MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
Halaman 11


__ADS_3

"iya... aww," keluh Iki yang kakinya diinjak Acha.


Acha melotot pada Iki, dan Iki hanya tersenyum melas, "Jangan tante, ini juga mau berangkat." kata Iki.


Acha dan Iki menengok ke arah Fathma dan tersenyum dan langsung menaiki motor.


Acha memakaikan helm pada Iki, "Iki Lu pake helmnya." kata Acha.


Iki langsung mengunci tali helm, "Iya-iya..."


"Ada ada aja Kalian tuh." kata Fathma tertawa.


Acha dan Iki yang langsung pergi, "Assalamu'alaikum.." ucap Acha.


"Wa'alaikumussalam." jawab Fathma, Liani dan Muza.


"Hati-hati Nak." teriak Fathma.


Acha menengok dan melambaikan tangan kebelakang, "Iya Uma." teriak Acha yang sudah menjauh.


...****************...


Pov Fathma


"Eh Nak Muzaffar 'kan?" kataku dan mendapat anggukan dari Muza.


"Ayo masuk dulu." ajakku.


"Eh gak usah Tente, terimakasih." kata Muza dengan tutur kata yang sopan.


"Ayo.. Kamu 'kan pertama kali kemari masa gak mau mampir dulu." kata Ku.


"Bang.." kata Liani sambil menganggukkan kepala.


Muza tersenyum mengangguk, "Yaudah iya Tante." kata Muza.

__ADS_1


Kami pun masuk ke rumah.


Aku langsung mempersilahkan Muza dan Liani untuk duduk, "Duduk-duduk, tunggu sebentar ya Nak Muza, Liani."


Aku segera kedapur untyk menemui Bu Maryam, "Bu? Ibu Maryam..."


Terlihat Bu Maryam berjalan tergesa-gesa sembari membenarkan kerudungnya, aku tersenyum dan membantu merapihlan kerudung Bu Maryam yang sedikit miring, "Ibu pasti udah Wudhu terus Shalat Wudhu makanya tadi gak nyaut 'kan?" kata ku.


Bu Mariam hanya tersenyum, "Iya Fath, eh ada tamu ya?" kata Bu Maryam.


"Iya Bu, bawain air 4 gelas ya." kataku.


"Iyaa siap." kata Bu Mariam.


Aku pun kembali keruang tamu, "Tante, Acha sama Iki mau kemana?" tanya Liani.


"Owh itu kekantor Abinya ngaterin bekal." jelasku.


Liani dan Muza hanya tersenyum, "Wajahnya Muza kaya gak asing, kaya pernah liat." batin Ku.


"Alhamdulillah udah 2 tahun yang lalu Tante." kata Muza dengan senyum.


"Wah alhamdulillah udah lama, terus sekarang kerja Kuliah apa gimana?" tanya ku.


"Kuliah plus Mondok tante." jawabnya sopan.


Bu Mariam yang membawa air minum dan cemilan, "Ini air nya silahkan diminum." kata Bu Maryam.


"Terimakasih Bu Mariam." kataku.


Bu Mariam hanya menganggukan kepala kemudian kembali kedapur.


......................


"Wah Nak Muza kuliah plus mondok hebat ya, Tante juga pengen Acha mondok setelah lulus SMK." kata ku menyambung perbincangan tadi.

__ADS_1


"Iyaa Tante lebih bagus mending di pondokin aja, ngeliat perkembangan zaman sekarang udah gak bisa dibayangin." kata Muza.


"Nah iya.. Udah tante mondokin aja, Liani juga abis lulus dilanjut kuliah plus mondok hehe." kata Liani.


"Wah Kamu juga Li, bagus itu, nanti kayanya Acha juga bakal mau kalo ada kamu, Tante harus bujuk Acha lagi, kamu juga bantu ya Li." kataku.


"Beres Tante." kata Liani.


"Mondok dimana?" tanyaku.


"Di tempat Bang Muza Mondok." kata Liani.


"Owh bagus, enak jadinya ada yang mantau." kataku dan mereka hanya tersenyum.


...****************...


Pov Acha


"Cha sebelah mana kantornya?" kata Iki.


"Masuk gapura yang depan terus belok kiri.." jelasku.


"Di sini?" kata Iki.


"Nah gerbang yang itu tuh." kataku menunjuk kearah gerbang.


"Akhirnya nyampe, udah bosen di motor sama orang nyebelin." gumamku.


"Dih sembarangan, lu tuh yang nyebelin, udah sana cepet masuk, gua nungguin di sini aja, gua juga bosen sama ocehan lu, lelah gua dengernya." kata Iki yang duduk di motor.


"Dih dasar lu, nyebelin!" kataku.


......................


Aku segera masuk, sesampainya diruangan Abi, tok tok… "Assalamu'alaikum." kata Ku.

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam masuk.." kata seseorang di dalam.


__ADS_2