MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
episode 78


__ADS_3

Bertepat pukul 15.30, saat Shohibah Lillah akan ke kamar dan melewati kamar khadijjah yang di huni oleh Widya dan kawan kawan.


"Dihh so so an banget, gak mungkin cuma pengan dapet bros doang, kaya Dia pengen caper yaa." sindir Widya dan teman temannya yang sedang membuka sepatunya masing masing di depan kamar khadijah.


"Hahaha." teman teman Widya tertawa.


"Heh ngomong apaan!" kesal Ririn yang langsung menarik Widya.


"Dih, gr banget sih, orang Saya lagi ngomong sama teman Saya." kata Widya.


"Iya saya tau tapi tadi Kamu seperti membicarakan Acha" kesal Liani.


"Kalo iya kenapa." kata Widya.


"Udah lah, jangan ladenin orang kaya gitu, kalo kita nggak ngerasa seperti apa yang mereka katakan, kenapa harus marah." kata Acha.


"Iyaa, yuk ah." kata Cilla.


"Gitu la yang ngerasa mah pasti nggak mau bela diri." kata widya memancing emosi Ririn, karena melihat Ustadzah nurma menuju ke asrama.


"Widyaa! Cukup kalo gak tau apa apa, mending jangan ngarang cerita deh, mending Kamu diem aja deh." marah Ririn.


"Rin udah.." kata Acha.


"Ririn!" kata Ustadzah Nurma.


Semuanya kaget kecuali widya yang tersenyum dan bertatapan sinis dengan acha.


"Ustadzah ini gak.." kata Acha.


"Udah Anti diem! Jelaskan nanti diruangan Saya." kata ustadzah Nurma menunjuk Ririn.


"Tapi Ustadzah.." kata Acha, dan Ustadzah Nurma hanya menatap ganas.


"Ririn, Anti shalat dulu setelah itu temui Saya di ruangan Saya!" kata Ustadzah Nurma dan langsung pergi.

__ADS_1


"Na'am Ustadzah." kata Ririn menunduk.


......................


Mereka pun langsung ke kamar, mengganti pakaian dan shalat.


"Rin.. Kita ikut Kamu ya nanti." kata Acha.


"Udah lah Cha, Aku gak papa kok sendiri, Aku gak mau kalian kebawa bawa di hukum." kata Ririn.


"Kan Kita harus suka duka bersama Rin, masa Kita ninggalin kamu di saat gini." kata Cilla.


"Iyaa tuh Rin." kata mereka.


"Inchh kalian ter the best." kata Ririn dan mereka berpelukan.


"Tapi kali ini biar Ririn aja yang selesai in sendiri." kata Ririn, dan mereka pun melepaskan pelukan.


"Kenapa Rin?" kata mereka serentak.


"Bukan gitu Rin, nggak kok kita gak lupa." kata Puput.


"Apa coba?" kata Ririn.


"Di dalam persahabatan harus ada cinta dan kasih sayang.." kata Liani.


"Di dalam cinta dan kasih sayang harus ada kepercayaan.." kata Cilla.


"Kalo ada suatu keputusan jangan di pertanyakan.." kata Rasi.


"Dan jika dipertanyakan itu sama dengan meragukan.." kata Puput.


"Karena keraguan tidak ada dalam persahabatan." kata mereka bersama.


Dan mereka berpelukan.

__ADS_1


"Tapi semua ini gara gara Acha." kata Acha tertunduk melepas pelukan menunduk.


"Heh nggak kok bukan salah Acha, ini salah Ririn yang nggak bisa ngontrol emosi." kata Ririn.


Ririn menonggakan kepala Acha yang tertunduk.


"Lain kali Kamu harus ngontrol emosi Kamu ya." kata Acha.


"Siyapp Ustadzah Acha." kata Ririn menghormat dan semua tertawa.


"Yaudah Ririn ruangan Ustadzah Nurma dulu ya, do'in Ririn supaya gak dimakan wkwk." canda Ririn dan langsung merapikan mukena.


"Semangat Rin, Kita do'ain." kata Liani.


"Seriusan Ririn aja yang di panggil sama ustadzah Nurma keliatan b aja, lah Cilla yang takut plus tegang." rengek Cilla.


"Apaan sih Cilla kenapa harus takut selagi kita gak salah." kata Acha.


"Minum dulu minum." kata Liani memberi minum Ririn.


"Yaudah Ririn duluan, assalamu'alaikum." kata Ririn yang langsung pergi.


"Hati hati Rin jangan lari lari." kata Puput.


"Iyaa.." teriak Ririn.


......................


Saat melewati kamar khadijah.


"Lah kasian ada yang di panggil ke Ustadzah Nurma, kayanya bakal kena takzir nih." ejek Widya.


Ririn hanya menatap sinis dan terus berjalan.


"Jangan membenci siapapun, tak peduli seberapa banyak kesalahan yang mereka lakukan terhadapmu. Hiduplah dengan rendah hati, tak peduli seberapa banyak kekayaanmu. Berpikirlah positif, tak peduli seberapa keras kehidupan yang kamu jalani. Berikanlah banyak, meskipun menerima sedikit. Tetaplah menjalin hubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, maafkanlah orang yang berbuat salah padamu, dan jangan berhenti mendoakan yang terbaik untuk orang yang kau sayangi."

__ADS_1


❤Ali bin Abi Thalib❤


__ADS_2