
"Huaa Acha ngantuk mau boci dulu lah." kata Acha sembari menutupi mulutnya yang menguap.
"Boci?" kata Kami serentak.
"Bobo ciang." kata Acha.
"Ouhh yaudah bobo sana." kata Ku.
"Yaudah Acha ke kamar ya." kata Acha yang langkah demi langkahnya menuju kamar.
......................
"Bi Acha tuh udah lulus terus Dia mau di terusin ke mana? Rafan harap sih lebih baik ke pondok." tanya Rafan.
"Umaa.." kata Ku meminta pada Fathma agar menjelaskan.
"Iyaa keinginan Kamu itu sama dengan yang Uma dan Abi rencanain." jelas Fathu.
"Owh terus mau dimana Uma, Abi?" tanya Rafan.
"Abi juga belum survei ke pondok pondok, sibuk sama kerjaan." kata Ku.
"Kalo saran Uma sih di tempat pondok kiyai Fatih, ada Muza, eh iya Liani juga mau mondok kesitu katanya." jelas Fathu.
"Yaudah kan ada Liani juga siapa tau Acha gak nolak, tapi Uma..gimana pendidikan disana." kata Ku.
"Kata Muza in syaa Allah bagus. Jadi itu tuh kampus tapi pondok Bi, jadi otomatis dapet ilmu agama sama dapet gelar s1 juga." jelas Fathu.
"Nah iya, Ma'had Al Malik kan Ma?" kata Rafan.
"Iyah Nak betul, kok Kamu bisa tau?" kata Fathu.
"Iya dong, pas semester 7 di Al Azhar ngadain lomba, dan Ma'had Al Malik menjadi perwakilan dan Muza yang menjadi peserta nya mendapat juara 1 umum." jelas Rafan.
"Aduh Abi gak tau siapa Muza itu?" kata Ku yang bingung.
"Nama nya Muzaffar, Abang nya Liani." kata Rafan.
"Muzaffar apa?" kata Ku penasaran karena tak asing dengan namanya.
__ADS_1
"Al.." kata Rafan yang terpotong.
"Entah lah lupa Uma, yang pasti Dia Abang nya Liani." kata Fathu.
"Owhh yaudah terus mau kapan?" kata Rafan.
"Kita tanya Acha nya dulu." kata Uma.
"Gimana caranya pokoknya Acha harus mau mondok, serem ngeliat pergaulan zaman sekarang." keputusan bulat Ku.
"Iya Bi tapi butuh waktu juga, Abi kan tau Acha keras kepala." kata Fathu.
"Iyaa Uma, maka dari itu Uma bujuk Acha, Dia Putri Kita satu satunya." kata Ku.
"Eh Fan Kamu kapan sidang?" tanyaku.
"Masih 2 bulan Bi." kata Rafan.
"Pokonya Kamu harus jadi yang terbaik." kata Fathu.
"Do'a in aja sama Uma dan Abi, yaudah Rafan mandi dulu bentar lagi ashar." kata Rafan.
Tok tok tok ..
"Assalamu'alaikum?" kata seorang perempuan.
......................
"Wa'alaikumussalam? Siapa?" kata Fathu.
"Sayaa.." katanya.
"Eh Lila kamu?" kata Acha yang menghampiri Kami.
"Acha kamu bobo nya bentar amat." kata Fathu.
"Hehe iyaa Uma lumayan lah 15 menitan." kata Acha.
"Dia.. Kamu kenal nak?" kataku mengarah ke anak remaja itu.
__ADS_1
"Iya Bi dia itu adik nya temen aku." kata Acha.
"Owh masuk Nak." kata Fathu.
"Gak usah Om Tante makasih." katanya sambil tersenyum.
"Kak Acha nya boleh Aku pinjem hehe." katanya.
"Boleh tapi jangan lama lama yaa haha."kataku Kami pun tertawa.
"Apalagi kalo sampe di culik haha." kata Fathu.
"Siap om tante, bakal aman kok hehe." katanya.
...****************...
Pov author
"Kak Kita ketaman komplek aja." kata Lila.
"Emang kalo di taman rumah Kakak kenapa?" tanya Acha.
"Kak Bagas mau ngomong." kata Lila.
(Bagas adalah seseorang yang pernah Acha sukai tapi perasaan itu hilang sendirinya, Acha memang orangnya begitu melihat orang ganteng dikit langsung tertarik).
"Mau apa?" tanya Acha.
"Makanya Kakak ikut Aku, ya plis" kata Lila memohon.
"Yaudah oke." kata Acha walau gak mau.
......................
Sesampainya di taman.
"Bang." kata Lila, Bagas pun langsung membalik.
"Lila..? Ac.." kata Bagas dan langsung terfokus pada Acha.
__ADS_1
"Acha?" kata Bagas yang akan menghampiri Acha.
Acha kemudian mundur menghindar.