MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)
halaman 48


__ADS_3

"Iya nak Alki, jadi Acha harus punya stok obat itu, jika sakit nya kambuh segera minum, tapi in syaa Allah kalo rutin obat yang Saya kasih di minum tiap hari selama 1 minggu bakal sembuh walau nanti ada kemungkinan bakal kambuh." jelas Dokter.


"Terus pas nanti Dia sadar langsung suruh minum obat." katanya.


"Yaudah Saya pamit ya assalamu'alaikum." katanya dan masuk ke dalam mobil.


"Wa'alaikumussalam, iyaa baik Dok terimakasih, hati hati Dok." kata Ku.


......................


Aku pun masuk dan semua masih merenung.


"He hei kenapa ini, kok pada sedih." kata Acha yang keluar dari kamar dengan semangat.


"Achaa, Kamu sudah siuman nak." kata tante Fathma dan Umi kemudian memeluknya.


"Unchh, gak papa kok cuma sedikit sakit doang di daerah yang memar ini, yuk ah Kita siapin yang lain nya bentar lagi isya." kata Acha ceria.


"Beneran Lu gak papa cha? Udah Lu mah istirahat aja, yuk Gw anterin ke kamar." kata Liani.


"Gw gak papa Li, Gw kan strong, Liat kan Gw baik baik aja." kata Acha bangga diri.


"Maafin Tante yaa, gara gara bantuin Tante Kamu jadi kaya gini." kata umi.


"Iyaa cha maafin Gw juga." sambung Liani.

__ADS_1


"Ihh apaan sih jangan minta maaf kan Acha nya jadi gimana gitu, orang tua gak boleh minta maaf ke yang muda cuma gara gara hal sepele loh Tante, ada juga Acha yang harus minta maaf Tante pekerjaan Tante jadi ketunda gara gara Acha, lagi pula santai aja sama Acha mah lagian Acha juga gak papa, liat kan sehat sehat aja." kata Acha.


"Eh iya Acha obat nya udah di minum? Soalnya tadi dokter bilang ke Saya kalo Kamu udah siuman langsung di minum obat nya." kata Ku.


"Haa obat? Gak mau Umaa, Acha kan gak suka obat." rengek nya manja.


"Nak Kamu kan lagi sakit harus minum obat dong." kata Tante Fathma yang memegang obat.


"Iyaa nak minum yaa." kata Umi yang membawakan air minum.


"Nggak." kata Acha sambil menutup mulut.


"Chaa Lu yaa, tinggal minum aja susah, kaya bocil Lu." kata Liani.


......................


Aku pun mengambil obat dan air minum, dan duduk di sebelah Acha dengan jarak.


"Cha, minum obat nya, ini juga kan buat ke sehatan Kamu." bujuk Ku.


"Nggak mau! Acha sehat seh..aww hiks hiks." kata Acha yang langsung memegang kepalanya.


"Acha kamu kenapa Nak?." khawatir dan sedikit tangis tante Fathma.


"Acha baik baik aja kok, Uma gak usah khawatir, kalian semua cepet ke dapur tar Acha nyusul." kata Acha ceria.

__ADS_1


"Beneran Kamu gak papa? Minum obatnya ya." kata Tante Fathma.


"Iyaa Lu Cha cepet sembuh ya." kata Liani.


"Ki pastiin di minum ya obatnya sama Acha." kata Umi, Umi dan tante Fathma akan pergi kedapur.


"Iya Mi." kata Ku, dan Mereka kedapur.


......................


"Uchh cabat Gw sakit." kata Liani memeluk Acha.


"Cepet sembuh kak Acha, Nay kedapur dulu." kata Nay yang mencium pipi Acha dan akan pergi ke dapur.


"Nay kamu di sini aja, Abang ada perlu sama Kamu." kata Muza dan Nay hanya duduk keheranan.


"Aduh duh aww." kata Acha ya memegang kepalanya.


"Tuh kan Cha kata Saya apa, minum obat nya!" kata Ku, Acha menggeleng dan menutup mulut dengan manja.


"Cha jangan kaya bocil ahh." kata Liani.


'Kuatkanlah dirimu menghadapi cobaan-cobaan hidup, surah hati dan setia hendaklah menjadi pekertimu.'


❤Imam Syafi'i❤

__ADS_1


__ADS_2