Musim Akan Selalu Berganti (Cerita Cinta Holly)

Musim Akan Selalu Berganti (Cerita Cinta Holly)
Eps. 110. Cerita Kita


__ADS_3

Menikah itu cerita dua orang yang mencoba menyamakan tujuan, menyamakan persepsi tentang konsep yang baru bernama rumah tangga, dan saling membuka diri untuk menerima perilaku masing-masing. Banyak yang belum terlihat sebelum ini, satu demi satu akan mulai tersingkap.


Tenry terheran-heran dengan sikap istri yang semakin terbuka, dan tak menyembunyikan raut senang saat Tenry memberi kemanjaan, semakin sering menempel erat ditubuhnya, seperti punya magnit sekarang dengan kutub yang tarik-menarik.


Sore hari... masih di kamar hotel mereka, tempat mereka melewatkan hari-hari pertama dan merangkai cerita awal untuk ribuan hari dengan beragam cerita yang menanti.


"Udah sehari aja jadi istri Koko..."


"Baru sehari Ko..."


"Perlu dirayain gak..."


Si Koko jadi bertanya usil saat sedang memanjakan istri, mereka berdua lagi nonton sebuah channel TV sambil duduk pelukan bersandar di headboard ranjang. Kepala istri dicium-cium, tangan suami mulai menyukai bagian tertentu dari tubuh mungil sang istri, mulai mengenali bahwa ada tempat-tempat tertentu yang entah kenapa tangan selalu ke sana, semacam jadi aktivitas baru yang menyenangkan.


"Lebay ah..."


"Kan perempuan gitu, suka ngerayain sesuatu... sebulan jadian, setahun jadian..."


"Lingling gak tahu yang kayak gitu, rayain ulang tahun aja, pas pacaran sama Koko... Emang Koko suka kita kayak gitu?"


"Terserah Lingling kalo Koko sih... Lingling mau apa buat aja..."


"Maksud Koko?"


"Lingling bisa ngerayain apapun tentang kita mulai sekarang..."


"Hehehe gitu ya... Lingling pasti akan mengingat kata-kata Koko... kenapa Koko baik banget sih sama Lingling?"


"Lah... sama istri Koko sendiri, Koko wajib lebih dari baik malah... lebih dari sayang... kenapa masih nanya sih sayang..."


"Dari awal ketemu kok... Koko udah baik..."


"Oh ya? Kayak apa misalnya, Lingling anggap Koko baik?"


"Waktu itu, pertama Koko ke toko, Lingling dikasih minuman, terus bukain tutupnya juga... terus temenin Lingling waktu Lingling sedih... dari situ loh Lingling udah suka sama Koko..."


"Mmmh... Yang Koko ingat sih, dulu ada anak kecil suka liatin Koko malu-malu..."


"Anak kecil?"


"Ya kan... Koko sering maen ke rumah dulu... Lingling masih kecil... kalau Koko ngasih sesuatu gak nolak hahaha..."


"Iya... Lingling ingat itu, Lingling sering dikasih kerupuk putih besar... Ehh kenapa suka bawain kerupuk ke rumah?"


"Dagangannya Sonny, papanya Sonny tukang bikin kerupuk, nah Sonny harus jualan juga, biar dia bisa cepet maen Koko borong aja dagangannya..."


"Oh gitu... tau gak Ko, kerupuk putih bulat besar itu sering jadi temen makan nasi buat Lingling..."


Tangan suami ditepi lembut karena kelamaan nangkring di sebuah area, pikiran istri udah mulai berjalan ke suatu hal, sakit di tubuh masih terasa karena mencoba sesuatu walaupun mendatangkan nikmat tapi jangan sampai terulang dulu...


"Koko tahu, di toko suka Koko liat itu di meja makan... pantas kamu gak tumbuh besar, makanannya minim gizi..."

__ADS_1


"Tapi Koko malahan jatuh cinta kan sama Lingling meskipun kecil pendek..."


"Hehehe... udah jalannya yang mengatur hidup manusia, liat Lingling lagi pertama kali di toko, udah langsung melekat di hati langsung pengen jadiin pacar..."


"Iya tuh, padahal masih jalan ama Glo, kan..."


"Jangan bahas mantan ahh... Koko gak suka..."


"Kenapa gak suka?"


Holly mengangkat kepalanya yang bersandar di dada Tenry lalu memutar tubuhnya hingga duduk menghadap suami.


"Banyak gak baiknya buat kita... ceritanya Koko pernah sayang, pernah punya kenangan manis... nah... nah... Koko bilang seperti itu aja mukanya udah cemberut..."


Tenry menarik kepala istri dan mengecup ringan bibir mungil yang mengerucut tanda kesal.


"Makanya stop bahas mantan... udah jelas gak baik bahas masa lalu, Koko bisa baper kan akibatnya Lingling marah sama Koko... udah ah kita nonton lagi..."


"Bukan itu kok... Lingling gak marah, Lingling nyesel Lingling gak punya mantan untuk diceritain... gak ada kenangan manis juga..."


"Ehhh?? Koko malah seneng jadi pria yang pertama dan yang terakhir di hidup Lingling..."


"Tapi Lingling yang rugi, gak punya kenangan manis sama orang lain, padahal ada Kak Brill yang jelas-jelas suka sama Lingling..."


"Lingling??? Jadi gitu ya?? Nyesel gak jadian sama Brill??"


Tenry mengeluarkan tatapan tajam ngalahin cutter sambil menarik punggungnya dari sandaran ranjang mereka, nada suara juga berubah sedikit tajam.


"Lingling sendiri yang ngomong loh?"


"Maksudnya itu... mmmh... Lingling nyesel gak punya mantan udah nikah aja... bukan nyesel gak jadian sama Kak Brill... Lingling salah ngomong..."


"Gimana mo punya mantan kalau pacar pertamanya aja Koko... udah ahh... omongannya udah gak bagus bolak-balik di situ aja..."


Tenry berdiri dari tempat tidur menuju ke ruang sebelah sebuah ruang terpisah yang jadi area makan.


"Koko...."


Holly panik dan mengikuti Tenry keluar dari kamar mereka.


"Koko... Koko marah sama Lingling?"


Tenry diam aja, gak marah sebenarnya hanya gak ingin Holly terus membicarakan topik yang dia gak suka.


"Ko?"


Holly berdiri merapat di samping Tenry yang sedang minum dari gelasnya, kepalanya mendongak memperhatikan suami yang jakunnya bergerak-gerak menelan air putihnya. Setengah gelas air berpindah isinya, Tenry kemudian mendekatkan gelas yang sama ke bibir istri, Holly cepat-ceoat meneguk isinya sambil mata tetap memandang Tenry. Ibu jari Tenry kemudian mengeringkan sisa air minum di sekitar mulut Holly. Tatapan penasaran masih terlontar di wajah Holly.


"Koko gak marah?"


"Gak... tapi ingat ya, lain kali jangan bahas-bahas mantan, ya?"

__ADS_1


"Iya... sebenarnya Lingling gak menyesal karena gak punya mantan atau kenangan sama mantan, Lingling tuh... mungkin menyesalnya hanya karena Lingling gak punya banyak pengalaman hidup aja..."


Holly menjawab dengan suara pelan, pikirannya langsung mencerna apa yang sebenarnya lebih mengena ketimbang omongan soal mantan. Tenry tersenyum lalu meraih jemari Holly dan membawa istrinya ke sofa besar di tengah ruangan. Dia bisa paham jika hal itu yang kemudian terlontar, walau kalimat Holly sebelumnya punya pengertian yang berbeda.


"Kita akan punya cerita tentang kita sayang... kita akan punya banyak kenangan, dan banyak pengalaman hidup berdua... buat Koko cerita kita akan lebih indah dibanding cerita soal mantan..."


"Iya Ko..."


"Gak semua juga yang hepi-hepi atau senang-senang aja... ada sakitnya pasti, ada susahnya juga, terlebih sedikitnya Lingling udah tahu gimana jadi Koko, setelah pulang dari honeymoon gak mungkin santai lagi... Lingling harus banyak ngertiin Koko ke depannya, Koko juga sama... tapi yang penting banget kita harus selalu menunjukkan rasa sayang...."


Pelukan suami membungkus tubuh sang istri... berumah-tangga tak cukup hanya cinta tapi butuh saling cerita dan deretan 'saling' lainnya untyk mengikat hubungan semakin erat, dan itu butuh keterlibatan dua pihak yang berkomitmen.


"Mau nonton lagi?"


Tenry meraih remote TV yang lain lagi di kamar ini. Kamar yang ukurannya lebih besar dari rumahnya, ada dua toilet di sini, satu di area dekat pintu masuk. Ruangan luas berisi sofa, set meja makan, pantry dan set meja kerja, lalu ada dinding sebagai partisi tanpa pintu yang memisahkan dengan sebuah kamar, area wardrobe dan sebuah toilet besar.


"Mmm, udah gak mau... kita jalan-jalan di luar kamar aja dulu Ko... sejak pagi kita gak keluar..."


"Mandi aja kalau gitu, kita sekalian cari makan malam di mall aja..."


"Iya.,. mmh kita di sini sampai kapan?"


"Besok.... kita mampir sebentar ikut acara di rumah Lingling, setelahnya langsung ke airport..."


"Lingling mandi deh..."


Tubuh kecil itu menggeliat karena pelukan belum terbuka.


"Ko.... Lingling disuruh mandi kenapa masih Koko peluk?"


"Gak mau minta mandi bareng? Koko mau tuh..."


"Gak... cukup tadi aja..."


"Hahahah...."


Tapi penolakan istri gak digubris, masuk ajalah... coba aja siapa tahu dapat makanan pembuka sebelum makan malam yang sesungguhnya...


.


🦋


.


Hello Jakarta.... nulis di beberapa tempat di sela aktivitas dua hari ini...


.


Hepi riding 😁


.

__ADS_1


__ADS_2