
Semua santri lama dan santri baru sudah berada dimasjid.
"Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, yang Saya hormati syaikhona, kiyai Bakhirul Fatih selaku pimpinan Ma'had Al Malik, Ustadzah Aisyah selaku penanggung jawab santriwati, Ustadz Rayis Bakhirul Adam selaku penanggung jawab Pondok Al Malik, yang Saya sayangi teman teman dan adik adik santri terutama santriat baru. Saya selaku MC akan membacakan susunan acara, acara yang pertama adalah pembukaan sekaligus pembacaan ayat suci al-qur'an Yang akan di lantunkan Oleh Akhina Muzaffar Al Kiyyas, kepada akhina Alki kami persilahkan."
"A'udzubillaahiminasy syaithoon nirrojiim, bissmillahirohmaan nirrohiim,.............., shodaqollohul 'adziim." Lantunan ayat suci pun telah dibacakan dengan nada Jiharkah.
"Acara yang ke 2 sambutan dari kiyai Bakhirul Fatih pimpinan Ma'had Al malik."
"Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.." pembukan dari Ustadz Fatih.
"Wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh." jawa para Santri.
"Para santriat yang Abi cintai, semoga dengan diadakan acara ini kekeluargaan kalian semakin kuat, Abi ucapkan selamat datang kepada santriat baru semoga ilmunya bisa bermanfaat untuk umat, aamiin.. Terimakasih pada para panitia yang telah mempersiapkan acara ini dengan matang....... Semoga acara ini berjalan lancar tidak ada halangan apapun in syaa Allah." sambutan dari Ustadz Fatih.
"Acara yang ke 3 pengenalan anggota kepengurusan.."
Anggota kepengurusan pun dikenalkan satu persatu Oleh Lisa, susunan acara pun dibacakan oleh Lisa.
"Ini lah acara yang Kita tunggu tunggu, acara yang ke 4 yaitu TASABAR..." kata Lisa yang terpotong.
"Haahhh apaan tasabar?" kata santriat yang penasaran.
"Tenang tenang adek adek Ku tercinta, TASABAR itu singkatan dari Ta'aruf Santri Baru, dan TASABAR akan dimulai dari Santriwan kemudian Santriwati sesuai urutan kamar.
"Yah Kita akhiran dong." rengek Cilla.
"Hushh biarin enak kalo akhiran." kata Liani.
......................
Semua santri baru memeperkenalkan diri dimulai dari santriwan dan giliran santri wati dimulai dari urutan kamar.
"Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, perkenalkan nama saya Widya Mariska nama panggilan Widya dari kamar Khadijah." katanya dengan gerakan ala ala nya.
"Dih so cantik bat." kata Acha ke Liani.
"Iyaa padahal jan begitu Dia kan di depan Santriwan ada pak Uiayi lagi.
__ADS_1
"Syuttt jan gibah kawan." kata Cilla yang menguping.
"Dih ada yang nguping." kata Liani mengejek.
......................
"Assalamu'alaikum warohwatullahi wabarokatuh saya lasmi niara biasa dipanggil lasmi dari kamar Kadijah." katanya yang cerewet.
"Duh apaan sih gak bisa apa ngomong nya b aja kan itu di speaker." Acha terkekeh.
"Cha julid Lu dari SMK belum ilang, kirain udah insyaf Lu." kata Liani yang memeriksan suhu tubuh Acha.
"Hih Lu yaa suka suka, kan Gw kalo ngomong sama Lu normal kok wk ngejulid kek gini." kata Acha yang dari tadi bisik bisik.
"Berarti pas lagi ngomong sama yang lain Lu gila ya." ledek Liani.
"Lu yaaa." kesal manja Acha menarik kerudung Liani ke belakang.
"Apaan si Lu jan mainin kerudung." kata Liani yang merapikan kerudung.
"Cilla udah, tu liat aja Ririn di depan." kata Cilla.
"Semua udah tinggal kalian berdua." kata Cilla.
"Lu dulu Li." kata Acha berbisik.
"Lu aja." kata Liani.
"Luu.." kata Acha.
"No absen yang ke 5 di kamar Annisa." kata Lisa yang membaca agenda.
"Tu kan kata Gw apa, Lu kan Lin, Gw terakhir orang Gw yang akhir daftar ke sini." kata Acha.
"Hu uh bodo ah Gw kedepan duluan dadah." kata Liani.
......................
__ADS_1
Liani pun selesai mengenalkan diri.
"Dan terakhir yaitu absen nomor enam kamar Annisa." kata Lisa dan Acha pun beranjak.
"Aw." kata acha yang menahan sakit dikepalanya.
Tiba tiba Acha pun langsung tak sadarkan diri, semua pada kaget.
"Achaa kenapa, Cha bangun Cha." kata teman teman yang sekamar nya.
"Kenapa itu knapa?" kata Santriat khawatir.
"Alki ambil tandu." kata Ustadzah Aisyah.
Ustadz Fatih dan Ustadz Rayis yang dari tadi sudah tidak ada di ruangan karena ada keperluan.
Acha pun di angkat ke ruang kesehatan.
......................
Teman teman Acha pun di panggil ke ruang pengurus.
"Kita perlu panggil Ustadz Rayis sama Abi Umi gak?" kata Saidah.
"Gak perlu selagi Kita masih bisa tangani." kata Shilla.
Hal ini membuat teman sekamar Acha pada takut.
"Kok kaya privat cuma ada kak Shilla, Kita dan kak Idah." bisik Rasi.
"Syutt.." kata Putri.
"Kita kenapa di panggil ke sini kak?" kata Cilla polos, yang lain hanya mengangguk.
"Tenang santai aja, Kita mau nanyain tentang Acha." kata kak Shilla.
"Ada yang tau Acha sakit apa?" kata Shilla lembut.
__ADS_1