MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
halaman 133


__ADS_3

Lima belas menit kemudian.


"Toyib waktunya sudah habis, sudah siap semua?" kata Muza.


"In syaa Alloh ustadz." kata mereka.


"Maa syaa Alloh ya, semangat bismillah." kata Muza.


"Bismillahir rohmaan nirroohiim." ucap semua.


"Pertanyaan pertama tentang ilmu fiqih, ini tentang permasalahan mengodho sholat, jika keluar haidl pada pukul 02.00 siang sementara ia belum sholat dzuhur, dua hari kemudian haidl berhenti saat waktu ashar, sedangkan tinggal setengah menit lagi menjelang maghrib, bagai mana sholusinya menurut ilmu fiqih?" kata Muza.


"Ustadz..." kata Acha mengangkat tangan kanan nya.


"Tafadhol jelaskan." kata Muza.


"Sholat yang harus di qodho' adalah sholat dzuhur saat hari pertama datang nya haid, sebab datangnya haidh telah melewati waktu yang cukup untuk sholat,dan sholat ashar setelah berhentinya haidh, serta sholat dzuhur sebelum nya, karena kedua sholat itu yaitu dzuhur dan ashar bisa di jama' dan saat berhentinya haidh masih ada waktu yang cukup untuk digunakan takbiratul ihrom." jelas Acha.


"Toyib cukup, permasalahan ke dua, jika keluar haidh pukul 09.00 malam, sementara belum sholat isya, lima hari kemudian, haidh nya berhenti pada waktu subuh, bagai mana penyelesaian nya?" kata Muza.


"Usatdz..." kata Liani mengangkat tangan kanannya.


"Tafadholly." kata Muza.


"Maka sholat yang harus di qodho adalah sholat isya saat hari pertama datang nya haid saja, sedangkan sholat subuh saat haidh berhenti dilakukan secara ada', bila waktunya cukup digunakan bersuci mandi dan berwudhu, serta sholat pada waktunya.


"Toyib cukup, Pertanyaan ke tiga, Jika haidh satu menit setelah masuk waktu sholat contohnya sholat ashar, sepekan kemudian haidh nya berhenti pukul 09.00 pagi, bagai mana penjelasan nya?" kata Rafan.


"Ustadz..." kata Rasi mengangkat tangan kanan.


"Tafadholly." kata Muza.


"Maka sholat yang di qodho tidak ada, sebab saat datangnya haidh meskipun telah masuk waktu ashar, namun belum melewati waktu yang cukuo digunakan sholat, sementara saat berhentinya haidh terjafi diluar waktu sholat fardhu." jelas Rasi.


"Toyib cukup, pertanyaan ke empat, Jika awal Romadhon keluar haidh sampai dua hari, kemudian haidh berhenti selama tiga hari, dan saat tiga hari itu melalukan puasa, akan tetapi ternyata haidh lagi selama lima hari, bagai mana mengqodho puasanya?" kata Muza.


"Usatadz..." kata Cilla mengangkat tangan.


"Tafadholly." kata Muza.


"Maka puasa yang harus di qodhoi adalah sepuluh hari dari awal Romadhon, dikarenakan semua dihukumi hari haidh, termasuk tiga hari tadu yang tidak haidh, sehingga puasa yang dilakukan dihukumi tidak sah." jelas Cilla.


"Toyib cukup, lanjut ke soal ke lima, sebutkan dan jelaskan rukun rukun wudhu?" kata Muza.


"Ustadz..." kata Ririn mwngangkat tangan.

__ADS_1


"Tafadholly." kata Muza.


"Yang pertama niat, ada tiga bentuk niat yang bisa di gunakan dalam berwudhu, satu niat menghilangkan hadats atau niat bersuvi dari hadats, yang mana niat nya berbunyi nawaitu wudhu'a lirof'il / lith-thohaarotu 'anil hadatsi fardho lillahi ta'alaa," jelas Ririn.


"Niat kedua, yaitu niat berwudhu agar diperbolehkan melaksanakan ibadah yang membutuhkan wudhu, niata nya berbunyi, nawaitu wudhu'a istibahatish sholati fardho lillahi ta'alaa," jelas Ririn.


"Niat yang ketiga, yaitu niat fardhu berwudhu atau niat melaksanakan wudhu, niatnya yang berbunyi, nawaitu wudhu'a / nawaitu adaa a wudhu'i fardhu lillahi ta'alaa." jelas Ririn.


"Toyib cukup, silahkan lanjut oleh Putri.


"Na'am ustadz." kata Putri.


"Kemudian rukun wudhu yang kedua yaitu membasuh wajah, batas membasuh adalah hingga mengalirnya air di kulit, sedangkan batas wajah yaitu anggota zhohir antara tempat tumbuhnya rambut kepala hingga batas bawah dagu untuk ukuran panjang, dan antara dua telinga untuk ukuran lebar, sedangkan lubang hidung, bagian dalam mata, dan mulut tidak wajib dibasuh karena termasuk anggota batin atau dalam." jelas Putri.


"Yang ke tiga, Membasuh kedua tangan sampai siku, akan lebih baik saat membasuh lebihkan dari siku sekitar ukuran lima jari kita." jelas Putri.


"Yang ke empat, mengusap sebagian kepala, yaitu membasahi sebagian kepala afau rambut kepala, sekali pun hanya sehelai rambut yang masih ada pada batas batas kepala, jika rambut berada di luar batas kepala maka tidak sah mengusap nya." jelas Putri.


"Yang ke lima membasuh kaki hingga mata kaki,"


"Dan yang terakhir tartib, yaitu melaksanakan rukun wuudhu tadi sesuai dengan urutannya." jelas Ririn.


"Toyyib cukup, untuk Fiqih sampai di sini, sebentar lagi waktu ishoma ( istirahat sholat makan), tafadholly istirahat, setelah sholat langsung kembali kita teruskan ke hafalan qur'an, oke pokok nya tetap semangat." kata Muza.


Semua nya melaksanakan ishoma dan melepas rasa tegang.


Acha dan teman teman pergi ke kantin untuk membeli minum.


"Yaa Alloh haus banget." kata Liani.


"Iya bener nggak ngerasa laper tau, yang di rasain cuma haus." kata Ririn.


"Kalian gitu gak sih?" kata Ririn.


Teman teman nya hanya mengangguk.


"Yaudah beli minum aja, lagian kalo buat makan nggak memungkinkan bentar lagi adzan dzuhur." kata Acha.


"Nah bener." kata mereka.


Mereka pun bergegas memesan enam botol air putih dan kemudian langsung duduk.


"Yaa Alloh, shohibah tadi Acha ngerasa tegang banget." kata Acha membuka tutup botol.


Acha pun segera meneguk air putih yang di belinya.

__ADS_1


"Banget banget banget..." kata Cilla yang menutup botol minum nya.


"Apalagi setelah ini tes hapalan qur'an, Puput gak yakin sama hafalan Puput." kata Putri.


"Eh nggak boleh gitu pokok nya kita harus tetap semangat oke." kata Acha.


"Oke bismillah aja, semoga Alloh beri kita kelancaran dan kemudahan." kata Rasi.


"Aamiin..." ucap mereka.


"Qiro'at ada nggak ya, Cilla mikirin itu." kata Cilla.


"Yaa pasti ada lah Cil." kata Ririn.


"Yaa Alloh semoga Cilla dan teman teman di beri wawasan yang luas." rengek Cilla mengangkat tangan.


"Aamiin..." ucap semua.


"Iya yaa Alloh, aamiin paling serius, soal nya qiro'at menantang, wawasan putri belum mantap, Cilla aja yang ikut kelas qiro'at pasrah, apalagi Putri ya Alloh." kata Putri.


"Udah udah pokoknya bismillah, niat kan lillahi ta'alaa biar Allah yang mengatur, setidak nya kan kita sudah berusaha." kata Rasi.


"Iyaa setidak nya kita sudah berusaha, nggak papa deh yang penting lulus, tapi pengenasuk lulusan terbaik." rengek Cilla.


"Mending kita ke masjid sambil nunggu adzan kan." kata Acha.


"Nah iya." kata Semua.


Langkah mereka pun langsung pergi menuju masjid.


Adzan dzuhur pun berkumandang.


"Alhamdulillah..." ucap mereka.


Sesampainya di masjid, mereka langsung berwudhu dan masuk ke dalam masjid, kemudian melaksanakan sholat sunnah wudhu dibarengi sholat tahiyyatul masjid dan qobliyah dzuhur.


Sholat jama'ah dzuhur pun di laksanakan, dan di akhiri dengan dzikir dzikir dan do'a do'a.


"Yaa Alloh beriakn kelancaran untuk Kami semua dalam melaksanakan ujian kelulusan ini, berikan kami kemudahan, kefashihan, wawasan yang luas, sesungguhnya engkau telah menentukan segalanya, Kami meminta yang terbaik yaa Alloh, aamiin." do'a Acha.


Mereka pun segera merapikan mukena yang tadi di pakai.


"Bismillah ya." kata Acha yang sedang memakai kaos kaki bersama teman teman nya.


"Iya bismillah." ucap semua.

__ADS_1


__ADS_2