MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
halman 33


__ADS_3

"Owhh jadi gituu, Kamu yang sabar yaa, sesungguhnya kalo Kamu menjauhi hal seperti itu karena Allah, in syaa Allah, Allah bakal gantii yang terbaik buat Kamu, memang Bagas tuh salah memperlakukan wanita kaya gitu, tapi kan Dia juga seorang manusia dan pasti ada khilafnya, ketambah Dia juga udah minta maaf sama Kamu." jelas Ku.


"Iya kak Acha juga udah maafin, dan udah berusaha lupain tapi dia datang lagi sehingga hal itu teringat kembali." tangis nya.


"Iyaa akan lebih baik lupakan, karena sesuatu yang belum terlupakan berarti Kamu belum ikhlas terhadap sesuatu itu, tinggalkan masalalu, jalani masa sekarang, belajar ikhlas maka masalalu tidak akan menghantui." jelas Ku.


"Lagi pula kan cinta itu tak harus memiliki, toh kalo jodoh bakal dipersatukan kembali walau mereka terpisah bertahun lamanya, seperti nabi Adam dan siti Hawa." jelas Ku.


"Iya kak bener banget, tapi Acha nggak mau berjodoh sama Bagas, Acha udah tau sifat aslinya." kata Acha.


"Heh gak boleh gitu, semuanya sudah menjadi qodarullah, masalah siapa jodoh hanya Allah yang tau dan tugas Kita cuma menjadi lebih baik di hadapan sang pemilik hati dan cinta yang abadi, toh katanya jodoh itu cerminan dari Kita, dan kalo mau dapet jodoh yang baik, shalih bisa menghargai wanita dan cinta, maka dari ituu mending Kita berubah menjadi lebih baik dan memastaskan diri, bukan artian Kamu merubah diri untuk jodoh Kamu, tapi rubah lah diri karena Allah, toh kita nggak tau siapa yang lamar Kita terlebih dahulu entah itu kematian atau jodoh." kataku dan Acha hanya mengangguk.


"Acha tau kisah nabi Yusuf dan siti Zulaikha?" jelasku, dan diangguki Acha yang menghapus air matanya.


"Nah siti Zulaikha mengejar cinta nabi Yusuf Allah jauhkan nabi Yusuf darinya, dan ketika siti Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah berikan cinta nabi Yusuf kepadanya, nah dari situ Kita juga belajar kalau cinta kita untuk Allah sangat besar harus melebihi cinta Kita ke orang tua, sebesar apapun keinginan Kita itu akan mudah bagi Allah untuk memberikannya kepada Kita." kata Ku.


"Iyaa kak in syaa Allah sekarang cinta acha hanya untuk Allah." jelasnya.

__ADS_1


"Allah udah ngasih rasa ke hati Acha untuk mulai mencintai Allah, dan itu pertanda kalo Allah masih sayang Acha" jelasku.


"Iyaa kak alhamdulillah." kata Acha menangis.


"Cha? Cha udah jangan nangis lagi, nah supaya kejadin nya gak keulang lagi, kakak punya saran buat Kamu." kata Ku.


"Apa tu kak?" tangis nya yang mendadak berhenti.


"Pertama Kamu itu harus tau itu cinta atau obsesi." kata Ku.


"Maksudnya?" katanya.


"Iya kak makasih, maaf yaa Acha jadi ngebuang buang waktu Kakak." kata Acha.


"Nggak papa santai aja kalo mau curhat boleh kok selagi Kakak belum balik ke pondok." kata Ku, dan Acha hanya mengangguk.


"Eh yaudah ayo pulang." kata Ku sembari membukakan pintu mobil.

__ADS_1


"Nggak papa kak? Duluan aja takut ngerepotin nanti." kata Acha yang menolak tapi masuk mobil.


......................


"Acha Acha." kata Ku menggeleng kepala karena heran.


"Kak ayo buruan udah mau maghrib nih." kata Acha di dalam mobil


"Iya iyaa." kata Ku.


Aku langsung menaiki mobil.


Di perjalanan..


"Kak kalo Kita cemburu liat seseorang yang Kita suka atau cinta mereka sedang bersama orang lain itu cinta?" katanya.


"Bukan, karena kecemburuan adalah sebuah obsesi." jawab Ku singkat.

__ADS_1


"Kok bisa?" katanya.


__ADS_2