
"Nak Acha jangan hujan hujanan nanti Kamu sakit." teriak Maryam di dalam kamar Acha.
"Gak papa Bu dengan ini kita bisa menikmati kuasa Allah kan? Liat ada pelangi Bu, jarangkan ada pelangi." teriak Acha di teras menatap langit.
"Iyaa.." teriak Maryam yang kemudian melihat pelangi.
"Cha udah Cha hey, ganti baju, Uma kamu bentar lagi pulang" kata Maryam di depan pintu menuju teras.
"Iya iya." kata Acha menghampiri Maryam.
Setelah mengganti pakaian, Acha pun mengeringkan rambutnya di bantu oleh Maryam.
"Udah Bu sama Acha aja sini." kata Acha mengambil alat pengering rambut dari tangan Maryam.
"Yaudah, Ibu buatin wedang yaa." kata Maryam.
"Iya Bu." kata Acha.
Maryam pun langsung pergi untuk membuat wedang.
"Yaa Nabi salam 'alaika, yaa Rosul salam 'alaika, ya Habib salam 'alaika, sholawatullah 'alaika..." Acha yang mengeringkan rambutnya sembari bersholawat.
Krek…
Pintu kamar dibuka.
"Ini dia wedangnya udah siap." kata Maryam membawa secangkir wedang.
"Wahh makasih yaa Bu." kata Acha menerima wedang.
"Bismillah hirrohmaan nirrohiim…" Acha meminumnya dan memegang gelas dengan kedua tangannya.
"Gimanaa?" kata Maryam.
"Enak Bu…" kata Acha mengacungkan jempol.
"Yaudah ibu kebawah dulu yaa." kata Maryam diangguki oleh Acha.
*B*ertepat jam 10.00 pagi.
"Duh belum shalat dhuha." kata Acha yang langsung wudhu kemudian shalat sunnah wudhu dilanjut shalat sunnah taubat dan kemudian shalat sunnah dhuha.
"hoaamm ngantuk." Acha yang sedang berdzikir mengingat Allah.
"Bobo dulu ah." kata Acha yang matanya udah 5 watt langsung menjatuhkan badannya kekasur dan tertidur dengan bibir yang terus berdzikir.
......................
"Assalamu'alaikum." kata Rafan dan Uma Abinya.
"Wa'alaikumussalam Den." kata Maryam.
"Wah Bu Maryam udah kesini." kata Rafan mencium tangan nya.
"Udah lama Den, Aden nya aja yang gak ada disini." kata Maryam, yang mentuangkan wedang ke tiga gelas.
"Diminum dulu." kata Maryam.
__ADS_1
"Wah kebetulan, abis ujan gini minum wedang." kata Rafan.
"Eh Acha mana Bu." kata Fathma.
"Dikamar, tidur kayanya." kata Maryam.
"Ah gangguin lah." kata Rafan.
"Ehh jangan Rafan, kasian adik Kamu, udah… mending Kamu juga istirahat." kata Fathma.
"Iya iya Uma, yaudah Rafan ke kamar." kata Rafan yang menarik kopernya ke atas.
"Bi udah jam setengah 12 mau dzuhur tumben Acha belum bangun, gak biasanya loh Acha tidur selama ini." kata Fathma.
"Yaa mungkin Acha kelelahan Ma." kata Qayyis.
"Yaudah Uma liay dulu ya." kata Fathma.
"Iyaa." kata Qayyis yang fokus ke laptop nya.
Krek...
Pintu kamar acha terbuka.
"Achaa!" kaget Uma.
"Eh Umaaa, Uma udah pulang." kaget Acha.
"Iyaa, tapi apa ini, tumben amat tidur gak pake spray? Biasanya kan harus aja ada spray." kata Fathma heran.
"Owhh ini baru aja Acha lepas, spray nya kotor tadi." kata Acha.
"Hah i iya tah Uma, tadi Acha minum wedang, terus gak sengaja tumpah, maafin..." kata Acha.
"Iyaa, terus sekarang di mana spray nya." kata Fathma.
"Udah Acha rendam di kamar mandi." kata Acha tersenyum.
"Wahh hebat, sejak kapan Acha jadi rajin gini." ledek Fathma.
"Ah Uma mah, kan di pondok udah biasa mandiri" kata Acha cemberut manja.
"Eh abang kemana?" kata Acha.
"Ada lagi istirahat." kata Fathma.
"Fath makan siang dulu udah Bu Maryam siapin nih." teriak Maryam di bawah.
"Yaudah yuk Nak makan dulu, Kamu duluan Uma bakal panggil Abang kamu dulu." kata Fathma.
"Siap deh Uma" kata Acha menghormatkan tangan nya.
Mereka pun makan bersama.
"Uma tau gak? Kak muza dapet gelar Ustadz karena lulus mahasiswa terbaik " kata Acha.
"Wah maa syaa Allah bagus tuh, mengikuti jejak Abinya." kata Qayyis.
__ADS_1
"Eh pas dua tahun lalu hasil si Abang gimana, Acha nggak tau, tau tau Abang ngajar disana aja." kata Acha.
"Terbaik dong, putranya Uma sama Abi..." kata Rafan membanggakan diri, yang langkah demi langkahnya menuruni tangga.
"Dihh sombongnya." ledek Acha.
"Suka suka dong." kata Rafan yang duduk di samping acha.
"Abang kenapa mau pindah ngajar?" kata Acha yang sudah selesai makan.
"Tar yaa ceritanya, Abang mau makan dulu." kata Rafan di angguki Acha yang sedang minum wedang menggunakan ciri khasnya memegang gelas dengan kedua tangan nya.
"Alhamdulillah." kata Rafan yang selesai makan.
"Jadi gini dek kenapa Abang pindah, yaa alasan nya keluarga, kan 4 tahun abang belajar di sana, 2 tahun abang ngajar di sana, pulang palingan kalo banyak waktu luang yaa abang pengen banyakin waktu bareng keluarga aja." kata Rafan.
"Ouhh terus katanya Abang mau ngajar ke pondok Acha?" kata Acha di angguki Rafan.
"Terus udah?" kata Acha.
"Iyaa Abang udah bilang ke Shilla, dan besok abang ke sana buat bilang ke Ustadz Fatih langsung." kata Rafan.
......................
Adzan dzuhur pun berkumandang, Qayyis Dan Rafan pun kemasjid dengan memakai tawb putihnya, sedangkan Acha dan Umanya berjama'ah di rumah.
......................
"Assalamu'alaikum." kata Rafan dan Qayyis yang baru datang di masjid.
"Wa'alaikumussalam warohmatullah." kata Acha dan Fathma.
Acha pun mencium tangan Abi dan Abangnya.
"Eh iyaa Cha, kata Uma kamu udah hafidz?" kata Rafan di angguki Acha.
"Oke mau game sambung ayat bareng Abang gak?, Uma sama Abi mau ikutan?" kata Rafan.
"Boleh tapi juz 26 sampe juz 30 aja, soalnya Uma cuma hafal segitu." kata Fathma.
"Siap deh, dimulai dari Abi." kata Rafan.
Sambung Ayat pun dimulai.
"A'udzubillahiminas syaithoon nirrojiim, bismillaahir rohmaan nirrohiim, yusabbihu lillaahi maa fii samaawaati wa maa fil ardhil malikil qudduusil 'aziizil hakiim..."
Qayyis pun lantunan ayat suci Al qur'an surah Al-Jumu'ah ayat 1.
"*H*uwaladzi ba'atsa fil ummiyyiina rosulam minhum yatluu 'alaihim aayaatihii wayuzakiihim wayu'allimuhumul kitaaba wal hikmata wa ing kanuu ming qoblu lafii dholaalim mubiin.." Fathma melantunkan Ayat 2 surah Al Jumu'ah.
"*W*a aakhoriina minhum lammaa yalhaquu bihim, wa huwal 'aziizul hakiim.." Rafan melantunkan ayat ke 3 surah Al jumu'ah.
"*D*zaalika fadhlullaahi yu'tiihi mayyasyaa', walloohu dzul fadhlil 'adziim.." Acha melantunkan ayat 4 surah Al jumu'ah.
Mereka pun selesai menyambung ayat surah Al Jumu'ah.
"*S*hodaqallaahul 'adziim." kata Mereka semua.
__ADS_1
'Jangan berjalan di atas bumi dengan sombong dan congkak karenaa tiada lama lagi engkau masuk ke bumi juga.'
❤Imam Syafi'i❤