Mahkota Yang Di Renggut Paksa

Mahkota Yang Di Renggut Paksa
Myrp bab 46


__ADS_3

Mereka berdua saling menggosok punggung dengan bergantian.indah nya berpacaran dengan kekasih halal memang tidak di ragukan lagi.


" Manja banget sih istri Mas ini." ujar Reza yang sedang menyabuni seluruh tubuh istri nya.


bukan nya fokus dengan sabun, tetapi tangan Reza malah berkelana entah kemana- mana, hingga jarak di antara mereka semakin dekat tak terpisahkan lagi.


Deg..Deg..Deg. Mati gue.


Di dalam bathtub yang berisi aroma lavender itu perlahan Reza mulai ******* kembali bibir manis istri nya dengan lembut, ada sensasi yang berbeda yang mereka rasakan saat bercumbu mesra di dalam air dengan aroma yang menyegar kan hidung, kecupan itu semakin turun ke leher putih milik Gita hingga sampai lah di dua gunung kembar yang tidak berpenghuni, Reza terus saja bermain di area sana .


" Mas...Ahhk.." pekik Gita dengan mesra nya, semakin dalam dan semakin merdu ******* yang lolos begitu saja dari mulut Gita, semakin membuat jiwa Reza terbakar dan akhirnya penyatuan itu terjadi kembali, Gita memeluk mesra tubuh kekar Reza.


" Mas aku.." pekik Gita yang merasa kan ada denyutan hebat yang terjadi di bawah sana,


" Iya sayang.... jangan di tahan, lepas kan saja sayang, kita sama- sama ya." ucap Reza mesra di telinga Gita dan pada akhir nya kedua nya sampai pada puncak kenikmatan sebagai penggantin baru.


Nafas kedua nya tersengal- sengal setelah pergulatan panas tadi, Reza mengecup mesra kening Gita yang tampak kelelahan.


" Terimakasih ya sayang." ujar Reza sambil menatap dalam istri nya,lalu memeluk mesra tubuh mungil istri nya yang sudah tidak berdaya lagi,mereka kembali melanjutkan ritual mandi dengan Reza yang bertindak membantu istri nya, karena Gita sudah sangat kelelahan, setelah selesai dengan semua ritual mandi nya, Reza lalu menggendong istri nya kembali ke tempat tidur.


" Tidur lah, Mas keluar sebentar." ucap Reza sambil mengecup kembali bibir Gita dengan mesra, tidak ada rasa bosan bagi Reza.


yang jelas semua yang ada pada diri Gita sudah menjadi candu bagi dia.


" Iya Mas." jawab Gita dengan pelan, tubuh Gita saat ini sungguh sangat lelah, untuk berpakaian saja dia di bantu oleh suami nya, tidak butuh waktu lama bagi Gita akhir nya sampai di alam mimpi nya.


Sementara Reza memilih untuk melanjut kan pekerjaan nya sambil menunggu sang istri terbangun dari tidur nya, Reza kembali memeriksa beberapa berkas yang ada di atas meja nya,setelah semua pekerjaan nya selesai, Reza kembali melirik jam mewah yang dia pakai sudah menunjukkan jam 17: 30, tetapi istri kecil nya masih saja tertidur pulas dengan selimut yang menyelimuti tubuh nya.berulang kali Reza mengintip ke kamar pribadi nya, tetapi Gita masih saja betah dengan alam mimpi nya, membuat dia menjadi tidak tega untuk membangun kan istri nya,lalu dia memilih kembali ke meja kerja nya dan meraih handphone yang tergelatak di atas meja kerja nya, memesan kan makan malam untuk mereka berdua, jika di pikir - pikir mereka akan telat sampai di rumah, karena saat ini jalanan pasti macet total.


Tok...Tok...


Suara ketukan pintu terdengar cukup keras.


" Permisi Bos." ucap Alan yang berdiri di depan pintu, dia tidak berani main sembarangan masuk saja, meski selama ini seperti itu, tetapi dia cukup sadar diri, jika sang bos lagi sendiri itu tidak menjadi masalah, namun sekarang di dalam sana juga ada istri tercinta dari sang bos, sekedar hanya untuk mencari aman saja.

__ADS_1


" Masuk saja." teriak Reza dari dalam ruangan nya.


Ceklek


" Ini pesanan Bos sudah datang." ucap Alan sambil berjalan meletakkan beberapa bungkus makanan ke atas meja.


"Iya terimakasih, apa kamu sudah makan?"


tanya Reza tetapi mata nya tetap saja fokus pada gadget nya.


"Terimakasih? Lagi- lagi Bos mengucap kan kata terimakasih." Alan bergumam dalam hati nya,


sambil tersenyum tipis,


Entah kenapa mendengar Reza kembali mengucap kan terimakasih dia sungguh merasa senang, seperti mendapat kan undian berhadiah saja.


" Alan." seru Reza yang melihat Alan tersenyum sendiri sambil menatap ke arah dia.


" Kamu kenapa? Apa kamu sudah makan?" tanya Reza mengulang kembali pertanyaan yang tidak di jawab oleh Alan.


" Tidak ada, kamu boleh pulang sekarang juga."


" Siap Bos. terimakasih." pamit Alan dengan tersenyum, hari ini dia bisa bebas dari kegarangan bos nya, itu semua berkat Nona muda nya, dia berjanji akan berterima kasih kepada Nona muda nya, dan akan selalu menjaga Nona muda nya.


Setelah melihat kepergian Alan,Reza Kembali mengunci pintu ruangan nya dengan rapat, takut jika ada orang yang tidak di kenal tiba- tiba masuk, mengingat semua para karyawan nya sudah habis pulang.


Adzan magrib berkumandang membangun kan Gita dari tidur nyenyak nya.


" Sayang." seru Reza yang duduk di tepi ranjang dengan memain kan handphone nya ketika melihat istri nya mulai membuka kedua bola mata nya.


" Mas! sudah jam berapa?" tanya Gita yang langsung saja merebut handphone dari tangan Reza.


" Hah .. Ya tuhan...Aku tidur nya kelamaan ya Mas? Mana udah magrib gini lagi, Mama pasti lagi khawatir di rumah. maaf ya Mas, aku ketiduran." ucap Gita dengan pelan.

__ADS_1


Reza terkekeh melihat tingkah lucu istri nya dengan muka bantal nya.


"Iya sayang, ngga papa,Mas paham kok, pasti kamu sangat lelah kan, ini semua gara- gara Mas, Mas minta maaf ya sudah membuat kamu capek seperti ini." ujar Reza yang kembali mengecup mesra pipi istri nya.


Gita berdecak sebal saat Kembali merasakan sakit di sekujur tubuh nya.


" Sudah sana cuci muka dulu biar kita makan malam nya di sini saja, perut kamu pasti sudah lapar kan." titah reza kepada istri nya.


" Iya Mas, Tapi...Krukkk krukk..."


perut Gita berbunyi dengan keras tanpa bisa di tahan lagi, Reza yang menyadari suara itu dari perut istri nya pun tertawa ngakak.


"Hahahaha haahahaha itu kan sayang,mas bilang juga apa tadi! Udah buruan sana."


" Ihh Mas jangan di ketawain dong!" ujar Gita yang merasa malu dan lebih memilih menyembunyikan wajah nya di dada suami nya.


" Hahahaha...Kamu lucu deh sayang, masa sama suami sendiri saja masih malu, udah ngga papa sana cuci muka nya dulu atau mau langsung makan saja." tawar Reza kepada istri nya yang tampak sangat kelelahan, dia benar- benar merasa tidak tega melihat guratan lelah di wajah mulus istrinya.


" Aku sekalian cuci muka sama wudhu saja Mas, nanti magrib nya keburu habis."


" Ya sudah sana Mas tunggu di sini, kita jamaah."


" Iya Mas, tapi di sini ada mukena ngga?"


" Ada sayang, kamu tenang saja, udah sana buruan wudhu nya."


" Mukena siapa Mas? tanya Gita penuh selidik,dia merasa curiga kenapa ada mukena di lemari pakaian Reza.


Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar ya..


Dan jangan lupa pencet tombol Favorit nya..

__ADS_1


Terimakasih semua nya..


Salam sayang untuk kita semua nya..😍🥰🥰😍🥰😍


__ADS_2