Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 60


__ADS_3

" Mama sudah tidak sabar lagi untuk mengabari besan Mama!" seru Mama Sonia kegirangan, sementara Reza ,Gita dan Papa Herman diam terpaku melihat wajah sumringah dari Mama Sonia.


" Sayang kamu harus makan yang banyak, sayur sama buah nya jangan lupa di makan juga." ujar Mama Sonia dengan semangat 45 nya , dia kembali menambah kan sayur dan ikan kedalam piring Gita yang sudah kosong.


semua anggota keluarga Husein menjadi lebih posesif kepada ibu hamil itu.


Gita memakan makanan nya dengan begitu lahap, 2 piring nasi sudah dia habiskan, saat dia ingin mengambil buah mangga yang sudah di siap kan oleh Mbok Darmi, tiba- tiba saja perut nya kembali bergejolak hebat, Gita berlari menuju wastafel dengan membekap mulut nya yang sudah terbuka lebar itu.


Hoek....Hoek...


Gita memuntah kan semua makanan yang baru saja masuk ke dalam perut nya,Reza yang menjadi suami siaga berdiri di belakang dia, mengumpulkan semua rambut Gita lalu di ikat ke atas,dia usap pelan punggung istri nya, berusaha memberi kan kenyamanan.


" Sudah sayang?" tanya Reza seraya mencuci dan membersih kan mulut istri nya dengan tisu.


Gita hanya mengangguk kan kepala nya, saat ini kepala nya benar- benar pusing, dia pejam kan mata nya menetral kan rasa mual yang kembali melanda.


Hoek..hoekk.. lagi lagi Gita memuntahkan sisa isi perut nya.


" Sayang.." Reza mengelap kembali mulut Gita lalu membopong tubuh lemah istri nya menuju kamar,perlahan dia baringkan tubuh istri nya di atas ranjang, lalu menyelimuti dengan penuh perhatian.


Reza merasa sedih, iba dan juga kasihan saat melihat istrinya harus mengalami muntah- muntah seperti ini,membuat Reza tidak tega untuk melihat ini semua.


" Sayang kamu mau makan apa sekarang, tadi kan semua nya sudah kamu keluarkan." tanya Reza dengan lembut, membelai mesra pipi istri nya, dia kecup mesra bibir istri nya yang bekas muntah tadi.


Cup..Cup..


"Nanti saja,tolong usap- usap kepala aku Mas." pinta gita pelan lalu menaruh tangan Reza di kepala nya.


Ceklek


Tiba- tiba pintu terbuka, Mama Sonia memasuki kamar putri nya dengan membawa segelas susu jahe sebagai pereda mual dan penghangat perut nya.


" Sayang di minum dulu susu jahe nya, supaya perut kamu lebih enak." ujar Mama Sonia sembari mengulurkan segelas susu jahe kepada putri nya.


Dengan sigap Reza membantu Gita untuk bersandar di kepala ranjang nya dengan bantal sebagai tumpuan nya.

__ADS_1


" Terimakasih Ma, kenapa perut Gita terasa mual sekali Ma! Padahal Gita sangat lapar." ujar Gita dengan wajah sendu nya.


" Mama yakin kamu sudah pernah mempelajari nya di sekolah kan sayang, ini umum untuk semua ibu hamil, kamu harus kuat, harus makan walau hanya sedikit, nanti Mama beliin kamu susu hamil ya." ujar Mama Sonia lembut, dia berusaha menyemangati putri nya yang sedang terbaring lemah.


" Di minum sayang." pinta Mama Sonia lagi.


Saat Gita tengah meminum susu jahe buatan sang Mama , dari arah luar datang lah Papa Herman bersama Rega yang baru saja pulang dari luar kota.


" Ma Gita kenapa?" tanya Rega dengan tatapan menyelidik nya, mata nya menyorot tajam kepada Reza seolah ini semua kejahatan yang di perbuat oleh Reza.


Reza yang mengerti akan tatapan membunuh dari Abang ipar nya pun,tertawa kecil dengan mengangkat bahu nya.


"Hahahahahahaha... Loe ngapain sih ngeliatin gue seram amat."


" Abang.." seru Gita dengan manja nya seraya mengulurkan kedua tangan nya,Rega berjalan mendekati adik nya membalas uluran tangan sang adik, memeluk erat sang adik kesayangan yang tengah duduk di atas ranjang nya.


" Mmmm Abang pakai parfum apa sih Bang, bau banget! Gita ngga tahan mencium bau abang.sana jauh- jauh." usir Gita yang melepas paksa pelukan mereka, padahal dia yang terlebih dahulu meminta untuk di peluk,dia juga yang mendorong kuat tubuh Rega supaya menjauh dari nya.


" Dek! Kamu kenapa sih, inikan parfum Abang yang sudah lama di pakai, kenapa sekarang kamu tiba- tiba bilang bau."Rega memutar mata nya jengah dengan sikap usil sang adik.


" Gita ngga suka Bang, jangan dekat- dekat Gita lagi." ujar Gita dengan menutup rapat hidung nya menggunakan tangan.


Hahaahahahaha...


Mama Sonia, Papa Herman dan juga Reza tertawa puas,melihat Rega yang menjadi sasaran sikap aneh Gita yang sedang hamil.


" Ma, Pa,kok kalian malah tertawa sih." Rega merasa bingung dengan ulah ketiga anggota keluarga nya.


" Ma!" ujar Rega yang berusaha mencari jawaban nya.


Baru saja Mama Sonia ingin menjelas kan, dengan usil nya Rega Kembali mendekat kan diri nya kepada ibu hamil itu,Gita yang kembali mencium aroma parfum Rega yang berbau menyengat itu kembali merasakan perut nya bergejolak hebat.


Hoek...Hoek....


Gita berlari ke kamar mandi dengan tubuh sempoyongan nya karena kepala nya yang masih terasa pusing, Reza mengikuti dengan cepat istri nya dari belakang.

__ADS_1


Hoek .Hoek... Gita kembali mengeluarkan semua sisa isi perut nya hingga perut nya terasa perih dan tubuh nya sudah tidak mampu lagi untuk mengeluarkan isi nya.


" Rega!!"seru Mama Sonia yang kesal melihat sang putra yang bertingkah jahil kepada sang adik yang sedang sakit.


" Kenapa Gita sampai muntah jika mencium bau parfum Rega Ma? Sementara Mama sama Papa biasa saja!" tanya Rega yang masih sangat bingung.


Dia sungguh merasa bersalah melihat Gita yang langsung muntah jika mencium aroma parfum nya, namun dia juga bingung apa yang sebenar nya yang sudah terjadi? Kenapa hidung Gita tiba- tiba tidak menyukai aroma parfum yang dia pakai.


"Kamu jangan dekat- dekat sama Gita lagi, dia itu lagi sensitif dengan bau badan kamu, Gita sedang hamil, mulai sekarang jaga jarak kamu saat berada di dekat dia!"titah Mama Sonia tegas kepada putra sulung nya.


" Hamil!"


" Gila tokcer juga punya nya si Reza, Gila..Gila."gumam Rega dalam hati nya.


Rega menggeleng - geleng kepala, tidak percaya bahwa adik kecil nya sebentar lagi akan menjadi seorang ibu,dan dia sebentar lagi akan di panggil dengan sebutan Om.


"Om?"tawa Rega pecah mengingat gelar yang akan dia dapat kan.


Hahahaha...


" Gila! Barang loe cepet juga jadi nya, satu kali tusuk langsung jebol." seloroh Rega tanpa merasa malu.


Mama Sonia yang mendengar ucapan nyeleneh dari mulut Rega langsung menghadiahi satu cubitan keras di perut nya.Rega yang sejak tadi tertawa ngakak mendadak kicep seketika,akibat rasa perih di bagian perut atas nya.


"Aww.." Rega mengaduh kesakitan.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya guys...


Dan jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya..


Terimakasih semua nya...


Salam sayang untuk kita semua nya..🥰😍🥰😍🥰

__ADS_1


__ADS_2