
"A-aku tadi sebenarnya..." ucap Gita terbata- bata mencari kalimat yang tepat untuk menjelaskan semua nya.
" Sebenar nya apa sayang." ujar Reza yang sudah tidak sabar menunggu kejujuran dari mulut istri nya sendiri.
" Maaf Mas! Tadi sebenar nya aku mampir dulu di cafe depan sekolah." ucap Gita ragu- ragu.bahkan dia tidak berani menatap wajah masam suami nya.
" Kenapa tadi pagi kamu hanya bilang pergi ke mall sama Mas, kamu bebas belanja sesuka kamu dan Mas ngga pernah melarang sedikit pun itu,Mas kerja ya untuk kamu dan calon anak kita.tapi kamu harus ingat dan kamu harus sadar jika saat ini kamu sedang hamil muda dan kamu tidak boleh sampai kelelahan. Itu bisa berbahaya untuk kamu dan juga kandungan kamu."ucap Reza panjang lebar.
Berulang kali dia menghela nafas kasar nya setelah mengecek alat pelacak yang dia pasang saat berada di kantor tadi.bahkan untuk bekerja dia tidak lagi bisa fokus dengan apa yang dia kerjakan.yang ada di kepala nya saat itu adalah keselamatan istrinya.
Namun orang yang di khawatirkan malah asyik dengan dunia nya sendiri tanpa sadar akan kondisi nya saat ini.
" Maaf Mas."Gita mengangkat kepala nya memberanikan diri menatap wajah masam suami nya yang juga sedang menatap kepada nya.
" Kenapa kamu tidak jujur saja kepada Mas.kenapa harus berbohong?" tanya Reza dengan volume suara yang sudah lembut.
" Aku Ngga berani bilang sama Mas, aku pikir akan memberitahu Mas nanti setelah pulang.tapi Mas sudah terlanjur tau sendiri dan marah seperti ini."
Reza menggeleng kan kepala nya,memejamkan mata nya lalu menarik nafas dalam-dalam.dia perlu otak yang jernih dan kewarasan tingkat tinggi menghadapi istri labil nya.
" Sekarang ceritakan semua nya." titah Reza yang sudah memperbaiki posisi duduk nya.
Gita yang mendengar permintaan suami nya menjadi gelagapan.dia bingung sendiri bagaimana dan dari mana dia harus menceritakan semua nya.bibirnya tidak berhenti berdoa meminta perlindungan.
” Tapi Mas harus janji dulu.Mas ngga akan marah setelah mendengar cerita nya." ucap Gita penuh penawaran.
Reza mengangguk. " Ceritakan semua nya." ucap Reza.
" Jadi sebenar nya tadi sepulang sekolah aku sama teman-teman mampir dulu di cafe depan sekolah.karena sudah janjian sama seseorang.
Orang itu adalah Selo teman satu sekolahan juga.sebenar nya dia cuman ngajak aku Mas,tapi karena aku merasa ngga nyaman jadi nya aku minta mereka buat ikut juga.terus..
Gita terus berbicara panjang lebar.tanpa ada yang tertinggal sedikit pun,mulai dari Selo menelpon dan mengirimkan dia pesan singkat kemaren malam hingga apa saja yang mereka bicarakan di dalam cafe itu.dia tidak ingin lagi berbohong dan menutupi semua nya dari suami nya.
" Jadi Selo itu Teman tapi mesra kamu?" tanya Reza dengan rasa cemburu nya.
__ADS_1
" Ngga usah di perjelas Mas." keluh Gita dengan mengerucutkan bibir nya.
Reza yang merasa gemas melihat tingkah istri nya langsung menarik tengkuk Gita dan melahap habis bibir mungil yang di monyongin itu. Gita yang awal nya kaget dan memberontak akhir nya mengikuti permainan yang di lakukan suami nya.
" Kenapa harus kamu yang kesal.harus nya itu Mas yang kesal dan juga marah sama kamu.berani- berani nya berbohong demi bertemu kekasih masa lalu kamu itu." ucap Reza sambil mengelap sisa Saliva yang menempel di dagu istri nya.
" Dia bukan pacar aku Mas. hanya teman dan ngga lebih."
"Bagi kamu hanya teman.tapi tidak bagi dia,
Apalagi kalian dulu sering menghabiskan waktu bersama.Mas ngga mau denger lagi apapun alasan nya,kamu ngga boleh dekat- dekat atau pergi dengan dia lagi." ucap Reza tegas.
Selisih umur yang sedikit jauh membuat Reza minder sendiri dengan istri nya yang masih muda dan juga cantik.pasti di luar sana banyak cowok yang ingin mendekati nya.
" Iya aku janji,ngga akan ketemu dia lagi." ucap Gita patuh tanpa membantah lagi.
" Yang mana saja yang dia pegang dan dia sentuh?" tanya Reza penuh selidik.dia benar-benar tidak rela jika milik nya di sentuh atau di pegang oleh orang lain.
" Mas! Ih apaan sih! Memang nya aku cewek apaan." ucap Gita kesal walaupun sebenar nya tadi di cafe Selo memang memegang dan menyentuh tubuh nya namun dia tidak berani mengatakan nya lagi.dia tidak ingin amarah suami nya Kembali muncul dan membuat dia takut.
Cup..
Cup..
" Mas ngga suka kalau kamu berbohong.lain kali apapun itu kamu harus ngomong sejujur nya tanpa ada yang di tutupi." ucap Reza sambil mengelap sisa buliran bening yang membasahi wajah mulus istri nya.
Gita Mengangguk patuh dan langsung menghambur memeluk tubuh kekar suami nya.menikah dengan pria yang umur nya lebih dewasa dari dia membawa keuntungan sendiri bagi Gita.
Dia tidak pernah menyangka akan mendapat sosok suami nya yang sangat perhatian.lembut dan pengertian seperti pria yang sedang dia peluk saat ini.
"Mas,Lapar!" seru Gita dengan mendongak kan kepala nya menatap kepada suami yang sedang tersenyum manis.sangat berbeda sekali dengan wajah penuh amarah nya tadi.
" Kamu kalau lagi marah.serem juga ya Mas,aku sampai gemetaran karena takut melihat wajah serius kamu itu." keluh Gita yang di sambut gelak tawa suami nya.
Hahahaahahaaha..
__ADS_1
" Mas marah juga karena mengkhawatirkan keadaan kamu sayang.jadi jangan pernah di ulangi lagi jika tidak ingin melihat raut wajah itu lagi.paham!" ucap Reza sambil berdiri dari posisi duduk nya.
" Ayok kita turun." ajak Reza kepada istri nya."
" Turun?" tanya Gita dengan raut wajah bingung nya.
" Iya turun ke lantai bawah sayang.tadi katanya kamu sudah lapar,tuh liat jam sudah pukul delapan malam tapi kamu belum makan malam juga."
" Mas ngga mau mandi dulu gitu! Kamu kan baru pulang.aku ngga papa kok nunggu Mas mandi sebentar."
Reza menggelengkan kepala nya dengan cepat tidak menerima bantahan apapun dari istrinya.
" Ngga sayang,kamu harus segera makan malam.Mas mandi nya nanti saja,kamu yang harus di utamakan ." ucap Reza lalu menggandeng tangan istri nya menuntun keluar kamar.
Gita yang mendengar ucapan suami nya menjadi salah tingkah dan sangat senang mendapat kan perhatian ekstra dari suami tampan nya.
" Sayang!Jangan bengong terus.jalan nya di perhatikan." ucap Reza memperingati istri nya yang terus menatap kepada nya.
" Ngga usah di liat begitu,suami kamu ini memang sangat tampan dari dulu.maka nya kamu begitu cepat jatuh cinta kepada Mas 'kan." seloroh Reza yang langsung mendapat cubitan gemas di pinggang nya.
" Aw ..sakit sayang." keluh Reza dengan menggosok pinggang nya yang sedikit terasa panas.
" Rasain! Maka nya jangan kepedean gitu.ingat ya Mas bukan aku yang jatuh cinta duluan tapi kamu ." jawab Gita yang merasa tidak terima dengan ucapan suami nya.
Suami istri yang tadi sempat berada di suasana mencekam kini kembali tampak harmonis menikmati acara makan malam hanya berdua saja.karena anggota keluarga yang lain sudah masuk ke kamar mereka masing- masing.
Seperti biasa,Reza dengan setia menyuapi istri nya sampai isi piring mereka habis tak bersisa lagi.
Jangan lupa Like.Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys..
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar..
Dan jangan lupa pencet Tombol Favorit..
Terimakasih semua nya..😍🥰😍🥰
__ADS_1
Maaf kan Novel aku yang masih kaku ini..🤭🤭