
Akhirnya libur panjang telah berlalu Mereka pun kembali ke pondok.
"Aaa kangen Kalian." kata Mereka dan saling berpelukan.
"Eh katanya ada Ustadz baru ya?" kata Cilla melepas pelukan diangguki Acha.
"Udah guys kita bobo besok kan harus kuliah." kata Acha.
"Iyaa bener gak sabar pengen cepet besok liat ustadz baru." kata Cilla.
"Eh iyaa Cha kalo mau tahajud bangunin ya." kata Rasi dan di angguki semuanya.
"Siip beres." kata Acha.
Jam menunjukan jam 03.00 WIB Pagi.
"Sohibah lillah, bangun." kata Acha
Acha membangunkan Ririn, Cilla, Puput, Rasi dan Liani satu persatu.
Mereka pun melaksanakan shalat malamnya dan merintih Pada Robb nya.
Adzan subuh pun berkumandang seluruhnya melaksanakan shalat berjama'ah seperti biasanya di lanjut dzikir sesudah shalat dan dzikir pagi, kemudian tadarusan.
Satu per satu santri yang sudah mengaji berjalan mundur hingga keluar dari pintu sebagai adab terhadap Guru.
Bertepat jam 7 pagi masih tersisa santri yang belum mengaji.
"Beruntung sekali bagi yang mengaji awal mungkin mereka bisa tidur dulu, rebahan dulu hufhtt." Cilla yang ngerocos karena memang ngajinya agak terakhir.
"Maka kenapa gak maju duluan tadi, ngapain lagi ikut ikutan Acha." kata Acha terkekeh.
"Ihh siapa lagi yang ngikutin Acha." kata Cilla.
Sesampai nya di gerbang Asrama.
"Hey Kalian udah rapih, curang emang ya… pokoknya harus tungguin titik!" kata Cilla kepada teman sekamarnya yang sudah siap ke kampus.
"Udah kesiangan Cill jam delapan Kita masuk ini udah jam 7 lewat 15 menit." kata Ririn.
"Ihh ngeselin gak setia kawan." kata Cilla yang langsung masuk sedangkan sahabatnya hanya terkekeh melihat tingkahnya.
"Cha gak papa Kita tinggal?" kata Liani.
"Iyaa udah Kalian cepet duluan aja." kata Acha.
"Cillanya?" kata Ririn.
"Tenang biar Acha yang urus." kata Acha mengangkat jempol begitupun teman temannya.
"Oke duluan ya... Assalamu'alaikum." kata Mereka dan langsung pergi.
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam hati hati." kata Acha.
......................
Acha dan Cilla pun sudah rapih.
"Haa jam 7 lewat 40." kata Cilla membulatkan matanya.
"Uaudah hayu berangkat." kata Acha.
"Hu uhh dasar Mereka gak setia kawan masa iyaa ninggalin sahabatnya sendiri." ocehan Cilla di sepanjang jalan.
"Udah udah Acha yang nyuruh mereka duluan kok." kata Acha terkekeh melihat sahabatnya.
"Uhh Acha lagian.." kata Cilla.
"Udah tayang tayang jangan marah aja tar gampang tua loh." kata Acha gemes mencubit pipi Cilla.
"Achaa...sakit tau" teriak Cilla.
Acha pun berlari karena di kejar Cilla
......................
Hingga Akhirnya sampai lah di area kampus.
kringggg...
"Yaa udah bel ayo ke kelas cepetan." khawatir Cilla.
Mereka pun berjalan cepat.
Cilla membulatkan matanya dan terlukis senyum dibibirnya.
"Aaa itu Ustadz baruu.." kata Cilla.
"Chaa.." panggil Rafan yang membuat ekspresi heran di wajah Cilla.
"Abang.." Acha mencium tangan.
"haa..abang.. Cium tangan.." kata Cilla yang mematung membulatkan matanya.
"yaudah Acha duluan Bang." kata Acha menarik Cilla yang mematung.
"Tadi itu..." kata Cilla yang masih heran.
"Abangnya Acha.." kata Acha.
"Jadi... Jadii..." kata Cilla dan Acha yang mengerti maksudnya mengangguk.
"Ouhhh ternyata Acha calon dede Ipar nya Cilla." kata Cilla mencubit pipi Acha.
__ADS_1
Acha hanya berekpresi heran dan mengelus pipinya yang di cubit.
"Kaya nya Cilla masih tidur deh." gumam Acha melihat Cilla langkah demi langkahnya menjauh.
"Hey ayo cepat udah bel nih." kata Cilla kembali dan menari Acha.
......................
Sesampainya di kelas.
"Assalamu'alaikum." kata Acha dan Cilla merekapun duduk ketempatnya masing masing.
"Eh sekarang jam pelajaran Ustadz Muza ya, kira kira masuk gak ya." kata Puput.
"Entah kayanya nggak deh." kata Cilla.
"Iyaa kata Acha juga nggak, soalnya jadwal Ustadz Muza di ganti sama jadwal Ustadz baru." kata Acha yakin, Mereka hanya tersenyum mendengar hal itu.
"Dih so tau banget, eh tapi gak papa deh diganti juga." kata Cilla senyum senyum.
"Ih Cilla yah nyebelin." kata Acha gemes.
"Tau gak tadi Aku ketemu sama Ustadz baru, uhh pokoknya itu mah udah cocok buat jadi calon imam Cilla, ya kan Cha?" kata Cilla.
Acha hanya mengaguk dan terkekeh.
"Dih yang marah, udah gak marah ternyata." kata Ririn yang mencolek dagu Cilla.
"Ihh apaan sih." kata Cilla cemberut manja.
"Dih kaya anak kecil aja." kata Ririn.
"Bodo." kata Cilla.
"Assalamu'alaikum...?" kata Ustadz Rayis dan Rafan masuk.
"Wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh." jawab santriat.
"Aaa calon imam Cilla datang." kata Cilla gemes.
"Kalian semua udah tau kan ada pergantian jadwal pelajaran, nah sekarang kalian bakal di ajar sama Ustadz baru ini, beliau bernama Muhammad Rafan Al Qayyis lulusan Dari Al Azhar Kairo Mesir..." kata Usatdz Rayis dan Rafan hanya tersenyum.
"Uhh maa syaa Allah senyum nyaa.." kata Widya yang membuat senyum Cilla jadi sebuah kekesalan.
"Dihh apaan sih." kata Cilla kesal.
"Dih nggak usah sibuk sendirinya." kata Widya.
"Syuutt kalian tuh, malu di depan Ustadz." kata Rohman selaku Ketua Kelas.
"Yaudah Ustadz permisi, semoga nyaman yaa Ustadz, Assalamu'alaikum." kata Ustadz Rayis dan Rafan mengangguk tersenyum.
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh." jawab semuanya.