeki tidak mungkin juga mereka tolak.
Suami siaga ini juga sudah menawarkan istri nya untuk sekolah online saja,namun Gita menolak mentah-mentah usul dari nya dan memilih terjun langsung mengikuti pelajaran yang hanya tinggal satu Minggu ini saja.
Setelah merasa mobil mereka berhenti,Gita perlahan membuka kedua kelopak mata nya yang masih terasa sangat lengket.
"Mas!"seru Gita pelan.
Reza yang sedang sibuk melepas kan sabuk pengaman dan juga mematikan kontak mobil nya menjadi kaget mendengar suara orang memanggil nya.
"Iya sayang, kita sudah sampai di rumah.kamu mau jalan atau Mas gendong saja." tawar Reza yang sudah cukup paham dengan kemanjaan istri nya
" Kenapa Mas ngga bangunin aku pas di jalan tadi Mas!"
" Memang kenapa sayang? Hm?"tanya Reza penuh perhatian.
" Aku tadi nya mau ngajak makan nasi Padang,tapi kamu malah bawa aku pulang begini." ujar Gita dengan mata yang sudah berkaca-kaca,satu kali kedipan saja air mata itu akan tumpah membasahi wajah nya.
Reza menggaruk kepala nya yang tidak terasa gatal, dia tertawa geli melihat tingkah lucu dan aneh dari istri nya.
"Kamu mau makan nasi Padang?" tanya Reza mengulang kembali ucapan istri nya.
Dengan cepat Gita Mengangguk kan kepala nya.pasal nya sejak masih berada di sekolah tadi dia sudah membayang kan menghabiskan satu bungkus nasi Padang yang memang terkenal sangat enak di kalangan mana pun,berulang kali dia menelan kasar Saliva nya membayangkan satu bungkus nasi Padang terhidang indah di hadapan nya.
" Kamu mau ikut beli atau tinggal di rumah saja." tawar Reza memberi pilihan,dia tidak ingin berbuat sesuai kehendak nya,semua harus atas izin Nyonya Reza Wijaya.
"Aku mau ikut saja!" seru Gita dengan manja nya,air mata yang sempat menganak Pinak tadi sekarang sudah kering tak bersisa lagi.
" Baik lah,ayok!" seru Reza yang sudah kembali menghidup kan mesin mobil nya,lalu keluar lagi dari pekarangan rumah nya.
__ADS_1
Security yang sedang berjaga di depan gerbang menatap heran kepada mereka,baru saja kedua nya sampai tetapi langsung kembali pergi tanpa turun dari mobil nya.
Mama Sonia yang juga mendengar suara deru mobil dari luar mengernyit heran melihat mobil menantu nya sudah pergi begitu saja tetapi Gita tidak kunjung masuk juga.
" Mau kemana mereka berdua?" gumam Mama Sonia dalam hati nya.
Di dalam mobil saat ini Reza tidak berhenti mengulas senyum nya, mengingat bagaimana unik nya tingkah laku istri nya yang selalu menguras emosi nya.bahkan saat ini dengan nyenyak nya Gita kembali tertidur pulas di kursi penumpang nya tanpa merasa terganggu dengan tangan Reza yang terus mengelus perut nya yang sedikit membuncit.
Saat menemukan rumah makan Padang yang sesuai keinginan istri nya,Reza lalu membangun kan ibu hamil yang tidak kunjung bangun juga saat mesin mobil sudah di matikan.
" Sayang!"
Cup..
Cup...
Reza mengecup kedua pipi mulus milik istri nya.
"Hei... Bangun sayang,tadi kata nya mau beli nasi Padang,sekarang kita sudah sampai,ayok bangun!"
Gita yang sayup-sayup mendengar bisikan lembut di telinga nya sontak membuka kedua kelopak mata indah nya.indra pencium nya yang sedang tajam mengendus bau wangi dari aroma nasi Padang yang di bawa salah satu pembeli yang mobil nya berada di samping mobil mereka. dia bergegas turun dari dalam mobil lalu masuk kedalam rumah makan yang sangat besar itu dengan tangan nya yang menggenggam erat jemari suami nya.
Hati Gita sungguh bahagia,raut wajah nya tidak bisa berbohong setelah mendapatkan semua kemauan nya.
Empat bungkus nasi Padang mereka bawa pulang dengan berbagai macam lauk yang sudah mereka pesan,tentu nya semua lauk itu atas izin Nyonya Reza Wijaya.
Perjalanan lima belas menit terasa sangat lama bagi Gita yang sudah tidak sabar ingin melahap habis makanan yang ada di depan mata nya.
Jangan lupa Like.Vote dan berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys...
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya .
Dan jangan Lupa Pencet Tombol Favorit nya..
Terimakasih semua nya..
__ADS_1
Salam sayang untuk kita semua nya..🥰😍🥰😍