Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 77


__ADS_3

Berulang kali Gita harus mengumpat kesal karena kondisi jalanan sedang macet total,karena di bahu jalan sebelah kiri terjadi kecelakaan beruntun yang mengakibat kan banyak pemotor dan juga mobil silih berganti untuk berhenti hanya sekedar ber selfi dan merekam kejadian yang ada.tidak sedikit juga yang merasa empati kepada sejumlah korban yang sedang merintih kesakitan menunggu ambulance datang.


"Sial!" seru Gita lirih tapi masih terdengar oleh Reza yang duduk di samping nya.


"Sayang! Kamu ngga boleh ngomong kayak gitu,ingat kamu lagi hamil.ngomong nya harus di jaga."seru Reza memperingati istri nya.


"I-iya Mas,maaf." ucap Gita tulus yang menyadari kesalahan nya.


Di kondisi hamil begini dia memang lebih bersikap kalem dalam berbicara,terlebih lagi apabila di hadapan suami nya.ngomong kasar sedikit dia akan langsung mendapat kan teguran keras dari suami nya.kebiasaan ini juga sering kali dia terapkan di hadapan ketiga sahabat nya.


"Hm." Reza hanya berdehem dengan mengangguk kan kepalanya.


Mata nya terus menatap lurus ke depan,kondisi macet seperti ini memang butuh konsentrasi tinggi jika tidak ingin terjadi hal yang tidak di ingin kan.Sementara Gita yang hanya mendapat anggukan kepala serta suara deheman mendadak takut dan gelisah apalagi dia melihat jika wajah dari suami nya sangat serius seperti orang yang sedang marah.


"Mas, kamu marah ya?" tanya Gita sambil menarik-narik kemeja yang di pakai oleh Reza.


Reza yang melihat istri kecil nya merengek sambil menarik baju nya,menarik bibir nya ke atas,lalu membuang muka nya ke luar jendela.supaya tidak terlihat oleh istri nya.


Maksud hati ingin mengerjai sang istri supaya bisa menyaring ucapan nya,malah dia sendiri yang menjadi tidak tega dan merasa perih di hati nya kala melihat Gita sudah berderai air mata dengan sesenggukan.


"Sayang! Kenapa kamu jadi menangis begini sih?"


tanya Reza yang kelabakan.


"Mas marah 'kan? Aku 'kan sudah minta maaf Mas,jangan cuekin aku seperti ini! Aku ngga suka Mas."


Reza tersenyum lembut,menarik tubuh Gita kedalam pelukan nya dan mencium cukup lama kening istri nya yang sedang mellow itu.


"Mas ngga marah sayang,tapi Mas ngga suka aja kamu berbicara kasar seperti itu."ucap Reza tegas dengan tatapan mata yang dalam kepada Gita.


"Iya maaf Mas,aku janji ngga akan mengulang nya lagi,tapi jangan cuekin aku kayak gitu! Aku ngga tahan Mas,aku ngga sanggup kalau di diamin sama Mas."ucap Gita mengeluarkan segala unek- unek nya.


Pada kenyataan nya memang seperti itu,ibu hamil yang satu ini memang selalu ingin berdekatan dengan suami nya,dia juga selalu merindukan perhatian dan pelukan hangat dari suami tercinta nya.


" Iya sayang,Mas juga minta maaf,Mas ngga ada maksud buat cuekin kamu! Mas 'kan harus fokus ke jalan.di dalam mobil ini bukan hanya ada kita berdua saja,tetapi ada malaikat kecil yang sangat harus kita jaga.Maafin Mas kalau Mas salah." ucap Reza menenangkan istri nya yang masih sesenggukan dan mengelap sisa air mata yang membasahi wajah cantik istri nya.


Cup...


Cup..

__ADS_1


Reza mengecup mesra kedua mata yang mengeluarkan buliran bening itu.


"Ya sudah,ayok kita turun nanti keburu dingin nasi ini!" seru Reza memberikan kode kepada istri nya.lalu membuka pintu mobil dan membantu istri nya untuk turun juga dari kursi nya.


" Kalian dari mana aja? Tadi bukan nya kalian sudah pulang ya?"tanya Mama nya ketika melihat sepasang suami istri itu berjalan masuk dengan bergandengan tangan dan di tangan kiri Reza menenteng satu kantong plastik penuh dengan nasi yang tentu saja sudah sangat di kenali oleh Mama Sonia.


" Kita keluar untuk beli ini Ma,tadi Reza lupa mampir,jadi nya harus keluar lagi,Reza takut nanti dedek bayi nya ileran jika ngga kesampaian ngidam mama nya." seloroh Reza sambil nyengir.


" O Ya sudah,kalian langsung makan saja, Mama kebetulan sudah makan duluan."


Tanpa menunggu lagi, Gita yang sejak tadi sudah sangat ingin melahap habis isi kantong plastik itu langsung duduk dan membuka karet yang melilit di kertas pembungkus nya.


"Ma, ini nasi nya banyak Ma! Mama mau ngga?" tanya Gita yang sudah menyadari jika seperti nya dia tidak akan sanggup menghabiskan semua nasi bungkus yang ada di atas meja,satu bungkus ini saja dia habiskan berdua dengan suami nya.


"Mama masih kenyang sayang,memang nya kenapa?"


"Gita juga udah kenyang Ma,ngga sanggup lagi!"


Reza dan Mama Sonia yang melihat wajah lucu Gita dengan pipi yang mengembang karena terisi penuh oleh nasi menjadi tertawa hebat.


Mereka sudah tidak heran lagi melihat Gita membeli banyak makanan tetapi tidak pernah di habiskan,sehingga sisa makanan yang tidak tersentuh itu mereka bagi kepada semua asisten rumah tangga yang bekerja di rumah mereka,semua asisten nya menerima dengan wajah yang tersenyum bahagia,selama masa kehamilan Nona muda.mereka tiap hari selalu merasakan makanan enak-enak.


"Iya,makan lah." ucap Mama Sonia penuh kelembutan lalu pergi meninggalkan area dapur.


Saat dia kembali ke meja makan,Reza sudah bersiap - siap untuk kembali ke kantor nya setelah menunaikan ibadah sholat zhuhur berjamaah dengan Gita.


"Sayang,Mas harus Kembali ke kantor lagi, sebentar lagi Mas ada meeting dengan clien dari kota m.kamu ngga papa kan Mas tinggal dulu." tanya Reza hati- hati.


"Tapi Mas.."


"Mas janji kalau kerjaan nya sudah selesai,Mas akan langsung pulang! Ya?" ucap Reza merangkul mesra pundak istri nya yang sedang duduk menikmati cemilan nya.


" Ya sudah, terserah Mas saja." jawab Gita pasrah dengan wajah yang di tekuk,jangan lupakan mata nya yang sudah berkaca-kaca siap untuk me muntah kan aliran sungai nya.


" Jangan gitu dong sayang, jangan cemberut seperti itu,Mas jadi ngga tenang kalau ninggalin kamu dalam kondisi seperti ini." ujar Reza lembut dengan penuh kesabaran.


" Ya udah sana! Berangkat.katanya mau meeting?"


" Tapi wajah kamu jangan cemberut gitu,yang ikhlas dong sayang,biar Mas kerja nya juga semangat."

__ADS_1


Cup...


Satu kecupan mendarat di pipi sebelah kanan nya. saat Reza ingin mencium kembali pipi kiri nya Gita langsung menghindar dengan memaling kan wajah nya.


Mama Sonia yang sejak tadi berdiri di dekat pintu belakang hanya diam memperhatikan bagaimana manja dan ngesellin nya putri nya yang sedang hamil itu.dan bersyukur nya Mama Sonia mendapat kan menantu yang sangat sabar menghadapi tingkah labil putri nya.


Berulang kali wanita paruh baya ini mengelus dada nya melihat tingkah yang sangat menguras emosi dari putri satu- satu nya


Dan dia juga sangat merasa tenang melihat Gita menemukan pendamping yang sangat tepat untuk menjadi suami nya.


"Kamu beruntung mendapat kan suami seperti Reza, sayang!" gumam Mama Sonia dalam hati nya.


Setelah mendapatkan ridho dan persetujuan dari Nyonya Reza ,kini mereka berdua sudah berdiri di depan mobil Reza.


" Mas berangkat dulu ya, kalau ada apa- apa cepat kabari Mas." ucap Reza sambil tersenyum dan mengacak rambut hitam milik istri nya.


" Iya Mas, jangan lama- lama. ingat langsung pulang kalau udah siap." cercah Gita mengingat kan suami nya.


" Iya sayang." jawab Reza dengan mengangguk kan kepala nya meyakin kan istri nya yang masih terlihat sulit berpisah dari nya.


Sebelum masuk ke dalam mobil nya Reza memeluk mesra tubuh yang sedikit berisi itu dan tidak lupa mengecup seluruh wajah istri nya dan Reza juga mengelus penuh kasih sayang perut Gita yang sedikit membuncit itu.


Perlahan mobil Reza melaju meninggalkan pekarangan rumah mertua nya.


Gita masih betah berdiri di tempat nya menatap kepergian suami nya.


" Sayang!"


Gita menoleh kebelakang saat seseorang memanggil nya.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys...


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya guys..


Dan jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya ya..


Terimakasih semua nya .


Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰😍🥰

__ADS_1


__ADS_2