
Mereka pun berpelukan...
"Hehehh tar dulu Meira belum jawab pertanyaan Cilla." kata Cilla yg melepaskan pelukan dari Kami dengan sedikit raut kesal.
"Lahh kirain apa aja huuhh." kata Ririn dengan memutarkan bola matanya.
"Cape deh." kata Puput dan Rasi serentak.
Acha hanya tersenyum dengan mengerutkan alisnya dan Liani menatap Acha terkekeh.
"Owh iyaa Acha lupa hehe, jadi gini Aku sama Liani tuh sahabatan dari SMK, jadi Kami udah sangat kenal." kata Acha.
"Eh iyaa Acha mau nanya balik, kata kak shilla per kamar tujuh orang satu lagi siapa?" tanya Acha penasaran.
"Lah kok tujuh? Katanya cuma enam orang, gimana sih gak ngerti." kata Liani.
"Owh itu iyaa enam tapi jadi tujuh, enam nya kita satu nya Santriwati yg sekarang baru naik ke semester lima yaitu angkatan kak Muzaffar, itu mah buat ngawas Kita doang tidurnya mah dikamarnya lah." jawab Cilla dengan semangat.
"Ihh aneh Cilla kenapa harus Kak Muzaffar? Kenapa gak kak Shilla aja." kata Ririn dengan raut muka yang sedikit kesal.
"Suka suka Cilla dong wlee." kata Cilla mengejek.
......................
"Cillaa." kata Ririn sedikit teriak dan bersiap mengejar ngejar Cilla.
"Aaa Cilla mau ke kamar mandi.. Mau ambil wudhu, bentar lagi maghrib." teriakan Cilla sambil berlari kecil menghindar dari kejaran Ririn menuju kamar mandi.
Acha, Liani, Puput dan Rasi pun hanya tertawa melihat nyaa, dan tawa Mereka tiba tiba terhenti saat ada santriwati senior ke kamar Mereka.
"Ukhty! Bentar lagi maghrib segera berwudhu dan ke masjid atas." kata Santriwati itu.
"I i iyaa Kak." jawab Mereka.
Mereka langsung ambil mukena dan memutuskan berwudhu di masjid karena takut telat berjamaah dan dihukum.
......................
*Langkah demi langkah Mereka menuju Masjid diiringi dengan sholawat nabi,
Allohumma sholli 'alaa sayyidina Muhammad*,
dan dzikiran
*Ro*dhiitu billahi robba wa bil-oslaami diina, wa bi-muhammadin shollallohu 'alaihi wa sallama nabiyya, wal-qur'anu imaamaa, a'uudzu bikalimaatillahit-taammaati ming syarri maa kholaq.
......................
__ADS_1
"Hu uh tadi itu siapa sih, ngagetin Puput aja." kata Puput dengan manja memanyunkan wajah dan mengerutkan alisnya.
"Owhh itu itu kak Riska ketua seksi keamanan, nanti kalo di pondok sudah mulai Aktif beliau dan tim nya yang membangunkan Kita sholat malam memandu buat ke masjid." kata Rasi.
"Owhh pantesan aja tegas banget." kata Acha.
"Nahh." kata Puput dengan menganggukan kepala sebagai tanda menyetujui perkataan Acha.
"Namanya geh petugas kemananan kan." kata Liani dan di angguki Mereka.
"Astaghfirullah." kata Ku sambil menepuk jidat Acha.
"Ada apa? ada apa?" ucap Liani, Puput dan Rasi yang kaget.
"Acha lupa bawa Al-qur'an ada dikamar." kata Ku kebingungan.
"Yaudah ayo ambil." ajak Rasi dengan menarik tangan Acha.
"Nah iyaa ayo." kata Puput yg telat mikir.
"Ehh gak usah biar Acha aja yg ambil, Kalian duluan aja ke Masjidnyaa." kata Acha diangguki Puput dan Rasi.
"Aku ikut Kamu dong Cha." rengek Liani.
"Iye iye apasih ya nggak buat Liani." kata Acha.
"Eh eh satu lagi." kata Acha yang menghentikan langkah Mereka.
"Iyaa." kata Mereka yg berbalik arah ke hadapan Acha.
"Jangan lupa Kita, tempatin buat sholat Aku, Liani, Cilla sama Ririn deket Kalian yaa." kata Acha sambil senyum.
"Yoyoyy beres👌." ucap Mereka serentak.
......................
Liani dan Acha pun langsung lari ke asrama.
"Aduh harus ambil wudhu dulu nih mau ambil Al-qur'an Puput sama Rasi mah enak Al-qur'an nya di simpen di mushola, tar yang Acha juga simpen di mushola aja lah biar enak." batin Acha.
"Rin, anter berwudhu dulu." kata Acha.
"Iyaa siap." kata Ririn.
*S*esampainya di asrama Acha langsung ke tempat wudhu
......................
__ADS_1
Di kamar ada Cilla yang sedang kebingungan.
"Kenapa tu anak." kata Liani pada Acha menunjuk Cilla.
"Aihh kemana yaa, 10 menit lagi adzan maghrib." kata Cilla yang seperti mencari sesuatu.
"Duarr Cillaa." kata Acha yg berada di depan pintu kamar.
"Astaghfirullah, iya Cilla." latah Cilla yang terloncat kaget.
"Astaghfirullah.. Acha ih ngebuat Cilla jantungan aja." kata Cilla dengan meletakan tangan nya di dada dan mengatur nafas nya.
Acha mengangkat alisnya mengisyaratkan Cilla itu sedang apa.
"Ini Acha.. Cilla tuh nyari mukena Cilla." kata Cilla
......................
"Aaa iyaa yang Ririn juga gak ada." teriak Ririn yang baru nongol di depan pintu.
"Gimana ini gimana gimana..OMG." kata Cilla dan Ririn sambil menuju ke lemarinya masing masing.
"Hahaha." Acha dan Liani terkekeh melihat tingkah laku Mereka.
"Achaa! Liani!" kata Mereka serentak untuk menakuti sambil melotot dan meletakan satu tangan nya di pinggang.
Tawa Acha dan Liani pun terhenti karna kaget, Acha dan Liani memandang ke arah Mereka dengan muka yang polos.
Acha pun mengambil al-Qur'an yang berada di atas lemarinya sembari melihat ke arah Mereka yang pandangan nya mengikuti arah gerak Acha, Acha pun cepat cepat untuk pergi.
"Hahaa." Ririn dan Cilla terkekeh yg menghentikan langkah Acha dan Liani,
Acha dan Liani saling memandang keheranan.
"Kenapa?" tanya Acha sambil berbalik arah pada Mereka.
"Acha nih pake pasang raut muka kaya gitu lagi, kan lucu, lagian kita tuh cuma bercanda yaa gak haha." kata Cilla terkekeh.
"Haha iya nih Acha.. Haduh haduh udah udah sakit nih perut Ririn ketawa aja." kata Ririn tertawa dengan memegang perutnya.
"Yehh abis nyaa raut muka kaliannya serem wle." kata Acha, Acha dan Liani bersiap lari.
"Achaa, Liani awas yaa Kalian." teriak Mereka yang mengejar Acha dan Liani.
Bruggg Acha terjatuh karena menabrak seseorang.
"Aduhhh sakit." keluh Acha.
__ADS_1