
Sesampai nya di dalam kamar mereka,Gita langsung berjalan cepat menuju kamar mandi.kondisi Hamil begini membuat dia cenderung lebih sering untuk buang air kecil,padahal sebelum naik kelantai atas dia juga sudah singgah terlebih dahulu di kamar mandi bawah.ibu hamil ini berjalan dengan langkah lebar melemparkan begitu saja ponsel serta tas kecil nya di atas ranjang.
Reza yang melihat istri nya berjalan terburu- buru membulat kan mata nya dan ingin protes,baru saja dia membuka mulut nya namun pintu kamar mandi sudah di tutup rapat oleh Gita dari dalam.
Karena sudah terlanjur masuk ke kamar mandi Gita akhir nya memutuskan untuk sekalian membersihkan badan nya terlebih dahulu sebelum kembali masuk ke kamar mereka.
Ceklek
Gita melangkah keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai jubah mandi nya dengan muka yang terlihat segar setelah di guyur beberapa gayung air,Reza yang melihat istrinya sudah keluar dari kamar mandi langsung berdiri dan bergegas masuk ke kamar mandi untuk sekedar membersihkan diri nya, menghilang kan virus yang menempel di tubuh nya karena mereka baru saja dari luar dan bertemu banyak orang.
Saat ini kedua nya sudah berganti pakaian dan memilih untuk langsung membaringkan tubuh lelah mereka di atas ranjang empuk yang mahal itu.
" Mas...."
Reza yang sudah hampir tertidur,Gita tiba- tiba saja merengek manja membuat Reza harus kembali membuka kedua mata nya.
"Kenapa sayang?"
"Kamu udah mau tidur?"
" Iya sayang, mata Mas sudah sangat perih minta untuk di pejam kan."
"Mas, aku haus!" ujar Gita dengan manja nya setelah mendapati gelas yang ada di atas nakas nya kosong tak berpenghuni.
Dengan langkah berat akhirnya Reza kembali turun kelantai bawah untuk mengambil segelas air putih untuk istri nya yang sedang kehausan,selain sering buang air kecil Gita juga lebih sering merasakan haus,biasa nya di kamar mereka selalu menyimpan air mineral di atas nakas,sehingga kapan pun Gita merasakan haus dia dengan mudah meminum nya,sore tadi Reza lupa mengisi kembali air minum untuk istri nya,karena mereka juga baru pulang dari luar.
Walaupun mata nya sudah sangat lengket,tetapi mendengar kata haus dari mulut istri nya,dia dengan suka rela mengambil ke lantai bawah tanpa ada perasaan marah ataupun jengkel kepada istrinya.batas kesabaran suami siaga memang di atas rata-rata.
Ceklek
"Ini sayang, di minum dulu." ujar Reza yang sudah kembali dari lantai bawah, dia tidak hanya mengambil segelas air putih,tetapi juga membawa satu botol di tangan kiri nya.
Dengan wajah tersenyum Gita menyambut air putih dari tangan suami nya .
" Terimakasih Papa."seru Gita dengan meniru suara anak kecil.
"Sama-sama cinta nya Papa." seloroh Reza sambil tersenyum manis.
" Tidur lah sayang, sudah malam."
__ADS_1
Cup...
Tidak lupa dia selalu mendarat kan kecupan hangat di kening istri yang sangat dia cintai itu.lalu merapikan kembali selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.
Pria itu tersenyum geli melihat tingkah istri nya yang kembali menguap dengan mulut lebar nya,dia mengacak gemas rambut hitam yang terurai itu,lalu mencubit kedua pipi Gita yang sudah terlihat chubby beberapa hari ini.
" Aww... Sakit Mas." ujar Gita mendelik kesal.namun di sambut gelak tawa dari Reza yang suka melihat wajah kesal istri nya,tetapi tidak suka jika melihat ibu hamil ini dalam kondisi mood cengeng.
" Kamu tambah cantik tau ngga sayang,kalau wajah nya kesal begitu."
Gita semakin mengerucut kan bibir nya dan membulat kan mata tidak percaya dengan ucapan gombal suami nya.
Tanpa aba-aba Gita yang mendapat kan ide untuk mengerjai suami nya yang tampak ingin kembali tidur itu,lalu mendekat kan wajah nya kepada Reza yang sudah mulai mengatur posisi tidur nya, Gita langsung mencium mesra suami nya,
Reza yang merasa kaget , bingung dan tidak percaya hanya bengong mendapat serangan agresif dari istri nya .
Maksud hati ingin mengerjai sang suami,malah dia yang di bawa terhanyut kedalam suasana romantis itu,Reza dengan sengaja menahan tengkuk Gita untuk memperdalam nya.
Reza bersorak senang di dalam hati nya.dia tidak menyangka jika istri kecil nya menyerahkan sendiri surga dunia kepada nya. Dengan senang hati dia menerima dan membalas ladang pahala bagi mereka berdua.
Hormon kehamilan membuat Gita sangat bisa memberikan kepuasaan tersendiri bagi suami nya,karena dia juga selalu merindukan hangat nya dekapan dan kasih sayang dari tangan kekar suami nya.
Akhir nya terjadi lah malam panjang di antara sepasang kekasih halal ini.suara merdu kedua nya saling bersahutan menggema memenuhi ruang kamar mereka.
Semua penghuni rumah sudah habis tertidur lelap, menyisakan pasangan baru yang masih menikmati indah nya memadu kasih.
Gita terus mengeluarkan suara merdu nya saat merasakan hal yang berbeda.semua nya terasa begitu indah dan nikmat.
Semakin lama percintaan mereka semakin terasa panas karena mereka saling memberi dan menerima.
Reza melakukan nya dengan begitu lembut dan penuh kehangatan.
Reza mendongak menatap wajah sayu istri nya yang sudah terbuai akan suasana indah,dia kembali mengecup mesra bibir yang berdendang syahdu itu.
"Apa kamu suka sayang?"bisik Reza yang melihat wajah Gita tampak begitu menikmati nya.sementara Gita mengangguk pelan dengan wajah bersemu nya.
Dia benar- benar tidak bisa berhenti berdendang merdu.entah kenapa malam ini terasa sangat berbeda,kedua insan ini semakin larut dalam permainan indah mereka.
Mereka terlihat capek dengan tubuh yang sudah basah oleh keringat,malam ini mereka melakukan nya cukup lama tanpa ada kata berhenti jika dia tidak melihat wajah lelah dari istri nya.
__ADS_1
Reza menjatuhkan tubuh nya ke samping Gita yang sudah tidak berdaya,padahal dia yang pertama kali bersemangat menggoda suami nya,kehamilan Gita benar- benar membawa keuntungan besar bagi Reza,dengan tangan terbuka dan wajah yang berseri dia selalu menyambut ajakan dari istri nya.
Reza melirik Gita, menarik pelan tubuh Gita untuk mendekat kepada nya dan menarik selimut menutupi mereka berdua.
" Mas capek."
Cup...
"Iya sayang, ayo tidur."
Reza mengelus pelan kepala Gita ,dia merapikan rambut istri nya yang sudah berantakan karena keringat.
" Terimakasih sayang dan maaf sudah membuat kamu lelah seperti ini."
Reza tertawa kecil melihat Gita yang ternyata sudah terlelap damai padahal beberapa detik lalu dia masih mengajak ngobrol diri nya.
Reza yang juga merasa sangat lelah dan sudah mengantuk memilih ikut menyusul Gita ke alam mimpi dengan mendekap mesra pinggang istri nya.
Sedang kan di tempat lain tepat nya di rumah Selo dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan kenangan indah nya saat bersama Gita dulu.
Berulang kali dia mencoba menghapus segala kenangan manis itu,namun semakin dia berusaha pejam kan mata nya kenangan itu semakin jelas muncul di kepala nya.
Sakit...!!
Dia berulang kali mengelus dada nya yang terasa sangat perih.perasaan yang selama ini dia jaga dengan sepenuh hati dan jiwa, hilang begitu saja tanpa bisa dia gapai lagi.
Seribu pertanyaan yang ingin dia utara kan kepada pujaan hati nya.sungguh dia belum siap menerima semua kenyataan ini.
Tetesan air mata pilu nya terus membasahi wajah nya.hingga jam sudah menunjukkan pukul lima pagi,tetapi pria patah hati ini masih betah berbaring dengan pikiran kosong nya.sedetik pun dia tidak bisa tidur malam ini.padahal pagi besok dia sudah mulai mengikuti kegiatan belajar di sekolah nya,wajah nya yang sembab serta lingkaran hitam di sekitar mata nya semakin merusak penampilan nya yang terlihat seperti tidak terurus lagi.
Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak nya...
Tinggalkan jejak sayang nya di kolom komentar ya guys...
Dan Jangan lupa Pencet Tombol Favorit nya..
Terimakasih semua nya...
Salam Sayang untuk kita semua nya..😍🥰😍🥰
__ADS_1