
Reza masih terdiam menunggu apa yang akan di ucap kan oleh istrinya.
"Mas,aku...Mau jalan- jalan sama teman-teman ke mall ya? Sebentar aja. boleh ya?" ucap Gita dengan satu tarikan nafas.setelah mengatakan maksud dan tujuan nya. hati Gita mendadak was-was menunggu jawaban dari suami nya.
" Sayang! Kamu kan lagi hamil besar.ngga boleh sampai kelelahan.itu bisa bahaya untuk kamu dan kandungan kamu.lagian kamu kalau sudah bersama teman-teman kamu itu kamu selalu lupa dengan kondisi badan kamu saat ini.Mas ngga bisa nemenin kamu jalan untuk saat ini,karena masih ada pekerjaan yang harus Mas urus."jawab Reza.
" Aku janji ngga bakal aneh-aneh dan cuman sebentar doang,aku juga janji ngga akan jalan memutari semua isi mall itu! Aku bosan kalau harus di rumah terus Mas,kalau harus nunggu kamu libur juga masih lama." ujar Gita memohon dengan segala rayuan maut nya.
Reza mengusap kasar wajah nya mendengar kan suara istri nya memohon,namun dia juga tidak ikhlas membiarkan istri nya berkeliaran sendirian di luar sana tanpa pengawasan langsung dari diri nya.dia sangat paham betul bagaimana karakter istri nya,namun untuk menolak dia juga tidak sampai hati melihat istri nya bermuram durja.
Semua serba salah bagi Reza yang super sibuk akhir- akhir ini.
" Ya sudah boleh,tapi kamu harus janji jangan melakukan hal yang aneh-aneh,pakai sepatu atau sendal yang sudah Mas beli tadi, Mas ngga mau dengar ada kejadian yang berbahaya yang menimpa kamu sepulang dari mall nanti. dan tolong aktifkan loud speaker nya,biar teman-teman kamu dengar apa yang akan Mas sampai kan." titah Reza dengan tegas.dia tidak ingin istri nya mengulangi kesalahan nya terdahulu yang selalu ceroboh jika sudah berkumpul dengan ketiga sahabat nya.
" Udah Mas." ucap Gita menuruti semua perintah suami nya demi sukses nya acara jalan-jalan nya siang ini.
" Kalian dengerin baik-baik apa yang akan saya sampaikan.tolong jaga Gita,jangan sampai dia kelelahan atau terlalu lama berdiri,kalian tidak boleh melakukan atau pun makan yang aneh-aneh saat berada di mall nanti! Apa kalian paham?" ujar Reza dengan nada suara datar nya.
" Siap Mas Reza,kami janji akan menjaga Gita dengan sebaik mungkin." jawab mereka kompak.
" Saya titip Gita, jangan sampai terjadi kesalahan apapun.nanti kalau ada apa- apa segera hubungi Mas ya sayang." ucap Reza sambil mematikan sambungan telepon nya.
Ketiga sahabat Gita yang merasakan aura dingin dari nada bicara suami Gita menjadi ngeri sendiri.selama mereka berkunjung ke rumah Reza memang tidak pernah terlihat tersenyum atau pun tertawa terhadap mereka,suami siaga itu selalu bertahan dengan wajah garang nya.
"Suami loe serem amat sih Git." ujar Hana sedikit ketakutan.
__ADS_1
" Iya tuh,dingin banget aura nya kalau ngomong sama kita-kita,beda ...Banget cara ngomong Mas bojo loe kalau lagis sama loe,kenapa ya?" tanya Lusi yang juga ikut merasa heran.
" Ya mana gue tau! Udah ngga usah di pikirin,yang penting gue udah dapat izin nya walau dengan seribu larangan." ujar Gita cuek.
Dia sebenar nya juga sudah menyadari sikap dingin suami itu sudah sejak lama.hati nya ikut merasa senang melihat suami yang begitu cuek terhadap cewek lain tetapi berbanding terbalik saat bersama dengan diri nya.
Bahkan mereka mungkin tidak akan menyangka jika sosok suami nya yang terlihat tegas dan galak di luar tenyata begitu manja dan sering menangis tatkala melihat dia kesakitan atau pun muntah- muntah di awal masa kehamilan nya.
Setelah mendapatkan izin dari suami Gita. Keempat gadis itu tengah sibuk bersolek ria.mencatok ulang rambut mereka yang sudah terlihat tidak rapi lagi dan memoleskan muka mereka dengan makeup agar terlihat lebih segar dan mempesona di mata siapa pun yang memandang mereka.
Setelah merasa sudah rapi dan menarik,mereka tidak lupa juga untuk pamit kepada Mama Sonia. setelah beres dengan masalah perizinan. keempat gadis itu segera berangkat menggunakan mobil Gita sekaligus sopir nya.
Pertama kali memasuki area mall.mata keempat wanita itu langsung mencari restoran cepat saji yang menurut mereka enak dan pas untuk di makan siang hari ini.
" Iya yang itu aja yok,gue udah lapar banget deh!" seru Gita lagi sambil memegang perut buncit nya yang terasa keroncongan.
"Ya udah ayok yang itu aja,dari pada ibu hamil ini keburu kenapa- kenapa.bisa dalam bahaya besar kita !" seloroh Hana yang langsung mendapat kan hadiah cubitan di kedua pipi nya oleh Gita.
" Aw..Sakit bego! 'Kan bener? Dari pada kita- kita di gorok hidup-hidup sama suami dingin loe itu,mendingan kita segera masuk dan memesan makan nya." jawab Hana lagi sambil menarik pelan tangan sahabat nya.
" Terserah apa kata loe deh,buruan." sahut Gita lagi,sedang kan Kiki dan Lusi hanya mengekor dari belakang.
Keempat wanita itu tengah menikmati pesanan mereka masing-masing.diselingi dengan canda tawa,perdebatan dan acara foto bersama.
Tidak ingin membuang waktu lama-lama,
__ADS_1
Setelah menghabiskan semua makanan mereka, kini keempat wanita cantik itu sedang berjalan menyusuri setiap toko mencari apapun yang menarik di mata mereka.
Sudah dua toko baju dan satu toko aksesoris yang mereka jelajahi.bahkan tangan mereka juga sudah di penuhi oleh kantong belanjaan tetapi tidak dengan Gita yang di bantu oleh Pak Tohar membawakan semua belanjaan nya.tidak ingin membuat sahabat mereka yang sedang hamil sampai kelelahan. ketiga gadis itu menyarankan untuk duduk beristirahat sebentar di depan toko ice cream.
Gita yang nafsu makan nya sedang meningkat tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Tanpa menunggu ketiga sahabat nya,ibu hamil itu langsung berjalan cepat menuju ke cafe yang menjual ice cream itu.
" Ice cream choco chips nya satu ya Mbak." ujar Gita sambil nyegir ke arah ketiga sahabat nya yang sedang menatap tajam ke arah nya.
"Itu anak! Benar-benar deh,jajan Mulu kerjaan nya,sampai jalan cepat- cepat seperti tadi.ngga tau apa dia kita merinding melihat cara jalan nya." ujar Hana yang merasa kesal dengan ulah ceroboh sahabat nya itu.
Dengan langkah kaki lebar ketiga gadis itu langsung menghampiri Gita yang sedang berdiri menunggu pesanan mereka.
"Loe bisa ngga sih Git,jalan nya itu pelan- pelan ,cafe ini ngga bakal pindah dalam sekejap mata." ucap Hana menumpahkan segala kekesalan nya.
" Sorry." ucap Gita sambil mengangkat kedua jari nya,entah kenapa diri nya selalu lupa daratan jika sudah melihat makanan yang menggugah selera nya.
Jangan lupa Like.Vote dan Berikan hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata..
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya..
Terimakasih semua nya 🥰😍🥰😍
__ADS_1