
" Jangan di paksain Gita, kalau Memang kamu belum ngantuk." ujar Reza sambil memeluk Gita dari belakang , mencium lembut tangan istri nya.
Gita yang mendapat kan perlakuan manis itu semakin tak karuan saja, dia belum pernah tidur dengan laki- laki, di tambah lagi Reza tidur dengan memeluk pinggang nya.
" Aku mau minta maaf sama kamu, aku tau aku sudah menyakiti hati kamu, aku sudah menghancurkan masa depan kamu." ujar Reza yang semakin mengerat kan pelukan nya.
" Git ,lihat ke sini, aku kan lagi ngomong." ucap Reza lembut dengan kembali mengecup mesra pipi istri nya.
" Aku tidak tau harus ngomong apa lagi, yang jelas semua nya sudah terjadi, sekarang kita hanya tinggal menjalani nya saja semua sudah di takdir kan sama yang maha kuasa,mau nangis darah sekalipun semua nya tidak akan bisa kembali lagi, walau dengan cara yang salah, mungkin ini cara nya tuhan menyatukan kita." ucap Gita sambil mengubah posisi tidur nya menjadi menghadap ke arah suami nya. tetes air mata itu kembali jatuh dari kedua bola mata Gita.
" Jangan nangis....Aku semakin merasa bersalah jika melihat air mata kamu jatuh seperti ini, terimakasih kamu sudah mau menerima aku, kita jalani rumah tangga ini bersama- sama. Gita! Apa kamu bisa merasakan jantungku berdetak lebih cepat jika berada di dekat kamu, bahkan sejak saat itu aku selalu tidak bisa menghilangkan sebentar saja wajah cantik kamu dari ingatan ku, aku merasa nyaman jika berada di dekat kamu, mau kah kamu memulai semua nya dari awal." ucap Reza dengan bersungguh- sungguh,mata nya terus menatap wajah ayu sang istri.jarak di antara mereka saat ini sangat lah dekat.
Gita yang masih kaget mendengar ucapan Reza hanya mengangguk kan kepala nya seraya membalas tatapan mata suami nya.
Entah kemana pergi nya rasa benci yang Gita pendam selama ini, yang jelas hanya dengan merasakan perlakuan serta pernyataan dari Reza mampu membuat hati Gita luluh begitu saja, Gita sebenarnya bukan lah tipe orang pendendam, di tambah lagi ada Mama Sonia yang setia mengingat kan dia untuk belajar membuka hati nya.
" Terimakasih." ucap Reza yang kembali mengecup kening Gita dengan lembut.
Sebenar nya dari tadi detak jantung Gita juga sudah tidak beraturan.
" Dari tadi kenapa kamu diam saja sayang!" ucap Reza menatap hangat wajah istri nya dengan senyuman manis nya.
Gita yang mendengar panggilan sayang dari Suami nya semakin menjadi salah tingkah.
" Sayang? "
" Oh my God, apa gue lagi mimpi ya!"Gita bergumam dalam hati nya.
" Awww sakit, berarti gue lagi ngga mimpi." ucap gita pelan, tapi masih bisa di dengar kan oleh Reza.
" Sayang kamu kenapa? Mimpi apa?"
" Hah..Mmm ng- ngga apa- apa kok." jawab Gita sambil tersenyum malu.
__ADS_1
" Mas."
entah kenapa panggilan itu tiba- tiba saja keluar dari mulut Gita, entah bisikan dari mana,yang pasti kata itu keluar begitu saja tanpa bisa di cegah lagi.
" Iya sayang, kamu manggil aku apa tadi? Mas! Boleh juga tidak terlalu buruk." ucap Reza yang kembali melancar kan aksi nya mengecup kedua pipi Gita, mencium wangi tubuh nya Gita yang sudah menjadi candu bagi dia.
" Ikhh dia ngapain sih, bikin gue tambah malu aja, Mana ini mulut pakai salah ngomong lagi, Tapi... Kalau dipikir - pikir, panggilan Mas juga cocok buat dia, dari pada gue panggil om, yang ada gue di gorok lagi sama Mama dan Papa.
Mulut.. Mulut,untung saja loe benar, kalau ngga udah gue usir juga loe dari wajah gue." Gita kembali menggerutu dalam hati nya.
" Sayang, kenapa?"
" Mmm apa aku boleh minta satu hal kepada Mas." ucap Gita yang masih malu- malu meong.
" Kamu boleh minta apapun yang kamu mau, jika aku sanggup aku akan mengabul kan nya." ujar Rega sambil tersenyum.
" Bisakah kamu berjanji untuk tidak menyentuh aku sampai aku siap melakukan nya."
deg...
" Sial...Bagaimana bisa gue menahan diri, jika berada di dekat nya saja tubuh gue seperti terbakar hebat, apalagi gue sudah lama berpuasa, entah kenapa semenjak melakukan dengan dia kemarin, gue tidak pernah tertarik lagi untuk jajan di luar sana." ucap Reza dalam hati nya.
meski berat bagi Reza,namun dia sadar, dia tidak boleh egois, istri nya masih butuh waktu untuk menerima semua ini.
" Baiklah, Mas janji sama kamu."
" Biar lah aku menahan diri untuk saat ini, pelan- pelan aku akan membuat dia semakin terbiasa akan kehadiran ku."
"Terimakasih." ucap Gita tersenyum senang,sekaligus merasa tenang.
" Kalau yang ini boleh kan!" tawar Reza dengan menunjuk ke arah bibir Gita, tanpa menunggu jawaban dari Gita , Reza lalu mendekat kan wajah nya kepada Gita, memain kan dengan lembut, memporak poranda kan isi yang ada, meski Gita tidak membalas permainan Reza, tapi dia cukup menikmati nya, darah kedua insan tersebut mulai berdesir hebat,Reza yang sadar akan permainan nya pun langsung menghentikan nya, takut jika sampai dia tidak bisa mengontrol diri nya jika terlalu jauh, dia kecup mesra kening Gita.
" Rasanya masih sama seperti pertama kali aku merasakan nya."
__ADS_1
Gita yang mendengar ucapan Reza spontan saja memukul dada Reza dengan keras.
" Ikhhh ngeselin banget deh."ujar Gita yang semakin malu dan salah tingkah, bisa- bisa nya dia ikut menikmati permainan tadi.
" Ngeselin, tapi cinta kan?" Reza semakin berani menggoda Gita yang pipi nya sudah merah merona.
" Tidur lah." ucap Reza lembut sambil menarik tubuh Gita semakin ke dalam dekapan nya, Gita hanya menurut saja tanpa melakukan perlawanan.
Malam ini sesuai dengan apa yang di ucapkan oleh Gita,tidak ada yang nama nya malam pertama,kedua pengantin baru itu tidur seperti biasa nya,hanya saja malam ini mereka tidur sudah dengan pasangan sah nya.
"Kenapa berada di pelukan dia gue merasa nyaman sekali, rasa nya gue tidak ikhlas jika harus jauh sedikit pun dari dia, akh gue ngomong apaan sih."
Entah seberapa nyaman nya tidur di dalam dekapan suami nya, di hari pertama mereka sebagai suami istri, sampai- sampai membuat Gita bangun kesiangan, perlahan mata Gita mulai terbuka, saat dia ingin membuka selimut nya,Gita akhir nya tersadar jika ada tangan yang sedang memeluk pinggang nya.
Aaaa...
Aaaa..
Hampir saja teriakan nya membuat gaduh se isi rumah di pagi hari ini, jika saja dia tidak membekap mulut nya sendiri, Reza yang kaget mendengar kan teriakan Gita langsung terduduk bangun dari tidur nya.
" Kamu kenapa sayang?"
" Mmmm ngga kenapa- kenapa kok, tadi ada kecoa di ujung sana." ucap Gita asal,karena dia sungguh merasa malu,bisa- bisa nya dia lupa jika dia sudah menikah dan orang yang memeluk dia adalah suami nya sendiri.
" Di mana kecoa nya! Mas ngga ngeliat apa pun." tanya Reza yang sedang melihat ke segala arah,namun dia tidak melihat se ekor pun kecoa di dalam kamar mereka.
Jangan lupa Like.Vote dan Berikan hadiah sebanyak mungkin ya..
Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar ya guys...
Dan jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya ya...
Terimakasih semua nya..
__ADS_1
Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰😍