Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 152


__ADS_3

Dari hasil penyelidikan Aldo bersama anak buah nya, Ternyata wanita itu masuk ke dalam perusahaan melalui jalur khusus.tanpa tes atau pun wawancara.melalui kepala HRD lah dia bisa masuk dengan bonus pelayanan servis dari dia.banyak sekali fakta yang di luar nalar yang di temui oleh Aldo,bahkan hari sudah menjelang pagi pun, Asisten Aldo masih saja tetap mengotak -atik kan laptop nya, Mengumpulkan sejumlah data dan bukti untuk menyeret semua para tersangka nya.


" Gue udah lembur begini! Awas saja kalian besok pagi." umpat kesal Aldo yang merasa di aniaya karena ulah mereka.


Sedang kan di kota j, tepat nya di kediaman Keluarga Husein,entah jam berapa Gita bisa tertidur,yang jelas saat dia membuka kedua mata nya,suara adzan subuh sudah terdengar berkumandang.


" Cepat banget sih pagi nya, perasaan tadi gue baru tidur deh." ucap Gita sambil mengucek


kedua mata nya.


Tidak ingin sampai ketiduran yang berakhir dengan kebablasan.Gita langsung bangun dari ranjang nya lalu menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Untaian doa tidak lupa Gita panjat kan untuk keluarga kecil nya, terkhusus nya untuk suami nya yang sedang berada jauh di seberang sana.


Tetes demi tetes air mata kesedihan itu turun lagi.entah apa isi doa yang dia ucapkan,hanya dia dan tuhan nya yang tau.


" Mas Reza sudah bangun atau belum ya?" gumam Gita sambil mengecek ponsel nya yang tergelatak di atas sofa.


Jemari Gita dengan lincah langsung mendial nomor sang suami.dan tidak butuh lama, panggilan nya langsung di terima oleh Reza.


" Assalamualaikum sayang." sapa Reza menampilkan wajah bangun tidur nya.


" Wa alaikum salam Mas,kamu baru bangun?"


" Tadi udah bangun, terus ketiduran lagi.kamu udah sholat subuh sayang?" tanya Reza lagi.mata nya masih merah akibat rasa ngantuk nya,entah pukul berapa dia tidur tadi malam, yang jelas saat kembali ke kamar tadi malam,Reza langsung menyibukkan diri nya dengan setumpuk pekerjaan.


" Baru aja siap Mas,kamu kapan pulang nya?" pertanyaan itu lolos begitu saja di bibir istri nya.lama-lama berjauhan membuat dia merasa tidak nyaman dengan situasi yang ada.


Reza langsung tersenyum,mata nya yang mengantuk kini terbuka sempurna.


"3 hari lagi sayang,Mas janji akan segera menyelesaikan semua nya." jawab Reza lembut, masalah tadi malam yang dia alami ,biar lah menjadi rahasia nya bersama Aldo,tanpa ingin di ketahui oleh sang istri.bukan karena apa-apa,tetapi demi menjaga kesehatan mental sang istri.


Sedang kan Gita yang tidak ingin menambah beban pikiran sang suami hanya mampu mengangguk kan kepala nya.walaupun berat menerima kenyataan nya,tetapi dia harus bersabar.


" Kamu hati-hati ya Mas, jangan lupa makan dan istirahat yang cukup,jangan kerja terus tapi lupa waktu." Gita berusaha mengingat kan suami nya.


Suami nya yang tipe pekerja keras,membuat Gita sangat paham akan kegilaan suami nya dalam bekerja.


" Iya sayang, terimakasih sudah mengingatkan.kamu juga jangan lupa makan,minum vitamin dan juga susu hamil nya ya.jangan lakukan sesuatu yang berat-berat ya sayang."


" Iya Mas."


Mendengar Aldo yang masuk kedalam kamar suami nya, Gita langsung berpamitan untuk melakukan jalan pagi.dia cukup sadar,jika Aldo sudah datang,pasti ada pekerjaan penting yang mengundang dia masuk di pagi buta ini.

__ADS_1


" Hati-hati ya sayang,jalan pagi nya,jangan di paksa kan jika sudah capek." pesan terakhir Reza sebelum memutuskan sambungan telepon nya.


Di sini lah Gita berada saat ini,berjalan sendirian di pekarangan rumah nya, dengan sedikit ngos-ngosan dia berjalan memutari luas nya hamparan pekarangan dengan udara yang menyejukkan dahaga.semua para pekerja sudah siap mengawasi Nona muda nya, mata mereka sesekali mengintai setiap apapun yang tengah di lakukan oleh Nona muda nya.


Mulai dari security,tukang kebun dan para sopir sudah mendapatkan pencerahan dari Mama Sonia untuk turut siaga jika Gita sedang berada di luar.


" Selamat pagi Nona." sapa Mang Idon saat berpapasan dengan Gita.


" Pagi juga Mang.." mengambil posisi duduk di kursi yang berada di samping Mang Idon yang sedang menyiram tanaman.


" Gita boleh bantuin ngga Mang?" tanya Gita yang cukup mengagetkan bagi Mang Idon.


" Ja-jangan Non, bahaya! Nanti Non bisa basah,masuk angin.dan lebih bahaya lagi takut kepeleset Non." tolak Mang Idon yang tidak punya nyali melimpah kan pekerjaan nya kepada Sang Nona muda yang sedang hamil tua.


" Sebentar saja Mang,Gita lagi pengen sekali." rengek Gita sambil berdiri mendekati Mang Idon.


" Jangan Non.duduk saja,ini sudah tugas Mang Idon." Mang Idon masih tetap berusaha mencegah supaya Nona muda nya tidak mendekat.


" Satu menit doang Mang Idon,Gita lagi kepengen banget." jawab Gita sambil mengelus perut buncit nya.


Mang Idon yang mengerti maksud dari sang Nona muda,hanya mampu menggaruk kepala nya yang tidak terasa gatal.mata Mang Idon sibuk bergerak ke kiri dan ke kanan,mencari bantuan yang bisa menyelamatkan dia dari kata pecat.


" Jangan Non,nanti Nona Gita basah." tolak Mang Idon.


" Plis Mang Idon.satu tanaman aja." pinta Gita sambil menarik selang panjang dari tangan Mang Idon.


" Oke siap." jawab Gita bersemangat sambil mengacungkan jempol nya.


Dengan wajah bahagia,Gita mulai mengambil alih selang dari tangan Mang Idon,bunga melati milik sang Mama menjadi tujuan pertama nya.sampai tanah bunga itu basah Gita tetap tidak berhenti,kini dia beralih ke pot tanaman yang ada di samping bunga melati itu.


" Satu lagi ya Mang." mohon Gita langsung beraksi tanpa perduli penolakan dari Mang Idon.


Gita tengah sibuk dengan kegiatan baru nya, sedang kan Mang Idon tengah sibuk mencari cara untuk keluar dari situasi yang tidak menguntungkan ini.


" Sayang..." suara Nyonya besar terdengar cukup keras dari arah belakang mereka.


" Stop sayang." tegur Mama Sonia berjalan mendekat.


" Idon..." mata nyalang Mama Sonia mengintimidasi lekat Mang Idon yang sedang menunduk.


"Jangan marahin Mang Idon Ma, tadi Gita yang maksa minjam selang nya." jawab Gita mencegah Mang Idon dari sasaran amarah sang Mama.


" Gita lagi kepengen Ma." imbuh nya lagi.

__ADS_1


Tangan nya tidak berhenti meliuk-liukkan selang panjang itu.


" Ta- tadi Non Gita nya maksa Buk." jawab Mang Idon sedikit takut.


" Lain kali jangan di kasih lagi.bahaya Mang Idon." peringatan keras keluar dari mulut Mama Sonia.


" I-Iya Buk." jawab Mang Idon Patuh.tidak di pecat saja sudah Alhamdulillah bagi Mang Idon.


" Sudah sayang, kembali kan selang nya kepada Mang Idon,ayok kita masuk." ajak Mama Sonia sambil menarik tangan sang putri.


Rasa ingin nya yang sudah tersalurkan membuat Gita dengan mudah menerima ajakan dari sang Mama.dia yang juga sudah merasa lelah berdiri menyambut hangat uluran tangan Mama nya.


" Makasih ya Mang." ucap Gita mengembalikan selang ke tangan Mang Idon.


" Kamu dari mana sih Dek?" tanya Rega curiga.


" Dari jalan pagi." jawab Gita.


" Baju nya kok basah banget?" Rega kembali di buat kaget melihat baju yang di pakai Gita basah kuyup seperti ini.


" Kena air." jawab Gita sekena nya.


" Gita mau bersih-bersih dulu ya Ma, Pa." pamit Gita melangkah menuju lift yang akan membawa nya menuju lantai atas.


Selang beberapa menit, Gita kembali turun ke lantai bawah dengan baju yang sudah rapi.


Drama makan pagi kemaren kembali terulang lagi pagi ini.wajah murung Gita Kembali menjadi bumbu pemanis suasana makan mereka.


Kerinduan yang begitu besar membelenggu hati Gita,yang baru dua hari dia di tinggalkan ke luar kota.Gita yang bukan merupakan tipe pendiam membuat semua orang menjadi bingung menghadapi nya.


" Sayang,kamu kenapa?" suara Mama Sonia yang membuat Gita kaget dan langsung berbalik menatap sang Mama.


" Gita ngga apa -apa kok Ma." jawab Gita berbohong,tapi Mama Sonia yang sudah sangat mengenal sifat anak nya, tidak langsung percaya begitu saja.


" Sayang..Kamu ngga bisa bohongin Mama!Mama tahu kamu sedang memikirkan sesuatu yang sangat mengganggu pikiran kamu."perkataan sang Mama yang membuat Gita langsung menggeleng kan kepala nya.


" Nanti jam 10 Abang jemput kamu ya Dek." seru Rega yang berada di samping Gita.


Jangan lupa like.Vote dan tinggalkan jejak di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.


Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.


Terimakasih semua nya..😍🥰😍🥰😍

__ADS_1


Jangan lupa mampir di novel kedua aku ya guys..


" Terpaksa menjadi istri kedua" 😊😊


__ADS_2