
Mata Gita tidak ada henti- hentinya menatap jari manis yang tersemat kan cincin berlian yang memiliki harga fantastis.
" So sweet nya." sahut Lusi tanpa aba-aba.
Kiki dan Hana yang jengah melihat ulah Lusi langsung menoel lengan Lusi supaya tidak berulah lagi.
Kedua orang tua mereka menatap bahagia melihat Reza memperlakukan Gita dengan begitu baik dan sangat di hargai nya.
" Terimakasih banyak suami ku, cincin dan kalung nya sangat bagus sekali."ucap Gita dengan senyum manis yang tidak pernah pudar.
" Alhamdulillah jika kamu suka sayang,dan Alhamdulillah nya lagi ternyata cincin nya sangat pas di jari kamu." jawab Reza.
Gita tersenyum dan menganggukkan kepala nya.
Dengan jahil nya Reza mengambil kan satu lagi cincin berlian yang cukup besar dari kotak beludru tadi.baru saja dia hendak memasukkan cincin itu ke jari tengah istri nya,wanita pemilik jari tersebut sudah terlebih dahulu menginterupsi.
" Mas! Jangan di pakai kan semua nya.malu." ujar Gita menolak halus.bukan karena tidak suka tetapi dia tidak ingin orang berpikir yang buruk-buruk tentang diri yang suka pamer harta.
Tawa renyah Reza langsung pecah.
" Hahahaha..."
Reza sebenar nya sudah mengetahui pasti istri nya akan menolak jika di pasang kan sekaligus dua cincin berlian.rasa keberatan dari istri nya sudah di pahami oleh dia, istri nya bukanlah orang yang suka memamerkan barang mewah milik nya.itu terbukti dengan tidak pernah nya Reza Melihat istri nya memakai perhiasan yang berlebihan padahal di dalam brangkas kecil di dalam lemari mereka.tersusun rapi sejumlah kalung,cincin,anting dan gelang berlian serta emas.namun Gita memilih tampil seada nya saja,di tangan Gita hanya ada satu cincin yaitu cincin pernikahan mereka.
Kedua calon Oma dan Opa itu terlihat bahagia melihat Gita di perlakukan bak ratu oleh Reza.
"Selamat ulang tahun istriku,semoga bahagia selalu,sehat,dan apa yang di inginkan segera tercapai ." ucap Reza tulus.
" Selamat ulang tahun Nak,semoga kamu lebih dewasa lagi sebagai istri dan calon ibu bagi anak-anak kamu kelak,ingat suami mu adalah jembatan menuju surga abadi mu." ucap Pak Herman menasehati.
" Selamat ulang tahun putri kesayangan Mama,semoga kamu bahagia selalu dan pernikahan kalian awet,jadi lah istri yang patuh kepada suami dan jaga kerukunan kalian." ujar Mama Sonia mencium Gita.
" Selamat ulang tahun anak Mama tersayang.panjang umur,sehat selalu dan bahagia selalu, Terimakasih sudah hadir di tengah- tengah keluarga kita." ucap Mama Meri dengan menghadiahi kecupan lembut di wajah menantu kesayangan nya.
" Selamat ulang tahun Nak, semua doa yang terbaik Papa panjat kan untuk kamu, terimakasih sudah memberikan Papa calon cucu kembar." sahut Pak Anton menimpali.
__ADS_1
" Selamat ulang tahun adek kecil ku yang sudah tidak kecil lagi dan sebentar lagi akan memiliki anak kecil.semua doa terbaik sudah di ucapkan sama yang tua-tua,bingung mau bilang apa lagi." ujar Rega dengan menyelipkan sedikit kejahilan nya.
Setelah menerima ucapan selamat dari keluarga terkasih nya.kini ucapan selamat juga terdengar dari para sahabat seperjuangan nya.
" Selamat ulang tahun Gita sayang." ucap Hana.
" Happy 18 th birthday ibu hamil." sahut Lusi.
" Selamat ulang tahun mama muda,sehat selalu dan terus lah berbahagia." sahut Kiki lagi.
" Selamat ulang tahun Gita, ini ada titipan kado dari Selo,maaf dia ngga bisa hadir karena jam 9 pagi tadi dia sudah terbang menuju Amerika." ucap Bima sambil menyerah kan satu kotak yang tidak terlalu besar kepada Gita.
Gita yang ragu untuk menerima hanya diam sambil melirik ke arah suami nya,dia merasa dilema dan tidak tahu harus berkata dan berbuat apa dengan kado yang di berikan oleh Bima,apa dia harus menerima atau menolak kado itu?Karena bingung menentukan keputusan.akhir nya Gita melihat ke arah sang suami. dan anggukan serta senyum dari Reza jadi penambah keyakinan agar dia menerima kado itu.
" ucapkan terima kasih gue sama Selo ya Bim." ucap Gita dengan kado yang sudah berpindah tangan kepada nya.
" Siap." jawab Bima cepat.
" Terimakasih semua nya atas ucapan selamat nya, maafin Gita yang tidak bisa membalas satu persatu ucapan itu,yang jelas Gita sangat bahagia dan sangat menyayangi kalian semua nya." tutur Gita penuh kebahagiaan.
terlihat begitu ramai dengan suara canda dan tawa. dari sahabat, keluarga dan orang yang yang bekerja dengan mereka.semua membaur menjadi satu tanpa ada yang membedakan atau memisah diri.
Meja makan panjang sudah di sulap dengan berbagai hidangan dan aneka kue dalam jumlah yang besar.
Mata Gita langsung berbinar,perut nya yang tadi masih terasa kenyang seketika mendadak lapar minta di isi.
" Ini semua Mama yang masak?" tanya Gita.
" Berdua sama besan kesayangan." jawab Mama Sonia sambil bercanda.
" Jadi kedua Mama ini sudah tau jika akan ada perayaan ulang tahun Gita." tebak Gita langsung.
Mama Sonia dan Mama Meri saling melirik karena merasa aneh dengan panggilan yang di berikan oleh Gita kepada mereka.
" Susah nyebutin nya Ma." bela Gita untuk ucapan nya tadi.
__ADS_1
" Baik lah, berhubung kamu lagi ulang tahun,kali ini di maaf kan." seloroh Mama Sonia .
" Ini semua ide suami kamu,Mama sama mertua kamu baru di kasih tau tadi malam,maka nya kami agak telat datang ke rumah sakit tadi pagi karena harus menyelesaikan terlebih dahulu semua masakan ini."
Gita mengangguk kepala nya.
" Terimakasih Ma." ucap Gita langsung memeluk kedua Mama yang dia miliki,satu Mama kandung dan satu nya lagi Mama mertua yang juga serasa Mama kandung.
Teman-teman Gita terlihat begitu antusias menikmati hidangan yang sudah di sajikan.mulut mereka terlihat tidak berhenti mengunyah karena memang masakan dari tangan kedua calon Oma itu benar-benar lezat mengalah kan masakan dari restoran mewah.
" Makanan nya enak banget." seru Aris sambil menyuap kan kembali nasi ke dalam mulut nya.
" Beneran! Gue aja udah tiga kali nambah,tapi masih aja terasa kurang, pengen nambah lagi." tutur Kevin jujur.
"Kalian mah telat, dari dulu masakan nyokap nya Gita memang ngga pernah kaleng-kaleng,kita aja setiap mampir kesini selalu numpang makan." sahut Hana menimpali pembicaraan yang terjadi antara Aris dan kevin.
" Ya 'kan bestie?" ucap Hana lagi meminta persetujuan dari kedua sahabat gesrek nya.
" Benar banget, gue kalau udah di rumah Gita,rasa nya tuh males banget kalau di ajak pulang." jawab Kiki.
" Ngomong - ngomong kenapa Selo berangkat nya mendadak sih Bim?" tanya Hana kepo.
Bima menghentikan kunyahan makanan nya.
" Ini desakan dari kedua orang tua dan juga Kakak Selo,mereka sudah tidak sanggup lagi untuk melihat Selo terus terpuruk jika masih melihat Gita, sebenar nya Selo ke pengen ikut di acara ini,namun bunda nya memberikan larangan keras dengan langsung mengirim dia ke Amerika pagi ini juga." jawab Bima sendu.
" Assalamualaikum." ucap seseorang dari arah pintu yang mengagetkan semua orang yang berada di dalam ruangan itu.
Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit nya.
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.
__ADS_1
Terimakasih semua nya.🥰😍🥰😍