MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
halaman 136


__ADS_3

Beberapa menit kemudian.


"Sudah rilex?" kata Muza.


"Na'am ustadz." kata Mereka.


"Jelas kan apa itu Naql, Acha?" kata Muza.


"Na'am ustadz." kata Acha.


"Naql adalah menggugurkan huruf Hamzah dan harokat huruf Hamzahnya dipindahkan ke huruf sebelumnya yang mati." kata Acha.


"Toyib, lanjut." kata Muza.


"Sebutkan syarat syarat Naql, Ririn?" kata Rafan.


"Pertama, Huruf yang akan di naql kepadanya adalah huruf sukun, kedua adanya sukun diakhir kalimah dan hamzahnya berada dipermulaan kalimah berikutnya," jelas Ririn.


"Ketiga, Huruf sukun yang akan dinaql harus sukun shoheh, bukan huruf mad atau mim jama'." jelas Ririn.


"Toyib, lanjut, Naql terbagi atas dua macam jelaskan Cilla!" kata Muza.


"Satu Naql Maushul atau nyambung, seperti ardhu الْأَرْضُ di naql jadi lardhu, ingsi الْإِنْسِ jadi lingsi." jelas Cilla.


"Dan yang kedua, Naql Mafshul atau terpisah, seperti dakholat ammah دَخَلَتْ أُمَّةٌ di naql jadi dakholatammah." jelas Cilla.


"Catatan, Tidak di Naql mim Jama' yang bertemu dengan Hamzah, kemudian boleh Naql dan ditahqiq Izhar pada kalimah berikut kitaabiyah innii كِتٰبِيَهْ إِنِّى menjadi kitabiyahinnii." jelas Cilla.


"Dan ketiga, harus di naql di kalimah rid ayyushoddaqnii رِدْءًا يُصَدِّقْنِى dibaca menjadi ridayyushoddaqnii." jelas Cilla.


"Toyyib syukron, kita lanjut, jelaskan apa itu qoth'ul jam'i, Liani?" kata Muza.


"Na'am ustadz." kata Liani.


"Qoth'ul jam'i itu di waqof kan semua, contohnya kita mau baca suroh al ikhlash, A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiim, bismillahir rohmaan nirrohiim, qul huwallohu ahad, jadi kalimah akhirnya di wakof kan, jadi harus jeda." jelas Liani.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu qoth'ul awal, Rasi?" kata Muza


"Qoth'ul awal yaitu washlul bismillah bisuroh, artinya mewasholkan atau meneruskan bismillah ke surah tapi ta'audznya di waqof atau di jeda, contohnya, A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiim, bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad, jadi pas di 'nirrojiim' itu di wakof jadi jeda dulu baru bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad." jelas Rasi.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu washlul awal bitsani, Put?" kata Muza.


"Washlul Awal bitsani yaitu washlul isti'adah bil bismillah, artinya mewasholkan ta'audz ke bismillah, kemudian waqof dan lanjut baca awal surah contohnya A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiimi bismillahir rohmaan nirrohiim, jeda dulu baru lanjut qul huwallohu ahad." jelas Putri.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu washlul jam'i, Cha?" kata Muza.


"Washlul jam'i itu semuanya di washolkan jadi kebalikan dari qoth'ul jam'i, kan kalo qoth'ul jam'i mah ta-udz waqof, basmallah waqof, kemudian baca awal surah, dan kalo washol jam'i itu ta'udz washol, basmallah washol, kemudian baca awal surah, contohnya A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiimi bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad." jelas Acha.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu qoth'ul kulli, Liani?" kata Muza.


"Qoth'ul kulli itu semuanya di waqofkan, jadi akhir suroh pertama wakof, kemudian akhir bismillah wakofkan ke awal surah yang kedua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahad, bismillahir rohmaan nirrohiim, qul a'udzu birobbil falaq." jelas Liani.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu waqof washol, Rin?" kata Muza.


"Waqof washol itu artinya ada waqof ada washol, penjelasannya akhir surah yang pertama di waqofkan ke awal bismillah, dan akhir bismillah di washolkan saat akan membaca awal suroh ke dua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahad, bismillahir rohmaan nirrohiimi qul a'udzu birobbil falaq." jelas Ririn.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu washol kulli, Ras?" kata Muza.


"Washol kulli itu semuanya diwasholkan, penjelasannya akhir surah pertama diwasholkan ke awal bismillah, kemudian di akhir bismillah diwasholkan saat akan membaca surah ke dua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahadum bismillahir rohmaan nirrohiimi qul a'udzu birobbil falaq." jelas Rasi.


"Toyib lanjut, jelaskan apa itu, washol waqof, Cill?" kata Muza.


"Washol waqof itu ada washol ada waqof, jadi kebalikan dari waqof washol, Penjelasannya diakhir suroh pertama di washolkan ke awal bismillah, di akhir bismillah di waqof ketika akan membaca suroh ke dua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahadum bismillahir rohmaan nirrohiim, qul a'udzu birobbil falaq." jelas Cilla.


"Toyib lanjut, sebutkan dan jelaskan masalah cara membaca bismillah, Putri?" kata Muza.


"Masalah cara membaca bismillah antara dua surah, kebagi menjadi dua, yaitu jawaaz dan ghoiru jawaaz, yang pertama jawaaz atau boleh diwaqofkan di semua, yang termasuk jawaaz ada tiga, yaitu qoth'ul kulli, washol bismillah bi awalis suroh, dan washlul kulli," jelas Putri.


"Dan kedua ghoiru jawaaz atau tidak boleh, yaitu washol waqof, alasan nya tidak boleh karena takut disangka bismillah itu nyatu sama suroh pertama, jadi yang masuk ke ghoiru jawaaz itu kan washol waqof, kan washol waqof itu, akhir suroh pertama di washolkan ke awal bismillah, dan akhir bismillah diwaqofkan pada saat akan membaca awal suroh ke dua, jadi itu nggak bisa takut di kiranya si bismillah itu masuk ke ayat surah pertama," jelas Putri.


"Contoh nya walam yakul lahuu kufuwan ahadum bismillahir rohmaan nirrohiim, qul a'udzu birobbil falaq, jadi takut si bismillah nya dikira ayat terakhir surah al-ikhlas." jelas Ririn.


"Toyib lanjut," kata Muza.


"Sebutkan prinsip prinsip bacaan kaidah qolun?" kata Muza.


"Ijin menjawab ustadz..." kata Acha mengangkat tangan.


"Tafadholly." kata Muza.

__ADS_1


"Kaidah bacaan Qolun yaitu, satu mad wajib muttashil dibaca tawashuth atau sedang setara dengan 2 alif atau 4 harokat, kedua mad jaiz mufashil boleh dibaca tawashuth sedang atau qoshor pendek, ketiga Mim jama' dibaca sukun atau shilah, ke empat kalimah seperti fahuwa lahuwa dan lain nha huruf ha nya di sukun kan menjadi fahwa." jelas Acha.


Kring bel berbunyi pertanda test sudah selesai


"Toyib syukron jazakunnallah khoiron katsiron untuk antunna, antunna mumtaz." kata Muza.


"Wa jazakalloh khoiron katsiron ustadz, sudah membimbing kami." kata Acha diangguki teman nya.


"Itu sudah menjdi tugas saya, ya sudah ustadz duluan mau setor nilai kalian, assalamu'alaikum." kata Muza.


Langkah demi langkah Muza pun pergi meninggalkan ruangan.


"Iya ustadz, wa'alaikumussalam warohmtullohi wabarokatuh." jawab mereka.


"Akhir nya... Akhirnya akhirnyaa..." teriak Acha memeluk Liani dan berputar putar.


"Aduh Cha, pusing Cha, plis deh." kata Liani.


"Ehehe afwan afwan." kata Acha.


"Berpelukan..." kata Acha merentangkan tangan nya.


Teman teman nya pun segera menghampiri dan mereka saling berpelukan.


"Bentar lagi kita pisah..." rengek Ririn.


"Aaa iyaa." kata Mereka melepas pelukan.


"Jangan lupain Acha ya." kata Acha menangis.


"Jangan nangis, tar nya jadi ikutan." kata Cilla memeluk Acha.


Teman teman nya pun mengikuti.


"Pokok nya maafin Acha kalo Acha banyak salah ke kalian." kata Acha menahan menangis dengan tawa.


"Maafin kita juga." kata Cilla.


"Kita saling maaf maafan aja." kata Rasi diangguki teman teman nya.


"Belum lebaran tau." kata Acha menghapus kristal bening.


"Um udah ah udah jangan cengeng." kata Acha.


"Acha tuh yang cengeng, nangis duluan lagi." kata Liani.


"Bakal rindu tiap detik." kata Acha.


"Umm iyaa..." kata mereka.


Mereka pun berpelukan kembali.


...****************...


Satu bulan kemudian setelah sidang acara wisuda pun di laksanakan, semua bahagia.


"Acha maafin widya ya." kata Widya memeluk Acha.


Acha hanya berdiri mematung dan tercengo, perlahan tangan Acha membalas pelukan Widya.


"Iya Wid maafin Acha juga ya." kata Acha melepas pelukan.


"Kalian maafin Widya yah." kata Widya.


"Iya saling memaaf kan aja." kata Mereka.


"Lasma juga." kata Lasma menghampiri.


"Iya saling memaaf kan aja." kata Mereka.


"Yaudah yuk kita foto bareng." kata Acha.


Cekrek...


...****************...


Beberapa bulan kemudian.


Foto Acha dan teman teman nya dengan seragam wisuda sudah tercetak dan di simpan dalam bingkai dan dipajang di kamar Acha.

__ADS_1


"Udah lama nggak berjumpa kalian." kata Acha mengusap usap foto dalam bingkai itu.


Ting nong... Bel rumah berbunyi.


Acha bergegas lari langsung membuka pintu.


Krek pintu dibuka.


"Cilla...Acha kangen banget sama Cilla." teriak Acha memeluk.


"Sama gilang nggak nih." kata Gilang.


"Gilang? Kok...Ada apa ini?" kata Acha kebingungan.


"Yaudah suruh masuk dulu dong." kata Gilang.


"Eh iya masuk masuk." kata Acha.


Mereka pun masuk dan duduk di sofa.


"Ini, datang ya." kata Cilla menyerahkan undangan.


"Kalian..." kata Acha dianghuki Cila dan gilang.


"Aaa selamat yaa." kata Acha.


"Acha cepet nyusul." kata Cilla.


"Siip do'a in aja." kata Acha.


"Yaudah pamit ya, soal nya masih banyak undangan yang harus disebar." kata Cilla.


"Iyaa hati hati." kata Acha.


"Assalamu'alaikum." kata Cilla dan Gilang.


"Wa'alaikumussalam warohmatulloh." jawab Acha.


Acha pun langsung bergegas ke kamar, sehelai kertas terjatuh tertiup angin.


Acha mengambil kertas itu dan memandangi nya dengan senyuman.


"Kalo Gilang nikah sama Cilla otomatis kan Gilang bukan pengagum rahasia itu, kira kira siapa, apa ustadz Muza, ah mana mungkin aku tidakpantas untuk nya yang sangat mulia, walau sudah ada benih cinta yang tumbuh di hatiku untuk nya." gumam Acha.


"Entah siapa pun engkau wahai pengagum rahasia ku, tapi sungguh hati ku sudah cocok dengan mu, tapi aku sadar akan takdir, dan aku tidak mengharap lebih dari mu wahai sang pengagum rahasia ku." batin Acha.


......................


Satu minggu kemudian setelah menghadiri pernikahan Cilla dan gilang datang kembali undangan.


"Surat dari gilang." gumam Acha dan langsung mencari tas nya.


"Nah ini dia." gumam Acha.


Acha pun segera membaca surat itu.


"Ternyata Gilang yang selalu menggoda Acha, dengan cara itu Gilang pengen deket dan akrab sama Cilla, lucu ya." gumam Acha yang membaca sehelai kertas dari gilang semasa di pondok.


"Assalamu'alaikum?" ucap Rasi.


"Rasi?" gumam Acha dan langsung membuka pintu.


"Wa'alaikumussalam warohmatulloh, Rasi." kata Acha memeluk Rasi.


"Rohman? Pasti nikah nih." kata Acha.


"Iya jangan lupa datang ya." kata Rohman.


"Masuk dulu." kata Acha.


"Pengen sih Cha, tapi gimana ya harus bagiin surat undangan." kata Rasi.


"Yah.. Yaudah semangat aja buat calon manten." kata Acha.


"Kami pamit ya Assalamu'alaikum." ucap Rasi dan Rohman.


"Wa'alaikumussalam warohmatulloh, hati hati." kata Acha.


"Iya makasih." kata Rasi dan Rohman.

__ADS_1


"Hmm mengejut kan kemarin Cilla sama Gilang nikah, sekarang Rasi dan Rohman kira kira siapa lagi abis ini." gumam Acha terkekeh.


__ADS_2