Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 93


__ADS_3

" Loe ngapain sih! Suka banget ganggu gue kalau lagi berduaan sama istri gue." bentak Reza keras ketika melihat orang yang mengetuk pintu ruangan nya ternyata adalah Alan sang Asisten pribadinya.


Alan yang merasa kaget mendengar bentakan keras dari mulut pedas Bos nya langsung menghentikan langkah kaki nya.


Mata nya membulat sempurna melihat Bos nya yang suka sekali meluap kan amarah nya kepada dia.


" Maaf Bos." ucap Alan sambil menunduk.


Sebenar nya diri nya sudah sangat kebal terkena omelan atau pun amarah dari Bos nya,itu bahkan sudah menjadi santapan nya sehari- hari.meskipun sangat galak tetapi di antara mereka memiliki kedekatan emosional yang sangat baik.


" Mas! Kamu kebiasaan deh,marah- marah ngga jelas seperti itu." tegur Gita kepada suami yang jinak nya hanya kepada istri nya saja.


" Bercanda doang sayang! Mas cuman mau ngerjain Alan aja." jawab Reza memberi alasan.


" Nona Gita memang terbaik deh!" gumam Alan dalam hati nya.


Gita yang menyadari posisi duduk nya saat ini sedang berada di paha suami nya menjadi salah tingkah merasa kepergok oleh Alan.


Dengan gerakan pelan dia berusaha berdiri dari pangkuan suami nya,namun belum juga tubuh nya berdiri dengan sempurna, tangan nya sudah di cekal erat oleh jemari kokoh suami nya.


" Di sini saja sayang." pinta Reza yang mengerti maksud pergerakan istri nya.


" Mas, disini kan ada Alan,kalian pasti mau membahas pekerjaan.aku takut mengganggu kalian." bisik Gita di telinga suami nya saat tubuh nya sudah terduduk kembali di pangkuan hangat pria kesayangan nya.


" Kamu ngga akan ganggu kok,Alan cuman sebentar saja." jawab Reza sambil terus membubuhi tanda tangan nya di dokumen yang di berikan oleh Alan.


Gita yang merasa malu memilih menyembunyikan wajah nya di leher berotot suaminya.


Sementara Reza dan Alan masih terus bicara serius tanpa merasa terganggu dengan kehadiran Gita yang sedang bergelayut manja di tubuh suami nya.


Alan yang mengerti situasi juga tidak merasa risih melihat pemandangan romantis yang ada di depan mata nya.sesekali ekor mata nya mencuri pandang ke arah Bos nya dan juga Nona muda nya.tidak berani menatap terlalu lama Alan memilih memalingkan wajah nya ke arah dokumen yang berserakan di atas meja.


Tidak terasa 50 menit mereka menghabiskan kan waktu untuk berdebat tentang dokumen dan perjanjian bisnis yang menguntungkan perusahaan.


Saat mereka tengah serius melanjutkan meeting,tiba- tiba terdengar dengkuran halus di sertai hembusan nafas teratur dari bibir mungil Gita.


" Yah tidur." ucap Reza sambil terus mengelus punggung lelah istri nya.


Berada di dekapan suami nya membuat Gita lebih cepat terlelap menggapai mimpi indah nya.


Reza menggeleng kan kepala tidak percaya melihat istri nya bisa tidur di sembarang tempat.


Alan hanya bisa tersenyum tipis menikmati lembut nya tutur bahasa Bos nya dalam memperlakukan Nona muda nya.


" Setelah kamu menikah nanti,kamu akan menjumpai pemandangan yang seperti ini." ucap Reza saat mendapati Alan yang terus melirik ke arah mereka.

__ADS_1


" Eh iya Bos." ucap Alan kaget merasa kepergok oleh Bos galak nya.


Alan sudah tau bagaimana repot nya Tuan muda menghadapi istri nya yang sedang hamil.bahkan tidak jarang harus meliburkan diri karena Nona muda tidak ingin di tinggal pergi.beruntung nya dia memiliki partner kerja seperti Aldo.yang tanpa mengeluh berusaha mengambil alih semua tanggung jawab kantor saat Bos nya tidak bisa bekerja.


Semenjak kehamilan Nona muda nya,mereka berdua,Alan dan juga Aldo sering kali mendapat hujan bonus dari Tuan muda atau pun Tuan besar nya,berkat kerja keras mereka yang sudah membantu menghandle seluruh pekerjaan tanpa kehadiran Reza.


Alan yang merasa kasihan melihat kedua Bos nya berada dalam posisi tidak nyaman.meminta untuk menjeda acara meeting mereka,namun dengan cepat Reza menolak nya dengan alasan dia masih sanggup bekerja dengan posisi seperti ini.


" Bos, nanti saja kita lanjutkan lagi." ucap Alan yang masih berusaha ingin keluar.


" Udah ngga papa lanjutin aja,tanggung juga kan tinggal dua lembar lagi.lagian Gita kalau di pindahin takut terganggu dan kebangun lagi."


jawab Reza dengan suara pelan nya.


Mendengar jawaban dari mulut Bos nya,Alan mau tidak mau terpaksa melanjutkan meeting mereka.


Di saat mereka tengah asyik membahas dokumen proyek di kota m.Aldo tiba- tiba masuk dengan suara nyaring nya.


" Bos!" panggil Aldo tanpa filter.


Reza dan Alan yang melihat kedatangan Aldo dengan suara keras nya langsung menatap tajam ke arah Aldo yang masih berdiri di dekat pintu.


Aldo yang mendapat kan 4 sekaligus tatapan tajam langsung bergidik ngeri.


" Stttt." ujar Alan dan Reza secara bersamaan dengan mengangkat satu jari nya di mulut.


Aldo yang mengerti dengan perintah yang di berikan langsung mengangguk kan kepala nya dan berjalan pelan tanpa bunyi hentakan sepatu ke arah mereka.saat sudah berada di dekat Bos nya baru lah dia mengerti mengapa kedua pria ini menatap tajam ke arah nya tadi.


" Ternyata Nona Gita sedang tidur." gumam Aldo dalam hati sambil mengangguk kan kembali kepala nya.


" Ada apa?" tanya Reza yang masih dengan suara pelan nya.


" Ini dokumen dari perusahaan c, tadi mereka meminta untuk bertemu sore ini juga Bos." jawab Aldo dengan suara pelan nya juga.


Ketiga pria yang ada di dalam ruangan itu berkomunikasi dengan nada lemah lembut tanpa teriakan.


Reza menerima dokumen perjanjian bisnis nya dengan perusahaan c.setiap lembar sisi dokumen tidak luput dari pengamatan mata jeli nya,kepintaran nya di dunia bisnis tidak bisa di ragukan lagi.


" Kenapa mereka tiba- tiba memajukan pertemuan nya menjadi sore ini?" tanya Reza penuh selidik tetapi mata nya masih tetap fokus dengan dokumen yang ada di tangan nya.


" Menurut informasi yang saya dapat,kebetulan Tuan Abraham tiga hari lagi akan bertolak ke Negeri tetangga untuk melakukan pengobatan penyakit jantung yang beliau derita.begitu Bos." jawab Aldo.


" Ya sudah, pastikan tempat dan jam berapa pertemuan nya akan di adakan,salin dokumen ini menjadi dua,jangan lupa kasih ke saya satu." ucap Reza dengan wajah datar nya.


" Baik Bos,saya permisi dulu."

__ADS_1


" Saya juga permisi keluar Bos." ucap Alan meniru ucapan Aldo.


Kedua Asisten Reza melangkah bersamaan menuju pintu keluar dengan sambil bersenda gurau.


Sementara Reza Kembali melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda akibat drama ngambek istri kecil nya.


" Mas." panggil Gita sambil menegakkan kepala nya.


" Iya sayang, kamu sudah bangun? Capek banget ya,sampai ketiduran begini?" tanya Reza sambil merapikan rambut istri nya yang terlihat berantakan.


Gita hanya menjawab dengan berdehem sambil terus memeluk tubuh kekar suami nya.


" Hm.."


"Lagian,ini semua gara- gara Mas juga yang selalu meminta lebih." jawab Gita sambil memejamkan kembali mata nya.


" Iya sayang,maafin Mas yang udah bikin kamu capek ya." ucap Reza mengalah,dia tidak ingin ada lagi drama ngambek untuk yang ketiga kali nya.dia rasa cukup hanya dua kali untuk hari ini.


" Mas,kamu masih banyak ya pekerjaan nya?" tanya Gita membenarkan posisi duduk nya menjadi menyamping.


" Lumayan sih sayang,memang nya kenapa? Bosan? Hm?" sambil mengangkat dagu runcing istri nya


" Ngga kok,aku cuman nanya aja,aku senang bisa nemenin Mas seperti ini,dari pada harus di rumah sendirian.ngga ada yang mau di ajak ngobrol.Mbok sama Bi Imas sibuk di dapur,kalau aku ikut masuk ke dapur pasti langsung di usir,katanya gini"Non duduk di sana aja,disini lantai nya licin,nanti Non jatuh dan kepeleset,ntar Den Reza bisa marah sama si Mbok juga si Imas." ucap Gita sambil meniru kan gaya bicara Mbok Darmi.


Hahahaahahaaha Reza tertawa lebar melihat tingkah absurd dari istri nya.


" Ada- ada aja kamu ini lah." ucap Reza menjepit hidung mancung istri nya.


" Benaran loh Mas,mereka itu takut banget sama kamu, apalagi kalau lagi marah.kata nya serem." ucap Gita meledek.


" Ngga Papa serem tapi ganteng kan sayang!" seloroh Reza yang langsung di sambut gelak tawa oleh Gita.


" Iya suami aku paling ganteng di antara semua laki-laki." jawab Gita sambil tersenyum.


" Sayang, kamu kapan cek kandungan nya lagi?" tanya Reza yang tiba- tiba ingat jika istri nya bulan ini belum melakukan pengecekan.


" Astaghfirullah... Mas..." pekik Gita sambil menutup mulut nya.


Jangan lupa Like Vote dan Berikan hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walau pun hanya satu kata..


Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya 😍🥰😍🥰

__ADS_1


__ADS_2