
Matahari pun menyembunyikan dirinya, mega yang berwarna merah kejingga jingga an datang menghiasi langit maghrib.
Santriat sedang duduk di dalam majlis menunggu kedatangan sang guru.
"Kemarin itu sampe surah mana tea?" kata rohman.
"Pas minggu kemarin Al alaq berarti sekarang at-tiin." kata Acha.
"Owh oke oke syukron." kata Rohman.
"Afwan." kata Acha.
Rohman pun segera menulis suroh at-tiin di papan board, sebagai bakti terhadap sang guru, agar guru tidak perlu menulis dan menghapaus papan biar, itu lah adab yang diajarkan pada mereka semua.
"Assalamu'alaikum?" ucap Rayis masuki majlis.
"Wa'alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh." jawab Santriat.
Rayis pun duduk di depan dan mengawali do'a
'Alfatihah'
Suroh alfatihah pun di lantunkan.
"Tulis yaa, ustadz akan mendikte, materi malam ini kita membahas membaca ta'udz, basmalah, sama suroh,"
"Yang pertama qoth'ul jam'i, itu waqof semua, contohnya kita mau baca suroh al ikhlash, A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiim, bismillahir rohmaan nirrohiim, qul huwallohu ahad, nah kaya gitu jadi kalimah akhirnya di wakof kan, jadi harus jeda,"
"Yang kedua, qoth'ul awal yaitu washlul bismillah bisuroh, artinya mewasholkan atau meneruskan bismillah ke surah tapi ta'audznya di waqof atau di jeda, contohnya, A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiim, bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad, jadi pas di 'nirrojiim' itu di wakof jadi jeda dulu baru bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad,"
"Yang ketiga, washlul Awal butsanu yaitu washlul isti'adah bil bismillah, artinha mewasholkan ta'audz ke bismillah, kemudian waqof dan lanjut baca awal surah contohnya A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiimi bismillahir rohmaan nirrohiim, jeda dulu baru lanjut qul huwallohu ahad,"
"Yang ke empat, washlul jam'i itu semuanya di washolkan jadi kebalikan dari qoth'ul jam'i,"
"Kan kalo qoth'ul jam'i mah ta-udz waqof, basmallah waqof, kemudian baca awal surah,"
"Nah kalo washol jam'i itu ta'udz washol, basmallah washol, kemudian baca awal surah, contohnya A'udzubillahiminasy syaithoon nirrojiimi bismillahir rohmaan nirrohiimi qul huwallohu ahad,"
"Dapat di mengerti?" kata Rayis.
"Na'am ustadz." kata santriat.
"Lanjut yaa," kata Rafan
"Terus membaca bismillah diantara dua suroh kebagi empat bagian, dan dari empat bagian,"
"Yang pertama, qoth'ul kulli itu semuanya di waqofkan, jadi akhir suroh pertama wakof, kemudian akhir bismillah wakofkan ke awal surah yang kedua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahad, bismillahir rohmaan nirrohiim, qul a'udzu birobbil falaq,"
"Yang kedua, waqof washol itu ada waqof ada washol, penjelasannya akhir surah yang pertama di waqofkan ke awal bismillah, dan akhir bismillah di washolkan saat akan membaca awal suroh ke dua, contohnya *walam yakul lahuu kufuwan ahad, bismillahir rohmaan nirrohiimi qul a'udzu birobbi*l falaq,"
"Yang ke tiga, washol kulli itu semuanya diwasholkan, penjelasannya akhir surah pertama diwasholkan ke awal bismillah, kemudian di akhir bismillah diwasholkan saat akan membaca surah ke dua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahadum bismillahir rohmaan nirrohiimi qul a'udzu birobbil falaq,"
"Yang ke empat, washol waqof itu ada washol ada waqof, jadi kebalikan daru waqof washol,"
"Penjelasannya diakhir suroh pertama di washolkan ke awal bismillah, di akhir bismillah di waqof ketika akan membaca suroh ke dua, contohnya walam yakul lahuu kufuwan ahadum bismillahir rohmaan nirrohiim, qul a'udzu birobbil falaq,"
"Ini aturan mah materi kampus yaa, tapi ustadz Rafan bilang belum di jelaskan, jadi ustadz sedikit menjelaskan, kalo memang belum di mengerti nanti lebih jelasnya ke ustadz Rafan aja, yaudah kita lanjut ke materi kita malam ini." kata Rayis.
"Bismillahirohman nirrohiim..." Rayis yang membaca surah at-tiin.
"Berhubung sudah mulai larut malam kuta bahas sampai ayat ke empat dulu, nanti lanjutkan di pertemuan yang akan datang,"
__ADS_1
"Dari ayat satu sampai ayat ke empat surah at-tiin ada berapa yang harus di panjangkan?" kata Rayis.
Santriat tersibuk membaca sambil menghitung jumlah yang harus dipanjangkan.
"Sudah? Ada berapa?" kata Rayis.
"Ada sepuluh ustadz." jawab Santriat.
"Oke kita buktikan,"
"Wat-tiin satu, waz-zaituun dua, wathuuri tiga, sii empat, niin lima, wahaadzal enam, amiin tujuh, ingsaana delapan, fii sembilan, taqwiim sepuluh, muntaz." kata Rayis mengangkat jempol.
"Oke sekarang bahas hukum tajwidnya," kata Rayis
"Wat-tii hukumnya apa?" kata Rayis menggaris bawahi kalimah itu.
"Alif lam syamsiyah ustadz." jawab santriat.
"Ta'rif nya alif lam apa Acha?" kata Rayis.
"Dimana mana alif lam bertemu salah satu huruf hijaiyah yang dua puluh delapan." kata Acha.
"Alif lam dibagi berapa rohman?" kata Rayis.
"Dua ustadz." kata Rohman.
"Apa aja?" kata Rayis.
"Alif lam qomariyah sama alif lam syamsiyah." kata Rohman.
"Ta'rif alif lam syamsiyah apa Cilla." kata Rayis.
"Alif lam dinamai alif lam syamsiyah sebab dalam makhrojnya harus seperti melihat matahari yang tidak terlihat jelas bentuk matahari nya."
"Kaidah alif lam syamsiyah,"
Rayis menulis di papan board.
ثَانِيهِمَا إِدْغَامُهَا فِي أَرْبَعِ # وَعَشْـرَةٍ أَيْضًا وَرَمْزَهَا فَعِ
"Artinya, Kedua, dibaca idgham yaitu melebur (lam nya tidak dibaca, tetapi langsung dibaca hurufnya) yang juga empat belas huruf dengan rumus."
"Hurufnya apa aja Liani? nadhomkan coba." kata Rayis.
"Thib tsumma shil ruhman tafuz dhif dzaa ni'am, da' suu-a zhonni zur syariifan lilkarom." nadhoman yang dilantunkan Liani.
"Jadi ada empat belas yaa, thib itu tho, tsumma itu tsa, shill itu sho, jadi ambil huruf depan nya aja, lanjut ke hukum berikutnya," kata Rafan.
"Wat-tiini, tiini hukumnya apa Widya?" kata Rayis.
"Mad thobi'i ustadz." kata Widya.
"Hurufnya ada berapa?" tanya Rayis.
"Tiga ustadz." kata Widya.
"Sebutkan." kata Rayis.
"Alif wau ya." kata Widya.
__ADS_1
"Coba ta'rif mad thobe'i Lasma." kata Rayis.
"Dimana mana alif mati oleh fathah, wau mati oleh dommah, ya mati oleh kasroh." kata Lasma
"Jadi syarat nya harus senantiasa ada kasroh sebelum ya, Dhammah sebelum waw, dan fathah sebelum alif." jelas Rayis.
"Wa haadza, fathah berdirinya, hukumnya apa Gilang?" kata Rayis.
"Mad ashly ustadz." kata Gilang.
"Catat nih kaidahnya," kata Rayis menulis di papan board.
وَالْـمَـدُّ أَصْلِيٌّ وَفَرْعِيٌّ لَهُ # وَسَمِّ أَوَّلًا طَبِيعِيًّا وَهُو
"Arti dari bet di sini, Mad itu ada dua; Mad Ashly dan Mad Far’iy, Mad Ashly disebut juga Mad Thabi’iy," jelas Rayis.
"Wa haadzal baladil, hukum alif lam nya apa Rasi?" kata Rayis.
"Alif lam qomariyah ustadz." kata Rasi.
"Ta'rif nya coba." kata Rayis.
"Dimana mana alif lam bertemu salah satu huruf yang empat belas, maka membacanya harus di izharkan atau jelas alif lam nya." kata Rasi.
"Coba Put nadhom kan kaidah huruf alif lam qomariyah." kata Rayis.
"Qobla arba'in ma' 'asyrotin khudz 'ilmahu, mini ibghi hajjaka wakhof 'aqiimahu." nadhoman yang dilantunkan Putri.
"Nah garis bawahi dari kalimah 'ibghi' sampe 'aqiimahu' itu huruf nya yaa, jadi huruf nya alif, ba, gho, ha, ja, dan seterusnya."
"Alif lam dinamai alif lam qomariyah sebab dalam makhrojnya harus seperti melihat bulan yang terlihat jelas bentuk bulan nya dan jelas cahayanya,"
"Catat kaidah alif lam qomariyah," kata Rayis menulis di papan board.
لِلَامِ أَلْ حَالَانِ قَبْلَ الْأَحْرُفِ # أُولَاهُمَا إِظْهَارُهَا فَلْيُعْرَفِ
"Artinya, Hukum lam sebelum huruf-huruf hijaiyah selain alif itu ada dua; pertama dibaca idzhar atau jelas lam nya maka kenalilah."
"Huruf hurufnya tadi yang sudah kita bahas." kata Rayis.
"Shodaqollohul 'azhimm, baik lah sampe ayat tiga dulu saja, in syaa Alloh pertemuan yang akan datang kita lanjutkan." kata Rayis.
'Allahummar hamna bil Qur'an, bil Qur'an,
Waj'alhu lana imaama wa nuuro Wa hudaw wa rohmah,
Allahumma dzakkirna minhu maa nasiina,
Wa 'allimna minhumaa jahiilna
Warzuqna tilaawatahu,
Aana al laili wa athrof annahar
waj'alhu lana hujjatay yaaa rabbal ‘alamiin, aamiin'
Solawat di lantunkan, Rayis langsung meninggalkan majlis, setelah kepergian Rayis santriat pun langsung bergegas ke kamar masing maaing untuk memasuki dunia mimpi.
'Kehidupan ini singkat, Alangkah Ruginya jika selalu diisi dengan Kesibukan dunia, tetapi tidak diisi dengan Kesibukan bersama Al-Qur'an untuk akhirat.'
❤26.dey❤
__ADS_1