
Sebelum berangkat menuju ke acara peresmian cabang perusahaan nya,Reza terlebih dahulu menyempatkan diri untuk bertelepon ria dengan sang istri, untuk sekedar melepas rasa rindu yang menyesakkan dada.
" Sayang!" panggil Reza saat melihat wajah sang istri muncul di layar ponsel Android mewah nya.
" Mas, tadi kenapa pesan nya ngga di balas? Apa Mas ngga kangen ya sama aku? Terus ini Mas lagi di mana?" pertanyaan beruntun di layang kan Gita tanpa ada titik maupun koma.
Mata Reza tidak berhenti menatap wajah cemberut sang istri yang selalu terlihat menggemaskan.jika saja mereka sedang berdekatan sudah pasti Reza akan mencium dan menggigit pipi kenyal bagai kan sebuah balon.
" Mas,harus jawab yang mana dulu nih sayang!" goda Reza yang melihat istri nya terlalu bersemangat.
Namun hanya di balas dengan bibir yang di majuin ke depan oleh Gita.
Mendapati tingkah lucu dari sang istri,Reza dengan sadar nya mencium layar ponsel dengan latar wajah sang istri.
Aldo yang juga tengah berada di ruangan yang sama dengan Tuan muda nya, membulatkan mata sempurna dengan alis yang bersatu.
" Gila...Bos ternyata kalau lagi bucin sampai separah ini juga." gumam Aldo dalam hati nya.
Sudut bibir Aldo tanpa sengaja terangkat ke atas menyaksikan dan mendengar setiap kata romantis yang keluar dari mulut Tuan muda nya.
" Bos kayak nya cinta mati deh sama Nona muda." gumam pria penguntit itu lagi.
Setengah jam melepas rindu walaupun hanya bisa melalui sambungan telepon,itu sudah sangat cukup bagi kedua pasangan halal ini.
Reza yang juga harus segera berangkat menuju ke tempat tujuan nya , langsung pamit kepada sang istri.
" Sayang,pagi besok Mas telpon lagi.soal nya Mas harus berangkat sekarang."pamit Reza sambil mengecup dari jauh sang istri.
" Iya Mas.hati-hati kerja nya, semoga acara nya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala." Dukungan dan doa di ucap kan Gita untuk suami tercinta nya.
" Aminn...Kamu tidur nya jangan terlalu larut ya sayang.jangan lupa minum susu hamil nya."
" Assalamualaikum sayang." ucap Reza sambil memutuskan sambungan telepon nya.
Saat ini Reza tengah menuju ke perusahaan nya,dengan di dampingi oleh Aldo yang berada di samping nya,dan di kursi depan ada dua bodyguard nya.
Tanpa ada yang mengetahui, Reza juga sudah menyiapkan bodyguard bayangan yang mengikuti mereka dari belakang.pengalaman buruk di masa lalu mengajarkan dia untuk selalu waspada dan menjaga diri nya.
__ADS_1
Dulu..... Saat melakukan kunjungan ke kota m ini,Reza pernah di keroyok oleh beberapa preman jalanan sampai dia harus di rawat di rumah sakit selama satu bulan lama nya.muka yang babak belur,kaki yang pincang karena di injak-injak,kepala yang di bentur kan ke aspal.membuat Reza sempat koma dan tidak sadar kan diri.beruntung nya sang maha kuasa masih memberikan dia umur yang panjang hingga bisa bertemu dengan Gita yang menjadi istri nya saat ini.
Kejadian itu memang terjadi 7 tahun yang lalu, sebelum Reza menikah dengan Gita, walaupun sudah berlalu dan Reza bisa selamat.tetapi kenangan buruk itu cukup membekas di memori nya.bahkan Pak Anton saja sebelum keberangkatan putra nya,sudah mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada anak buah nya yang ada di kota m, untuk turut membantu menjaga putra nya.
Reza sengaja tidak menceritakan kejadian pilu itu kepada sang istri untuk menghindari Gita dari rasa takut dan cemas yang berlebihan.
" Dulu di depan gang ini saya pernah di seret sama beberapa orang yang bertubuh kekar dan di penuhi tato." ucap Reza mengenang kembali nasib buruk nya.
Aldo dan kedua bodyguard yang duduk di depan ,diam dan menyimak cerita yang keluar dari mulut Tuan muda mereka.
Pikiran Reza kembali ke peristiwa 7 tahun silam.darah berceceran di mana-mana.untung saja nyawa nya di selamat kan oleh warga yang kebetulan sedang melintas di sekitar tempat kejadian.
Bukan nya takut,namun cukup menjadi pelajaran berharga bagi dia, rekan bisnis yang selama ini terlihat baik dan selalu ramah terhadap nya ternyata adalah dalang di balik peristiwa bejat yang dia alami.
Pak Anton tidak tinggal diam melihat putra nya di sakiti begitu kejam nya, dengan segala kekuasaan yang dia miliki,bisnis pelaku pengeroyokan sang putra hancur lebur bagaikan butiran debu.bahkan pelakunya juga di asing kan ke pulau terpencil yang tidak memiliki penghuni sama sekali,entah bagaimana nasib nya sekarang,yang jelas dia tidak akan bisa kembali lagi ke kota m.
" Berkat pertolongan dari warga di sekitar sini,saya bisa berdiri seperti sekarang ini."ucap Reza dengan pandangan mata fokus ke jalanan yang ada di depan nya.
" Kamu juga harus berhati-hati,Aldo! Tidak semua orang yang terlihat baik di depan mata kita,akan baik juga ketika berada di belakang kita.dunia bisnis ini neraka dunia bagi orang yang tidak mampu mengelola nya." imbuh nya lagi.
Pada saat peristiwa itu,Aldo memang belum bergabung dengan perusahaan Reza,jadi cerita yang keluar dari mulut Tuan muda nya cukup mengejutkan bagi Aldo, ternyata masih ada orang yang berani bermain licik dengan pengusaha sukses, tersohor dan terkaya di kota j ini.
Mata Reza celingukan melihat setiap orang yang berada di sekitar sana.barang kali saja dia bisa bertemu kembali dengan dewa penolong nya pada malam itu.
Tidak terasa mobil mewah Reza mulai memasuki area perusahaan nya,semua kolega bisnis nya berkumpul menyambut kedatangan pemilik perusahaan ini.sejumlah wartawan juga turut hadir mengabadikan moment penting ini.
" Silahkan Tuan muda." ucap salah satu bodyguard nya yang membantu Reza membuka kan pintu mobil nya.
" Terimakasih." jawab Reza melangkah kan kaki nya keluar.tangan nya sibuk membenahi jas yang dia pakai.
Reza menyalami satu persatu kolega bisnis nya yang sudah hadir.raut wajah arogan nya tidak pernah dia hilang kan dari wajah tampan nya.
" Selamat Tuan Reza , bisnis anda luar biasa." ucap Tuan Abraham selalu kolega bisnis terdekat nya.
" Terimakasih,Tuan Abraham." jawab Reza dengan senyum kecil nya.
" Wah...Ini sungguh luar biasa Tuan Reza,saya yakin sebentar lagi,ini akan menjadi perusahaan yang akan merajai dunia,bahkan akan menyerap begitu banyak tenaga kerja.Anda memang cerdas." ucap Tuan Romi yang juga merupakan kolega bisnis nya.
__ADS_1
" Saya juga berharap seperti itu.terimakasih atas doa nya Tuan Romi." jawab Reza sambil tersenyum.
" Selamat Tuan Reza."ucap rekan bisnis yang lain.
"Selamat Tuan Reza."
Begitu lah kata yang di terima oleh Reza dari setiap tamu nya yang hadir.
Proses pengguntingan pita sebagai tanda peresmian pun mulai di lakukan oleh Reza.
Sepatah kata sambutan keluar dari mulut Reza,tidak lupa juga dia menyebut kan nama istri,kedua orang tua,kedua mertua nya serta Abang ipar nya yang menjadi support sistem bagi kesuksesan nya.
Kini acara hiburan tengah berlangsung,sebenar nya Reza tidak terlalu menyukai nya,dia lebih tertarik untuk segera kembali menuju ke hotel nya di banding kan berlama-lama berada di suasana seperti ini.
Menyelesaikan pekerjaan nya lebih menggiurkan batin Reza dari pada menikmati setiap hiburan yang disajikan oleh penyanyi yang mereka undang.
Namun demi rasa hormat nya sebagai tuan rumah terhadap kolega bisnis nya yang sudah datang,Reza terpaksa berdiri di sini, walaupun raga nya melayang jauh.
Di antara rekan bisnis nya,bahkan ada yang dengan sengaja menyewa wanita bayaran untuk menemani mereka melewati pesta malam ini.
Reza seperti nya lebih memilih di temani oleh Aldo yang sebagai Asisten kedua nya, sedangkan Alan asisten pertama nya,sedang terbang menuju Maldives menemui rekan bisnis mereka yang ada di sana.
Dari sudut ruangan itu,ada sepasang mata yang sedang menatap nakal ke arah di mana Reza berdiri.
Bibir tebal nya menyeringai nakal menunggu rencana nya berjalan lancar.
Prang...
Gelas yang berisikan air itu pecah tidak berbentuk lagi.
" Sial.."
Jangan lupa Like.Vote dan Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata ya guys...
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author..
Terimakasih semua nya 😍🥰🥰🥰
__ADS_1